Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Motif Bripda Rio Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia Diduga Karena Tekanan Ekonomi
    Ekonomi

    Motif Bripda Rio Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia Diduga Karena Tekanan Ekonomi

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Motif Bripda Muhammad Rio Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia

    Bripda Muhammad Rio, anggota Polri dari wilayah hukum Polda Aceh, diketahui membelot dari Brigade Mobil (Brimob) dan bergabung dengan tentara bayaran Rusia. Kasus ini menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat, terutama karena tindakan yang dilakukan oleh seorang aparat negara.

    Diduga, faktor ekonomi menjadi alasan utama Bripda Rio mengambil langkah tersebut. Setelah bergabung dengan tentara bayaran Rusia, ia mendapatkan gaji yang sangat besar, yaitu sebesar Rp 42 juta per bulan. Gaji ini disebutkan dalam pesan yang dikirimkan oleh Bripda Rio kepada beberapa anggota Provos Satbrimob Polda Aceh. Dalam pesan tersebut, Rio juga menunjukkan proses pendaftarannya sebagai tentara bayaran serta informasi gaji dalam mata uang Rubel yang kemudian dikonversi ke rupiah.

    Selain itu, Bripda Rio juga mengaku mendapat pangkat Letda sebagai tentara Rusia. Tindakan ini membuatnya dipecat dari anggota Polri setelah melakukan desersi sejak Desember 2025. Kabar ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto.

    Sebelum kasus desersi ini, Bripda Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik. Ia pernah disidang KKEP pada Mei 2025 atas kasus perselingkuhan dan pernikahan siri. Atas perbuatannya, Rio diberi sanksi mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.

    Bripda Rio juga pernah melakukan pelanggaran lain, seperti KDRT dan meninggalkan tugas tanpa izin. Anggota Provos sudah berusaha mencari keberadaannya, tetapi tidak berhasil menemukan. Akhirnya, surat Daftar Pencarian Orang (DPO) diterbitkan dengan Nomor: DPO/01/I/HUK.12.10/2026 tanggal 7 Januari 2026. Pemanggilan sudah dilakukan namun tidak ada tanggapan. Akhirnya, Polda Aceh menggelar sidang Komisi Kode Etik Profesi (Polri) pada Jumat 9 Januari 2026. Hasilnya, Bripda Muhammad Rio dipecat dari anggota Polri.

    Diduga Motif Ekonomi

    Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menjelaskan bahwa Bripda Muhammad Rio sudah keluar dari Indonesia sejak 19 Desember 2025. Ia awalnya pergi ke China lalu melanjutkan ke wilayah Rusia. Meskipun belum mengetahui secara pasti alasan Bripda Rio bergabung dengan tentara Rusia, dugaannya adalah motif ekonomi. “Kalau motif saya belum bisa mendalami, belum ketemu orangnya. Kalau kita dengar cerita-cerita bisa aja itu (karena tertarik penghasilan lebih besar),” katanya.

    Irjen Pol Marzuki menilai Bripda Muhammad Rio telah melanggar janji setia kepada Tanah Air. Di sisi lain, ia mengakui ada saja potensi personil polisi nakal meski sudah ada pengawasan. “Sementara kita sudah ada doktrin jaga rahasia negara, jaga Negara Republik Indonesia. Ya, kalau dia memang ada 1.000 orang yang diawasi, kadang-kadang ada juga satu yang tidak sempurna,” tandasnya.

    Pengamat: Bahayakan Hubungan Diplomatik

    Pandangan pengamat soal aparat negara yang membelot ke negara lain sudah pernah diungkap. Hal itu ketika menanggapi viralnya sosok Satria Arta Kumbara yang bergabung dengan operasi militer khusus Rusia, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, memberikan tanggapan.

    Ia mengatakan TNI perlu berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan posisi resmi negara dalam menghadapi isu terkait Satria. “(TNI perlu) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri untuk memastikan posisi resmi negara dalam menghadapi isu keterlibatan warga negara Indonesia di konflik asing,” ungkap Fahmi, Jumat.

    Lebih lanjut, Fahmi menyebut TNI perlu mengingatkan kepada masyarakat, terutama mantan TNI. Baik pecatan maupun pensiunan, agar tidak terlibat dalam konflik luar negeri, terlebih aktivitas militer asing. Sebab, menurutnya, hal itu bisa membahayakan hubungan diplomatik Indonesia.

    Fahmi juga menyinggung kemungkinan Satria bisa menghadapi konsekuensi hukum, baik negara lain maupun internasional. “Selain karena berpotensi membahayakan hubungan diplomatik Indonesia, juga dapat menyebabkan hilangnya kewarganegaraan dan yang bersangkutan terjerat konsekuensi hukum negara lain maupun internasional,” urai Fahmi.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?