Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 17 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Mukesh Ambani Dorong India Jadi Pemimpin AI Dunia dengan Investasi Rp 1.859 Triliun
Teknologi

Mukesh Ambani Dorong India Jadi Pemimpin AI Dunia dengan Investasi Rp 1.859 Triliun

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Langkah Strategis India dalam Mengembangkan Infrastruktur AI Nasional

Mukesh Ambani, pemilik Reliance Industries, mengumumkan langkah strategis yang menunjukkan ambisi besar India untuk menjadi kekuatan baru di bidang artificial intelligence (AI) di panggung global. Rencana ini mencakup investasi sebesar 10 triliun rupee atau sekitar Rp 1.859 triliun dengan kurs Rp 185,9 per rupee. Investasi ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur komputasi AI nasional dalam waktu tujuh tahun.

Langkah ini diumumkan oleh Ambani saat memberikan pidato utama di ajang India AI Impact Summit 2026 di New Delhi. Acara ini menjadi pertemuan penting bagi para pemimpin teknologi dan industri dunia. Menurut Ambani, inti dari investasi besar ini bukan sekadar ekspansi bisnis, tetapi upaya strategis untuk mengubah model teknologi India dari konsumen menjadi pemain komputasi global.

“Selama ini, India bergantung pada AI dari luar negeri. Kami tidak bisa terus ‘menyewa AI’. Oleh karena itu, Reliance akan menurunkan biaya AI secara drastis, sama seperti yang kami lakukan terhadap biaya pusat data,” tegas Ambani dalam pidatonya. Ia menekankan bahwa kendala utama perkembangan AI bukanlah kekurangan bakat atau inovasi, melainkan kelangkaan dan tingginya biaya daya komputasi.

Untuk menjawab tantangan ini, Reliance melalui unit barunya Jio Intelligence telah memulai pembangunan pusat data AI berskala multi-gigawatt di Jamnagar, negara bagian Gujarat. Fasilitas awal 120 megawatt diperkirakan akan mulai beroperasi pada paruh kedua 2026 dengan rencana eskalasi menuju kapasitas gigawatt penuh.

Kombinasi Energi Terbarukan dan Komputasi Canggih

Komputasi canggih memerlukan listrik dalam jumlah besar. Menyadari hal ini, Reliance memadukan proyek pusat data dengan sumber energi terbarukan. Proyek ini menyediakan hingga 10 gigawatt tenaga hijau dari ladang surya di Gujarat dan Andhra Pradesh guna memasok kebutuhan listrik infrastruktur AI yang intensif energi itu.

Ambani menggambarkan langkah ini bukan sekadar investasi profit jangka pendek, tetapi sebagai modal pembangunan nasional yang berjangka panjang, lintas sektor, dan tahan terhadap gejolak global. “Ini bukan investasi spekulatif. Ini adalah modal yang sabar, disiplin, untuk pembangunan negeri dan ketahanan strategis selama beberapa dekade,” katanya dalam sambutannya.

Visi Kemitraan Global dan Kompetisi Teknologi

Rencana gigantik ini juga mencakup visi kemitraan global. Reliance telah menyatakan rencananya bekerja dengan perusahaan teknologi kelas dunia, seperti Meta dan Google, untuk memperluas ekosistem AI domestik yang terintegrasi dan kompetitif secara global. Manuver ini sejalan dengan dorongan serupa dari grup konglomerat India lainnya, termasuk rencana investasi senilai 100 miliar dolar AS yang diumumkan Adani Group untuk membangun pusat data AI berbasis energi terbarukan hingga 2035.

Dampak Geopolitik dan Ekonomi

Dalam perspektif geopolitik teknologi, investasi Ambani ini bukan sekadar membangun server atau fasilitas fisik. Strategi ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan India pada penyedia komputasi asing, memperkuat posisi tawar negara di era AI, dan menciptakan fondasi teknologi yang mendukung berbagai sektor—mulai dari pendidikan hingga layanan kesehatan dan pertanian.

Dengan skala dan ambisi sebesar itu, India diproyeksikan bukan sekadar menjadi konsumen besar teknologi AI global tetapi juga pesaing strategis baru dalam peta kekuatan digital abad ke-21. Upaya ini mencerminkan bagaimana negara berkembang kini tidak lagi hanya mengikuti arus, tetapi ikut menentukan arah perkembangan teknologi dunia.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Itel A100 Pro: Smartphone Murah dengan Performa Tinggi dan Baterai Tahan Lama

13 Juni 2026

Aksesori Pemain Mobile 2026, Bukan HP Mahal yang Jadi Andalan

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?