Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 15 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Niat Sholat Jamak Lengkap untuk Perjalanan Jauh
Pariwisata

Niat Sholat Jamak Lengkap untuk Perjalanan Jauh

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Jenis-Jenis Shalat Jamak dalam Islam

Shalat jamak adalah salah satu bentuk dispensasi dalam ibadah shalat yang diperbolehkan bagi umat Islam yang sedang dalam perjalanan jauh. Dalam praktiknya, shalat jamak memungkinkan seseorang untuk melaksanakan dua shalat fardhu dalam satu waktu. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis shalat jamak dan cara menjamaknya.

Shalat Yang Boleh Di Jamak

Dalam syariat Islam, hanya dua pasangan shalat yang boleh dijamak, yaitu:

  • Shalat Dhuhur dengan Ashar
  • Shalat Maghrib dengan Isya

Kedua pasangan shalat ini bisa dilakukan dalam bentuk jamak taqdim atau jamak ta’khir, tergantung situasi dan kondisi pelaksanaannya.

Jenis-Jenis Shalat Jamak

  1. Jamak Taqdim

    Jamak taqdim adalah melakukan shalat pertama (misalnya, Dhuhur) di waktu shalat tersebut, kemudian langsung melanjutkan shalat kedua (Ashar) setelahnya tanpa jeda. Contohnya, shalat Dhuhur dilakukan di waktu Dhuhur, lalu segera dilanjutkan dengan shalat Ashar.

  2. Jamak Ta’khir

    Sementara itu, jamak ta’khir adalah melakukan shalat pertama di waktu shalat yang lebih akhir. Misalnya, shalat Dhuhur dilakukan di waktu Ashar, atau shalat Maghrib dilakukan di waktu Isya.

Syarat Melaksanakan Shalat Jamak Taqdim

Untuk melaksanakan shalat jamak taqdim, ada empat syarat yang harus dipenuhi:

  1. Tertib

    Maksud tertib adalah mendahulukan shalat pertama daripada shalat kedua. Misalnya, shalat Dhuhur dilakukan terlebih dahulu sebelum shalat Ashar, atau shalat Maghrib sebelum shalat Isya.

  2. Niat

    Niat harus disampaikan pada saat shalat yang pertama. Niat untuk jamak taqdim shalat Dhuhur dan Ashar adalah sebagai berikut:

    “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala.”

    Sementara itu, niat untuk jamak taqdim shalat Maghrib dan Isya adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala.”

  3. Muwalat (Berurutan)

    Tidak ada jeda antara shalat pertama dan kedua. Setelah selesai shalat yang pertama, langsung dilanjutkan dengan shalat yang kedua tanpa jeda.

  4. Masih Dalam Perjalanan

    Saat mengerjakan shalat yang kedua, masih dalam kondisi perjalanan. Meskipun perjalanan tidak harus mencapai jarak tertentu.

Syarat Melaksanakan Shalat Jamak Ta’khir

Adapun syarat untuk melaksanakan shalat jamak ta’khir adalah dua:

  1. Niat

    Niat harus dilakukan di waktu shalat yang pertama. Lafal niat untuk jamak ta’khir shalat Dhuhur dan Ashar adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ ta’khir karena Allah Ta’ala.”

    Sementara itu, niat untuk jamak ta’khir shalat Maghrib dan Isya adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ ta’khir karena Allah Ta’ala.”

  2. Masih Dalam Perjalanan

    Seperti pada jamak taqdim, ketika mengerjakan shalat yang kedua, masih dalam perjalanan.

Penutup

Pemahaman tentang shalat jamak sangat penting bagi umat Islam yang sering melakukan perjalanan jauh. Dengan mengetahui cara melaksanakan shalat jamak, seseorang dapat tetap menjalankan kewajiban agamanya tanpa merasa terbebani. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu dalam menjalankan ibadah secara tepat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal

13 Juni 2026

Libur Sekolah, Sleman Target 450 Ribu Wisatawan

13 Juni 2026

Pesona Danau Pauh, Wisata Alam Menarik di Jangkat Merangin Jambi

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?