Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 29 Agustus 2026
Trending
  • 15 Contoh Laporan Wisata Sulawesi Tenggara, Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD
  • Kabut Asap Menebal, DPRD Sumbar Minta Petani Tidak Bakar Lahan: Biarkan Jadi Pupuk Alami
  • Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 25 Agustus 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Prediksi Pertandingan Liverpool vs Nottingham Forest di Liga Inggris, Andoni Iraola Incar Kemenangan di Anfield
  • PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Wujudkan Swasembada Energi Nasional
  • Terjemahan Lirik Lagu Stupid Song Olivia Rodrigo: Aku Kehilangan Akal
  • 6 rekomendasi parfum pria kantor, dari segar hingga kayu
  • 5 Karakter Jadi Tersangka Pembunuhan Oh Min Yeong di Flex x Cop 2!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Operasi Pemeriksaan Kendaraan Nasional Mulai Hari Ini hingga 21 Juni 2026
Hukum

Operasi Pemeriksaan Kendaraan Nasional Mulai Hari Ini hingga 21 Juni 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Operasi Patuh 2026: Fokus pada Keselamatan dan Penegakan Hukum

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri kembali menggelar Operasi Patuh 2026 secara nasional dari tanggal 8 hingga 21 Juni. Operasi ini dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan serius.

Beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas dalam operasi ini antara lain melawan arus, tidak memakai helm, penggunaan ponsel saat berkendara, serta berkendara di bawah umur. Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

Pendekatan Humanis dan Edukasi

Operasi Patuh 2026 tidak hanya bertujuan untuk menindak pelanggaran, tetapi juga untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa prinsip operasi ini adalah mengutamakan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif. Meski demikian, penegakan hukum secara tegas tetap diperlukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.

“Salah satu contohnya adalah melawan arus, tidak memakai helm, menggunakan handphone saat berkendara, dan pelanggaran lainnya yang membahayakan keselamatan,” ujar Agus. Ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas tetap menjadi hal yang utama.

Operasi Patuh Jaya 2026 di Wilayah Jakarta

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menitikberatkan pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 pada penegakan hukum guna meningkatkan disiplin dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan bahwa operasi ini bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Jakarta sendiri mencatat pertumbuhan kendaraan sekitar 3 persen setiap tahunnya. Dengan pertumbuhan kendaraan yang begitu pesat, dibutuhkan tingkat kepatuhan yang lebih tinggi dari para pengguna jalan. Sebanyak 2.798 personel gabungan akan diterjunkan dalam operasi tersebut. Selain personel Polri, operasi juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Komarudin menjelaskan bahwa berbeda dengan operasi sebelumnya yang lebih mengedepankan edukasi dan pencegahan, Operasi Patuh Jaya 2026 memberikan porsi lebih besar pada penegakan hukum. Komposisi kegiatan operasi terdiri atas 20 persen kegiatan preemtif berupa sosialisasi dan edukasi, 30 persen preventif melalui penggelaran kekuatan di lapangan, serta 50 persen penegakan hukum.

Pelanggaran Prioritas yang Ditindak

Dalam Operasi Patuh Jaya 2026, terdapat 10 jenis pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran penindakan. Salah satunya adalah kendaraan yang tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor secara lengkap. Fenomena kendaraan yang sengaja melepas pelat nomor belakang semakin marak ditemukan, khususnya pada motor sport dan motor gede (moge). Modus tersebut diduga dilakukan untuk menghindari tangkapan kamera ETLE.

Selain itu, polisi juga akan menindak pengendara yang melawan arus maupun memanfaatkan celah jalan secara ilegal demi mempersingkat perjalanan. Pelanggaran tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain serta berpotensi menimbulkan kemacetan. Penggunaan telepon genggam saat berkendara juga menjadi fokus penindakan. Banyak pengendara yang sibuk merekam situasi di sekitar untuk membuat konten, tetapi lupa bahwa tindakan tersebut membahayakan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lain.

Polisi juga akan menindak pengendara di bawah umur, pengendara dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi yang tidak mengenakan sabuk pengaman, hingga pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh alkohol. Komarudin menegaskan bahwa tujuan utama Operasi Patuh Jaya bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan meningkatkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas.

Penggunaan Teknologi dan Tilang Manual

Untuk mendukung operasi ini, polisi memanfaatkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Namun, petugas juga akan kembali menerapkan tilang manual terhadap pelanggaran yang terlihat langsung di lapangan. Nanti petugas akan dibekali blangko tilang manual untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terlihat langsung di lapangan.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Karakter Jadi Tersangka Pembunuhan Oh Min Yeong di Flex x Cop 2!

29 Agustus 2026

Ketua BEM Unsoed Azza Febra Soroti Pengelolaan Kampus Pasca OTT Rektor KPK

29 Agustus 2026

72 Tersangka Karhutla, Mayoritas Petani, Pemodal Utama Masih Mencurigakan

29 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

15 Contoh Laporan Wisata Sulawesi Tenggara, Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD

29 Agustus 2026

Kabut Asap Menebal, DPRD Sumbar Minta Petani Tidak Bakar Lahan: Biarkan Jadi Pupuk Alami

29 Agustus 2026

Ramalan Zodiak Libra dan Scorpio 25 Agustus 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

29 Agustus 2026

Prediksi Pertandingan Liverpool vs Nottingham Forest di Liga Inggris, Andoni Iraola Incar Kemenangan di Anfield

29 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?