Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 3 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Misteri Pembunuhan Istri Siri di Samarinda, Dua Pelaku Rencanakan Kejahatan Sejak Januari
    Nasional

    Misteri Pembunuhan Istri Siri di Samarinda, Dua Pelaku Rencanakan Kejahatan Sejak Januari

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penemuan 7 Potongan Tubuh Manusia di Samarinda Menggemparkan Warga

    Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya terungkap. Penemuan 7 potongan tubuh manusia di tiga lokasi berbeda pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah telah memicu kehebohan di masyarakat. Setelah penyelidikan intensif oleh pihak berwajib, identitas korban dan pelaku berhasil diungkap.

    Identitas Korban dan Pelaku

    Korban bernama Suimih binti Chamim, seorang ibu rumah tangga berusia 35 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi tidak lengkap di Jalan Gunung Pelanduk RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda. Dugaan kuat menyebutkan bahwa korban merupakan korban pembunuhan yang dimutilasi.

    Pelaku utama dalam kasus ini adalah J alias W (35), suami siri korban, serta R (56), seorang ibu rumah tangga. Keduanya ditangkap tak lama setelah potongan tubuh korban ditemukan. Pengungkapan kasus ini dilakukan hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, menunjukkan kerja sama yang baik antara tim polisi dan jajaran reskrim.

    Proses Identifikasi dan Penangkapan

    Penemuan potongan tubuh korban terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Awalnya, identitas korban belum diketahui. Namun, tim Inafis Polresta Samarinda melakukan identifikasi melalui sidik jari dan ciri-ciri fisik. Dalam waktu satu hingga dua jam, korban berhasil diidentifikasi sebagai Suimih binti Chamim.

    Polisi kemudian mengamankan dua tersangka pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kedua tersangka tersebut masing-masing tinggal di wilayah Karang Asam Ulu dan Jalan Anggur, Kecamatan Samarinda Ulu. Mereka ditangkap saat mencoba melarikan diri dari wilayah Samarinda Ulu.

    Motif Pembunuhan

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan ini direncanakan sejak lama. Kedua pelaku memiliki dua motif utama, yakni sakit hati dan keinginan untuk menguasai harta milik korban. Pelaku merasa sakit hati karena korban menuduh keduanya memiliki hubungan terlarang. Selain itu, mereka juga ingin menguasai barang-barang seperti sepeda motor dan handphone korban.

    Rencana pembunuhan disusun sejak Januari 2026. Kedua pelaku melakukan survei lokasi pembuangan jasad korban. Aksi pembunuhan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, malam di rumah tersangka R di Jalan Anggur. Korban diajak menginap oleh tersangka dan kemudian dipukul menggunakan balok kayu ulin saat tertidur.

    Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi

    Setelah korban meninggal, kedua pelaku memutilasi tubuh korban untuk mempermudah pembuangan. Proses mutilasi dilakukan menggunakan mandau, palu, serta papan sebagai alas. Bagian tubuh korban dipotong-potong menjadi beberapa bagian, kemudian dimasukkan ke dalam tiga karung.

    Pada pukul 19.00 Wita, pelaku mulai membuang potongan tubuh tersebut menggunakan sepeda motor milik korban. Sebagian potongan dibuang lebih dulu, kemudian sisanya dibuang pada dini hari saat malam takbiran sekitar pukul 01.00 Wita. Mereka sengaja menggunakan rute berbeda untuk menghindari pemantauan.

    Polisi menyebut total terdapat tujuh potongan tubuh korban yang ditemukan di lokasi berbeda. Dari hasil pemeriksaan, tersangka R diduga berperan sebagai pihak yang merencanakan sekaligus memfasilitasi aksi pembunuhan tersebut.

    Penangkapan dan Tindakan Hukum

    Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 459 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Polisi masih terus melakukan pendalaman, termasuk mencocokkan keterangan pelaku dengan saksi dan bukti lain, termasuk rekaman CCTV serta hasil autopsi.

    Reaksi Warga

    Sebelumnya, warga di Jalan Gunung Pelandu, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang terbungkus karung, Sabtu (21/3/2025) siang. Potongan tubuh tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang anak yang sedang melintas di kawasan semak belukar di pinggir jalan.

    Ketua RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Aang Nawa Syarif, mengatakan bagian tubuh yang pertama kali terlihat adalah potongan anggota badan. Lokasi penemuan memang tergolong sepi karena merupakan akses terbatas bagi warga. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

    Dalam proses tersebut, polisi menemukan potongan tubuh lainnya yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal penemuan, juga dalam kondisi terbungkus karung. Petugas kemudian mengevakuasi potongan tubuh tersebut menggunakan dua kantong jenazah dan membawanya ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk dilakukan autopsi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

    31 August 2026

    Pasar Perhatikan Aksi Demo, IHSG Melemah Di Pembukaan

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?