Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 29 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Orang yang Sudah Pernah Kena DBD Bukan Berarti Tidak akan Terinfeksi Lagi
Nasional

Orang yang Sudah Pernah Kena DBD Bukan Berarti Tidak akan Terinfeksi Lagi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 June 2025No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Orang yang Sudah Pernah Kena DBD Bukan Berarti Tidak akan Terinfeksi Lagi
Ilustrasi(freepik.com)

SAAT ini masih banyak mispersepsi di masyakarat yang beranggapan bahwa seseorang yang sudah pernah terkena DBD sudah tidak dapat terinfeksi lagi. Namun pada kenyataannya apabila seseorang sudah pernah terinfeksi sebelumnya oleh salah satu jenis virus dengue, maka orang tersebut hanya akan memiliki kekebalan terhadap serotype itu saja. 

“Sehingga seseorang yang sudah pernah terinfeksi DBD masih bisa terinfeksi DBD virus dengue dengan serotype yang lainnya,” ungkap Dosen Sarjana Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Muhammadiyah Surabaya, Vella Rohmayani, dilansir dari laman resmi UM Surabaya. 

Perlu diketahui, Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang berbahaya karena dapat menimbulkan kematian dalam waktu singkat dan sering kali menjadi wabah atau kejadian luar biasaya (KLB).  

Baca juga : 7 Gejala Penyakit Chikungunya, Bagaimana Cara Pencegahannya?

Penyakit ini disebabkan oleg virus dengue dari genus Flavivirus, family Flavividae, dan termasuk dalam kelompok B Arthropod Virus (Arbovirosis). Sampai saat ini ditemukan ada 4 serotype, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4. 

Vella mengatakan, virus ini dapat masuk ke tubuh manusia lewat perantara nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus. Namun Aedes aegypti lebih berperan dalam terjadinya penularan pada penyakit ini, hal tersebut disebabkan karena habitatnya yang berada di dalam dan di sekitar lingkungan rumah sedangkan Aedes albopictus habitatnya berada di kebun. 

“Manifestasi klinis akibat infeksi virus dengue dapat bervariasi, dimulai dari yang paling ringan yaitu demam dengue (DD), demam berdarah dengue(DBD) dan demam dengueyang disertai renjatan atau disebut dengue shock syndrome (DSS),” ujar Vella. 

Baca juga : DBD Hanya Ditularkan oleh Nyamuk Aedes aegypti Betina

Menurut Vella, terjadinya penularan infeksi DBD dipengaruhi oleh 3 komponen utama, yaitu agen penyebab, inang dan lingkungan atau biasanya dikenal dengan istilah segitiga epidemologi. Agen penyebab DBD adalah virus dengue, inang (host) adalah manusia. Sedangkan lingkungan merupakan bagian yang mampu menginteraksikan agent dan host.

“Dalam hal ini perubahan pada kondisi lingkungan akan mempengaruhi host, sehingga akan timbul penyakit secara individu maupun keseluruhan populasi yang mengalami perubahan tersebut,” imbuhnya. 

Ia menjelaskan, terkait cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi DBD adalah melalui pemberantasan nyamuk dewasa dengan pengasapan (fogging) massal di desa/kelurahan endemis DBD sebelum musim penularan. 

Selain itu dapat juga dilakukan melalui pemberantasan larva atau jentik nyamuk dengan melakukan kegiatan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur), pemberian larvasidasi serta dengan memelihara ikan pemakan jentik pada masing-masing tempat penampungan air. 

“Upaya pemberantasan vektor penular penyakit DBD tidak dapat dilaksanakan secara tuntas, jika anggota masyarakat sampai ke lingkungan terkecil rumah tangga tidak melakukannya. Oleh sebab itu masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam penanggulangan terjadinya penyakit DBD,” pungkasnya. (h-2)

akan Berarti Bukan DBD Kena lagi orang pernah Sudah terinfeksi tidak yang
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?