Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 16 Maret 2026
Trending
  • Honda Revo X 110 Hitam: Motor Harian yang Irit dan Keren
  • KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum
  • Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?
  • Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820
  • 5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran
  • Tiga Berita Terpopuler Padang: Kafe Karaoke Ramai Pengunjung, Terdakwa Korupsi Trans Padang Divonis
  • Andie Dinialdie, Ketua DPRD Sumsel, Viral karena Anggaran Biliar Ratusan Juta
  • Pertandingan Kiper Liverpool Jadi Incaran Inter Milan, Juventus, dan AS Roma
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Pengusaha Minta Jatah Proyek, Pemerintah Meresahkan Iklim Investasi
Ekonomi

Pengusaha Minta Jatah Proyek, Pemerintah Meresahkan Iklim Investasi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Pengusaha Minta Jatah Proyek, Pemerintah: Meresahkan Iklim Investasi
Ilustrasi(Dok Freepik)

WAKIL Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu menyesali adanya sekelompok pengusaha yang tergabung dalam Kadin Banten terungkap meminta jatah peroyek tanpa tender.

Menurutnya, kejadian ini sangat meresahkan dan mengganggu iklim investasi yang tengah giat dibenahi oleh pemerintah. Padahal, pemerintah belum usai membenahi pekerjaan rumah menyelesaikan tindakan premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) yang kerap mengganggu proyek swasta.

“Ini sudah beberapa bulan ramai kita dengar bahwa terjadinya aksi-aksi baik itu dari kelompok masyarakat maupun organisasi dan lain-lain yang itu cukup meresahkan mengganggu terhadap kegiatan iklim investasi. Dan memang dengan kejadian yang ada di Cilegon, Provinsi Banten, ini menjadi suatu tonggak kita untuk benar-benar secara komprehensif dan kami juga dari pemerintah pusat, Kementerian Investasi dan Hilirisasi ini untuk segera menyikapi ini dengan secara langsung,” tegasnya, Rabu (14/5).

Ia pun menyerahkan kejadian ini kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Polda Provinsi Banten yang akan turun melakukan proses pemeriksaan terhadap kejadian yang ada.

“Hasilnya seperti apa nanti itu adalah ranah dari aparat hukum. Tetapi intinya ke depannya konteks ini kita untuk memberikan suatu konteks efek jera ke depannya khususnya berbicara terhadap iklim investasi yang ada di negara kita,” cetus Todotua.

Di samping itu, ia tidak menampik bahwa masih adanya pekerjaan rumah besar yang menjadi tantangan terhadap investasi yang ada di negara Indonesia, khususnya yang paling utama berbicara terhadap kondusivitas daripada investasi.

Oleh karenanya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi telah memberikan masukan dan arahan ke depannya agar investasi di Tanah Air akan dikelola dalam suatu mekanisme pengelolaan kemitraan usaha.

Sebelumnya, sebuah video yang beredar di media sosial sejak 9 Mei 2025, menunjukkan belasan orang mendatangi perusahaan pelaksana proyek strategis nasional (PSN) di Kota Cilegon untuk minta jatah proyek senilai Rp5 triliun tanpa tender. (E-4)

Iklim Investasi Jatah Meresahkan Minta Pemerintah Pengusaha Proyek
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Aplikasi Cek Lokasi Banjir Jakarta, Tangerang, Jawa Timur

16 Maret 2026

5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran

16 Maret 2026

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

16 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Honda Revo X 110 Hitam: Motor Harian yang Irit dan Keren

16 Maret 2026

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

16 Maret 2026

Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?

16 Maret 2026

Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820

16 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?