Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 5 Maret 2026
Trending
  • Berpuasa Ramadan dengan udara rumah lebih segar di cuaca lembap
  • Berita Terkini PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta: Laskar Mataram Gagal Dapat Penalti Karena PHP VAR
  • Kisah Sumiati: 30 Tahun Mengajar Ngaji Gratis di Samarinda
  • Prediksi Skor Dortmund vs Bayern Munich 1 Maret 2026: Head-to-Head & Live Streaming
  • Bukan Hanya Simbol! 10 Benda di Rumah yang Mencerminkan Kekayaan Nyata
  • Biodata Tasya Kamila Dikritik Karena Beasiswa LPDP, Kontribusinya Disebut Seperti PKK
  • 30 Soal PTS Bahasa Sunda Kelas 3 SD Semester 2 2026 + Jawaban
  • 10 Bisnis Menguntungkan Jelang Lebaran untuk Milenial
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Niat Sholat Jamak Lengkap untuk Perjalanan Jauh
Pariwisata

Niat Sholat Jamak Lengkap untuk Perjalanan Jauh

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Jenis-Jenis Shalat Jamak dalam Islam

Shalat jamak adalah salah satu bentuk dispensasi dalam ibadah shalat yang diperbolehkan bagi umat Islam yang sedang dalam perjalanan jauh. Dalam praktiknya, shalat jamak memungkinkan seseorang untuk melaksanakan dua shalat fardhu dalam satu waktu. Berikut penjelasan mengenai jenis-jenis shalat jamak dan cara menjamaknya.

Shalat Yang Boleh Di Jamak

Dalam syariat Islam, hanya dua pasangan shalat yang boleh dijamak, yaitu:

  • Shalat Dhuhur dengan Ashar
  • Shalat Maghrib dengan Isya

Kedua pasangan shalat ini bisa dilakukan dalam bentuk jamak taqdim atau jamak ta’khir, tergantung situasi dan kondisi pelaksanaannya.

Jenis-Jenis Shalat Jamak

  1. Jamak Taqdim

    Jamak taqdim adalah melakukan shalat pertama (misalnya, Dhuhur) di waktu shalat tersebut, kemudian langsung melanjutkan shalat kedua (Ashar) setelahnya tanpa jeda. Contohnya, shalat Dhuhur dilakukan di waktu Dhuhur, lalu segera dilanjutkan dengan shalat Ashar.

  2. Jamak Ta’khir

    Sementara itu, jamak ta’khir adalah melakukan shalat pertama di waktu shalat yang lebih akhir. Misalnya, shalat Dhuhur dilakukan di waktu Ashar, atau shalat Maghrib dilakukan di waktu Isya.

Syarat Melaksanakan Shalat Jamak Taqdim

Untuk melaksanakan shalat jamak taqdim, ada empat syarat yang harus dipenuhi:

  1. Tertib

    Maksud tertib adalah mendahulukan shalat pertama daripada shalat kedua. Misalnya, shalat Dhuhur dilakukan terlebih dahulu sebelum shalat Ashar, atau shalat Maghrib sebelum shalat Isya.

  2. Niat

    Niat harus disampaikan pada saat shalat yang pertama. Niat untuk jamak taqdim shalat Dhuhur dan Ashar adalah sebagai berikut:

    “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala.”

    Sementara itu, niat untuk jamak taqdim shalat Maghrib dan Isya adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala.”

  3. Muwalat (Berurutan)

    Tidak ada jeda antara shalat pertama dan kedua. Setelah selesai shalat yang pertama, langsung dilanjutkan dengan shalat yang kedua tanpa jeda.

  4. Masih Dalam Perjalanan

    Saat mengerjakan shalat yang kedua, masih dalam kondisi perjalanan. Meskipun perjalanan tidak harus mencapai jarak tertentu.

Syarat Melaksanakan Shalat Jamak Ta’khir

Adapun syarat untuk melaksanakan shalat jamak ta’khir adalah dua:

  1. Niat

    Niat harus dilakukan di waktu shalat yang pertama. Lafal niat untuk jamak ta’khir shalat Dhuhur dan Ashar adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ ta’khir karena Allah Ta’ala.”

    Sementara itu, niat untuk jamak ta’khir shalat Maghrib dan Isya adalah:

    “Saya niat shalat fardlu Maghrib tiga rakaat dijama’ bersama Isya’ dengan jama’ ta’khir karena Allah Ta’ala.”

  2. Masih Dalam Perjalanan

    Seperti pada jamak taqdim, ketika mengerjakan shalat yang kedua, masih dalam perjalanan.

Penutup

Pemahaman tentang shalat jamak sangat penting bagi umat Islam yang sering melakukan perjalanan jauh. Dengan mengetahui cara melaksanakan shalat jamak, seseorang dapat tetap menjalankan kewajiban agamanya tanpa merasa terbebani. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu dalam menjalankan ibadah secara tepat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 hotel dekat Bandara Ngurah Rai, ideal untuk transit

3 Maret 2026

Jadwal Kapal Labobar 2026: Diskon Tiket Mudik Lebaran Terbaru

2 Maret 2026

Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Minggu (22/2), cek sekarang!

1 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Berpuasa Ramadan dengan udara rumah lebih segar di cuaca lembap

5 Maret 2026

Berita Terkini PSBS Biak vs PSIM Yogyakarta: Laskar Mataram Gagal Dapat Penalti Karena PHP VAR

5 Maret 2026

Kisah Sumiati: 30 Tahun Mengajar Ngaji Gratis di Samarinda

5 Maret 2026

Prediksi Skor Dortmund vs Bayern Munich 1 Maret 2026: Head-to-Head & Live Streaming

5 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?