Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 10 April 2026
Trending
  • BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana
  • JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno
  • Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?
  • Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular
  • Sinyal Kuat Timnas Indonesia: Dua Bintang Luar Negeri Bergabung dengan FCV Dender
  • Makna Nama Anak AHY dan Annisa Pohan: Filosofi Kuat Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono
  • Tumpukan Sampah 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati Ganggu Pengunjung
  • 5 Shio Paling Beruntung Bulan April 2026, Kaya dan Berkembang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Pendaftaran mobil listrik melonjak tajam dalam 5 tahun terakhir
Otomotif

Pendaftaran mobil listrik melonjak tajam dalam 5 tahun terakhir

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



JAKARTA, Indonesiadiscover.com

Kendaraan listrik roda empat (R4) semakin memperkuat posisinya sebagai penggerak utama transisi elektrifikasi di Indonesia. Hal ini terlihat dari data terbaru yang menunjukkan dominasi mobil penumpang dibandingkan segmen lainnya dalam pengembangan kendaraan berbasis baterai (KBLBB).

Berdasarkan pembaruan data Kementerian Perhubungan per 9 Desember 2025, jumlah Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) untuk kendaraan penumpang roda empat secara kumulatif telah mencapai 106.137 unit sejak 2010. Lonjakan paling signifikan terjadi dalam lima tahun terakhir, terutama sejak 2021 ketika jumlah SRUT R4 mulai menembus angka ribuan dan terus meningkat tajam hingga 2025.

Pada 2022, SRUT kendaraan penumpang listrik tercatat sebanyak 8.562 unit, kemudian naik menjadi 12.248 unit pada 2023 dan kembali bertambah menjadi 13.268 unit pada 2024. Namun, akselerasi paling besar terlihat pada 2025 dengan tambahan 70.351 unit hanya dalam satu tahun. Lonjakan ini mencerminkan derasnya masuk model mobil listrik baru ke pasar nasional, baik melalui skema impor maupun produksi lokal.

Peningkatan tersebut sejalan dengan semakin agresifnya ekspansi merek kendaraan listrik, khususnya dari Tiongkok, yang memanfaatkan momentum insentif fiskal dan nonfiskal dari pemerintah. Selain itu, mobil listrik roda empat juga dinilai paling relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, terutama untuk penggunaan harian di wilayah perkotaan.

Dominasi kendaraan roda empat juga terlihat pada data Sertifikat Uji Tipe (SUT). Sepanjang periode 2010 hingga 2025, Kemenhub mencatat total 314 unit SUT untuk kendaraan penumpang listrik R4. Setelah bergerak relatif lambat hingga 2020, jumlah SUT mulai meningkat pada 2021 dan terus menunjukkan tren naik hingga 2025. Pada tahun terakhir, tercatat 89 unit SUT, sedikit lebih tinggi dibandingkan 87 unit pada 2024.

Kenaikan SUT ini mengindikasikan bertambahnya jumlah model kendaraan listrik roda empat yang memasuki tahap pengujian tipe, sebelum diproduksi massal atau dipasarkan secara luas.

Sementara itu, kontribusi segmen kendaraan listrik lainnya masih relatif terbatas. Bus listrik dalam data SRUT tercatat sebanyak 723 unit secara kumulatif. Dengan peningkatan terlihat pada 2024 dan 2025 yang sebagian besar didorong oleh kebutuhan transportasi publik dan proyek pengadaan pemerintah daerah.

Mobil barang listrik juga mulai menunjukkan perkembangan, meski volumenya masih kecil dengan total 273 unit SRUT hingga 2025. Kategori kendaraan khusus dan kendaraan roda tiga belum menunjukkan pergerakan signifikan dalam proses sertifikasi, baik pada SRUT maupun SUT.

Hal ini memperlihatkan bahwa fokus elektrifikasi nasional masih terkonsentrasi pada mobil penumpang roda empat sebagai tulang punggung pengembangan ekosistem KBLBB.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Klasemen MotoGP 2026: Marco Bezzecchi Juara Americas 2026

7 April 2026

Hasil Moto3 Amerika 2026: Veda Terjatuh, Guido Pini Jadi Juara Pertama

7 April 2026

Live hasil MotoGP Amerika 2026 lengkap klasemen terbaru, murid Rossi patahkan dominasi Aprilia

7 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BBWS Brantas Gelar Rapat Monev 2026, Fokus Percepatan Program dan Antisipasi Bencana

10 April 2026

JW Group Perkuat Sinergitas Lewat Halalbihalal Bernuansa Jawa Kuno

10 April 2026

Tiga prajurit Indonesia tewas dalam 24 jam di Lebanon, saatnya mundur?

7 April 2026

Arus balik bandara Minangkabau membludak, antrean check-in mengular

7 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?