Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026/9 Ramadan 1447 H: 7 Amalan Utama di Bulan Ramadhan
Pendahuluan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh keutamaan dan berkah. Allah subhanahu wata’ala telah memilihnya sebagai waktu untuk menjalankan rukun Islam yang keempat, yaitu puasa. Di bulan ini, setiap muslim yang balig diwajibkan untuk menjaga, meningkatkan, serta bermawas diri dalam melakukan kebaikan. Puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri secara menyeluruh.
Pada kesempatan ini, kita akan membahas tujuh amalan utama yang patut dikerjakan selama bulan Ramadhan. Amalan-amalan ini tidak hanya memberikan pahala besar, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah subhanahu wata’ala.
1. Qiyamul Lail
Qiyamul Lail merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam bulan Ramadhan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barang siapa menghidupkan malam bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan penuh harap, maka diampuni dosa yang telah lalu.”
Qiyamul Lail tidak hanya terbatas pada shalat tarawih, tetapi juga mencakup berbagai bentuk ibadah seperti membaca Al-Quran, berdzikir, atau berdoa. Dengan melaksanakan amalan ini, kita dapat meraih pahala yang besar dan mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wata’ala.
2. Tilawah Al-Quran
Membaca Al-Quran di bulan Ramadhan memiliki keutamaan tersendiri. Al-Quran tidak hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga bisa menjadi syafaat bagi pembacanya di akhirat kelak. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Bacalah Al-Quran, sebab kelak ia akan datang di hari kiamat sebagai pemberi syafaat kepada pembacanya.”
Di bulan Ramadhan, kita dianjurkan untuk memperbanyak tilawah Al-Quran agar dapat meraih pahala yang lebih besar dan meningkatkan kualitas iman kita.
3. Sedekah Makanan
Sedekah makanan adalah amalan yang sering dilakukan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam selama bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma menyampaikan bahwa Rasulullah adalah orang yang paling dermawan di bulan ini. Beliau bahkan lebih giat dalam berderma melebihi angin yang berhembus.
Dengan berbagi makanan, kita tidak hanya membantu sesama, tetapi juga memperoleh pahala yang besar dari Allah subhanahu wata’ala.
4. Umrah
Umrah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Jika datang bulan Ramadhan, laksanakanlah Umrah, karena Umrah di bulan Ramadhan bagaikan ibadah Haji.”
Dengan melaksanakan Umrah di bulan ini, kita dapat meraih pahala yang setara dengan ibadah Haji.
5. Menjauhi Ghibah, Namimah, dan Dusta
Puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menjaga lisan dan perbuatan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatannya, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya.”
Kita dianjurkan untuk menjauhi ghibah, namimah, dan dusta agar puasa kita benar-benar bermakna dan mendapatkan pahala yang maksimal.
6. Doa
Doa di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang besar. Khususnya di sepuluh hari terakhir, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa dan tobat. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Rabb kita Tabaraka wata’ala setiap malam turun ke langit dunia ketika sepertiga malam, lantas Ia berkata, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku maka aku beri, siapa yang meminta ampun kepada-Ku maka Aku ampuni?’”
Dengan memperbanyak doa, kita dapat meraih keberkahan dan rahmat dari Allah subhanahu wata’ala.
7. I’tikaf
I’tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam biasanya melaksanakan i’tikaf di sepuluh hari terakhir bulan ini. Dengan i’tikaf, kita dapat fokus pada ibadah dan meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah subhanahu wata’ala.
Penutup
Semoga dengan memperbanyak amalan-amalan di atas, kita dapat meraih pahala yang besar dan mendapatkan ridha dari Allah subhanahu wata’ala. Jangan sampai kesempatan emas ini terlewat begitu saja. Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.



