Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 22 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pemprov DKI Pertimbangkan Bongkar JPO Tidak Fungsional
Nasional

Pemprov DKI Pertimbangkan Bongkar JPO Tidak Fungsional

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penyelesaian Masalah JPO di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempertimbangkan untuk membongkar sejumlah jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dinilai tidak fungsional. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penghematan anggaran dan peningkatan efisiensi dalam pelayanan transportasi.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga, menjelaskan bahwa saat ini ada beberapa usulan pembongkaran JPO dari para pengguna atau pejalan kaki. Menurutnya, bukan berarti JPO akan dibongkar secara penuh, tetapi fasilitas penyeberangan tersebut dapat diganti dengan zebra cross atau pelican crossing. Hal ini dinilai lebih murah dan mudah dalam pembangunannya.

“Bagi saya tidak ada masalah kalau ada usulan dari teman-teman, misalnya JPO ini tidak perlu, JPO ini bisa diganti oleh zebra cross,” ujar Yoga dalam Diskusi Publik Inisiatif Strategis Transportasi (Instran), Kamis (8/1/2026).

Penghematan Anggaran dan Efisiensi

Di tengah ketatnya anggaran dari pemerintah pusat maupun provinsi, Pemprov DKI bahkan mulai memilih pelican crossing ketimbang JPO karena lebih murah, mudah, dan pembangunannya relatif singkat. Contohnya adalah penyelesaian masalah penyeberangan di Stasiun Cikini, yang sebelumnya masyarakat sering melompati pagar stasiun. Rencana awal pembangunan JPO pun dicoret karena membutuhkan biaya rata-rata Rp10 miliar.

Menurut pantauan di lapangan, sejumlah JPO terlihat sepi dan bahkan rusak. Misalnya, JPO di depan Hotel Ambhara, Pasar Raya Blok M.

“Kalau saya ditanya sebagai warga, kalau saya disuruh memilih, JPO-nya itu dibongkar lalu dibangun zebra cross yang lebih bagus dan lebih fungsional menurut saya,” tambahnya.

Pertimbangan JPO yang Panjang

Selain itu, Yoga juga menyebutkan bahwa JPO lain yang perlu dipertimbangkan adalah JPO sepanjang lebih dari 300 meter di Lebak Bulus yang menghubungkan Stasiun MRT dan Poins Square.

Berdasarkan data Bina Marga, setidaknya terdapat sekitar 300 JPO yang dapat dikategorikan menjadi tiga kelas: merah yang berarti kondisi rusak dan perlu dibongkar, kuning yang masih aman dan perlu perbaikan, serta hijau yang berarti dalam kondisi baik.

Ke depan, pembangunan JPO baru pun menjadi bahan pertimbangan di tengah pengetatan anggaran.

“Karena kita bicara anggaran tadi, efisiensi anggaran dengan evaluasi efisiensi anggaran itu tentu kita akan memilih yang paling prioritas. Jadi pilihan-pilihan itu yang menurut saya juga harus dijadikan evaluasi,” tambahnya.

Usulan dari Kopeka

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koalisi Pejalan Kaki (Kopeka) Alfred Sitorus mengusulkan pembongkaran terhadap 30 JPO di Jakarta. Namun, dirinya tidak memperjelas JPO mana saja yang dimaksud.

Usulan tersebut bukan semata karena kondisi rusak maupun sepi pengguna, melainkan karena dinilai tidak ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Kami sudah pernah sampaikan, robohkan 30 JPO di DKI. Kalau bicara kota global, seharusnya inklusivitas sudah tidak bisa ditawar,” ucapnya.

Tantangan dan Solusi

Dengan adanya rencana pembongkaran JPO, pihak pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama untuk mencari solusi yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa alternatif penyeberangan seperti zebra cross atau pelican crossing tetap memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semua pengguna jalan.

Perlu dipertimbangkan juga dampak dari pembongkaran JPO terhadap lalu lintas dan mobilitas penduduk. Oleh karena itu, diperlukan analisis mendalam sebelum keputusan akhir diambil.

Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengelolaan infrastruktur kota yang lebih efisien dan inklusif.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

18 October 2026

Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

18 October 2026

Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

18 October 2026

Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

18 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?