Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 29 Januari 2026
Trending
  • Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!
  • Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung
  • Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan
  • Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang
  • Prediksi Pertandingan Arsenal vs Manchester United di Liga Inggris
  • Mental Juara dan Comeback Mengagumkan: Lima Gol di Emirates, United Kalahkan Arsenal
  • Pemkab Basel Pastikan Pasokan Gas Melon Lancar, Ribuan Tabung Didistribusikan Harian
  • Ter Stegen bantu Girona raih poin pertama di laga debut vs Getafe
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan
Ekonomi

Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juni 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan
Peran Dunia Usaha dalam Ketahanan Pangan Nasional Patut Jadi Teladan(Istimewa)

KEBERHASILAN panen perdana padi di Distrik Wanam, Merauke, Papua Selatan pada Mei ini mendapat perhatian berbagai pihak. Capaian ini dinilai menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah memiliki potensi besar dalam mendukung program strategis ketahanan pangan nasional.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menyebut keberhasilan panen di wilayah yang sebelumnya diragukan banyak pihak sebagai sesuatu yang patut diapresiasi. Menurutnya, banyak pihak awalnya pesimistis terhadap rencana penanaman satu juta hektare padi di Papua karena kondisi geografis yang berbeda dibanding wilayah pertanian utama seperti Jawa dan Sumatera.

“Harus jujur diakui, program swasembada pangan dengan menanam satu juta hektar padi di Merauke yang baru dipanen bulan Mei ini sangat mengejutkan. Kenapa? Karena banyak orang yang mengaku pesimistis terhadap program tersebut, apalagi ditanam di wilayah Papua, bukan Jawa atau Sumatera,” katanya, Senin,(26/5/2025).

Baca juga : Prabowo Tinjau Panen Padi di Merauke

Yang lebih mengejutkan lagi, panen padi yang menghasilkan sekitar 2,8 ton per hektare itu ternyata tidak menggunakan teknologi modern. Kecuali, saat pembukaan lahan yang menggunakan sekitar 2000 eskavator yang dipesan  pengusaha asal Kalimantan Selatan, Haji Andi Syamsuddin Arsyad atau yang akrab disapa Haji Isam dari Tiongkok

“Saya kira semua orang, termasuk pakar pertanian, awalnya pesimistis bahwa Papua bisa dijadikan lumbung pangan nasional untuk menanam padi. Faktanya, program ini berhasil dan telah membuat Indonesia memiliki stok beras berlimpah dengan tak lagi impor,” ungkapnya.

Menurut Toto, peran besar yang disumbangkan Bos Jhonlin Grup kelahiran 1 Januari 1997 itu idealnya mampu menginspirasi para pengusaha besar nasional lainnya. Termasuk, dalam kontek kemampuan Haji Isam dalam menerjemahkan misi Prabowo dalam hal ketahanan pangan nasional. 

Baca juga : Pastikan Ketahanan Pangan, DPR Tinjau Langsung Lumbung Pangan Papua di Merauke

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program tersebut juga menunjukkan pentingnya kesiapan dan komitmen dari kalangan pelaku usaha untuk mengambil risiko dalam proyek-proyek strategis nasional, tidak semata-mata untuk keuntungan pribadi, tetapi demi kepentingan lebih luas, seperti penciptaan lapangan kerja dan pembangunan wilayah terluar.

“Indonesia ke depan butuh banyak pengusaha besar seperti Haji Isam. Dan saya melihat Pak Prabowo sedang memberi ruang untuk tumbuh dan berkembangnya pengusaha-pengusaha besar yang peduli dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat seperti haji Isam,” tuturnya.

Ia juga mencontohkan bagaimana Presiden Prabowo kerap mengajak Haji Isam hadir di berbagai momen penting, termasuk dalam pertemuan dengan tokoh dunia seperti Bill Gates.

“Sikap Prabowo seperti itu harus dimaknai sebagai pesan bahwa Indonesia butuh pengusaha besar yang punya nasionalime dan peduli terhadap nasib bangsa ini. Bukan pengusaha rakus yang hanya berpikir untung dengan mengeruk sebanyak-banyaknya uang negara,” kata Toto. (P-4)

dalam Dunia Jadi Ketahanan Nasional Pangan Patut peran Teladan Usaha
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Meikarta jadi rusun subsidi, dekatkan hunian ke pusat ekonomi

27 Januari 2026

Risiko fiskal mengancam pasar SBN, yield melonjak

27 Januari 2026

Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 25 Januari 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

27 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Apakah Gym Termasuk Olahraga? Cek Fakta Penting!

29 Januari 2026

Kejutan Transfer: Dion Marx Resmi Bergabung dengan Persib Bandung

29 Januari 2026

Tindakan Richard Lee Pasca-Jadi Tersangka, Gugat Polda Metro Jaya via Praperadilan, Doktif: Tekanan

29 Januari 2026

Alvia Nur Vida: Dari Tari Hobi Jadi Jalur Hidup di Sanggar Tresna Budaya Semarang

29 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?