Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 17 April 2026
Trending
  • Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat
  • 5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams
  • Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026
  • SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan
  • TAUD Lacak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
  • 6 Perbedaan Penting Ninja Van dan Ninja Xpress yang Wajib Diketahui
  • WhatsApp Harus Dibuka Dulu? Ini Penyebabnya
  • Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Nissan R32 EV Concept, Legenda dalam Wujud EV
Otomotif

Nissan R32 EV Concept, Legenda dalam Wujud EV

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Meskipun tren kendaraan listrik terus berkembang, Nissan tidak melupakan sejarah dan warisan ikoniknya. Ini terlihat dari proyek R32 EV Concept, yang mengubah Nissan GT-R R32 legendaris menjadi sebuah sedan bertenaga listrik.

Proyek ini pertama kali diperkenalkan di Japan Mobility Show 2023, dan kini tampil di Nissan Gallery Global Headquarter di Yokohama. Nissan berhasil menjawab tantangan elektrifikasi dengan perspektif berbeda, menggabungkan DNA GT-R dengan teknologi terbaru.

Misi Nissan dalam Konversi GT-R ke EV

Nissan GT-R R32 EV Concept Foto: OTO

Penggarapan R32 EV Concept dipercayakan kepada Ryozo Hiraku, seorang ahli dalam DNA GT-R. Hiraku melihat bahwa masa depan kendaraan performa akan menghadapi tantangan ketersediaan bahan bakar, dan dengan teknologi listrik serta peran digital, ia ingin memastikan bahwa penggemar GT-R tetap bisa merasakan sensasi berkendara khas mobil ini.

Dari luar, R32 EV nyaris tidak berbeda dari versi konvensional dengan mesin RB26DETT twin-turbo. Mobil tetap menggunakan warna Gun Grey dan mempertahankan dimensi panjang 4.545 mm, lebar 1.755 mm, serta tinggi 1.340 mm.

Namun, bobotnya mengalami peningkatan dari 1.430 kg menjadi 1.797 kg, akibat pemasangan baterai dan komponen EV lainnya. Perubahan utama terlihat saat lubang soket CHAdeMO terbuka, menggantikan tangki bensin konvensional.

Di bagian interior, kursi Recaro dengan seatbelt empat titik serta meter cluster digital beresolusi tinggi memberikan kesan modern, tetapi tetap mempertahankan nuansa klasik GT-R.

Spesifikasi Teknis: Menjaga Sensasi GT-R

Nissan GT-R R32 EV Concept Foto: OTO

Untuk menghadirkan sensasi yang sama seperti mesin konvensional 2.6L twin turbo, Nissan memasang dua motor listrik di roda depan dan belakang, masing-masing menghasilkan 160 kW (214 hp) dengan torsi 340 Nm.

Baterai yang digunakan berasal dari Leaf Nismo RC02, berkapasitas 62 kWh, memungkinkan performa stabil meskipun bobot mobil bertambah. Nissan tidak berusaha melampaui tenaga mesin RB26DETT (280 PS, 353 Nm), tetapi tetap ingin mempertahankan keseruan berkendara khas GT-R.

Sebagai pengganti sistem ATTESA E-TS AWD, tim Nissan mengandalkan sensor presisi tinggi karena absennya komponen mekanik seperti transmisi. Motor listrik dapat merespons lebih cepat, menghasilkan torsi dengan akurasi tinggi.

Untuk stabilitas lebih baik, suspensi bawaan diganti dengan Nismo Sport Ohlins damper, yang dapat meminimalisir body roll akibat bobot EV yang bertambah.

Mereplikasi Suara Mesin RB26DETT

interior Nissan GT-R R32 EV Concept Foto: OTO

Sebagai bagian dari pengalaman berkendara, Nissan merancang audio yang mereplikasi suara kerja mesin RB26DETT melalui sensor paddle shift dan speaker di kabin, sehingga pengemudi tetap merasakan suara khas mesin konvensional dibandingkan EV yang biasanya senyap.

Selain itu, cakram pengereman diganti dengan komponen R35 yang lebih besar, dan pelek 18 inci dengan desain klasik R32 digunakan untuk menghadirkan fitment terbaik.

Nissan menegaskan bahwa R32 EV Concept tidak akan dikomersialisasikan, tetapi proyek ini bertujuan untuk mengembangkan performa dan dinamika berkendara lebih lanjut. Ini menjadi bukti bahwa Nissan tetap berdedikasi dalam menjaga warisan GT-R, sekaligus mengadaptasi teknologi masa depan dalam kendaraan performa. (STA/ODI)

Baca Juga: 

Eksplorasi Nissan Global Headquarter Gallery di Yokohama, Jepang

Menjelajahi Warisan Motorsport Nissan di Nismo Showroom

Mencoba Nissan ProPilot 2.0 di Jepang: Rasa Berkendara Masa Depan

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal MotoGP Spanyol 2026 dan Pujian Quartararo untuk Toprak, Cek Moto3 VedaEga-Mario Aji

16 April 2026

Honda Stylo 160 2026: Tampilan Burgundy Mewah dengan Detail Chrome yang Menawan!

16 April 2026

Teknologi NMAX Baru! Yamaha NMAX Turbo dengan Desain Futuristik dan Akselerasi Responsif

16 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pembaruan Info Haji 2026, Menhaj: InsyaAllah Berangkat

16 April 2026

5 Pelajaran Berharga dari Ki Su Jong di Mad Concrete Dreams

16 April 2026

Timnas Indonesia Ikut, Media Vietnam Beberkan 3 Opsi Format FIFA ASEAN Cup 2026

16 April 2026

SIM Keliling Tangerang 11 April 2026, Dua Titik Layanan

16 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?