Masalah Kekurangan Pemain yang Menghantui Man City
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengeluhkan keterbatasan jumlah pemain di skuadnya menjelang periode padat Liga Inggris 2025-2026. Meskipun telah menghabiskan dana sebesar 206,8 juta euro atau setara Rp4 triliun dalam bursa transfer musim panas 2025, ia merasa bahwa jumlah pemain yang tersedia masih terlalu sedikit untuk menghadapi kompetisi yang berat.
Masalah ini sebenarnya sudah dirasakan oleh Guardiola sejak musim 2024-2025. Banyak pemain The Citizens yang cedera, sehingga memengaruhi performa tim dan menyebabkan kegagalan meraih gelar juara. Untuk mengatasi masalah tersebut, Man City mendatangkan tujuh pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu.
Tujuh pemain tersebut adalah Tijjani Reijnders, Rayan Ait-Nouri, Rayan Cherki, James Trafford, Gianluigi Donnarumma, Marcus Bettinelli, dan Sverre Nypan. Dengan kedatangan mereka, Man City kini memiliki total 26 pemain yang bisa digunakan dalam berbagai kompetisi. Namun, menurut Guardiola, angka ini masih kurang untuk menghadapi jadwal yang padat.
Kondisi Skuad yang Memprihatinkan
Dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Sunderland, Guardiola mengungkapkan bahwa beberapa pemain utamanya tidak bisa tampil. Ia menyebut ada empat hingga lima pemain yang absen, dengan dua hingga tiga di antaranya cedera, sementara dua lainnya sedang bermain di Piala Afrika 2025.
“Kami punya tujuh hingga delapan pemain absen karena cedera dan dua pemain lainnya bermain di Piala Afrika,” ujarnya. “Lima pemain sudah mulai pulih, jadi dalam hal (jumlah pemain) skuad, kami tak berada dalam posisi yang baik.”
Dengan hanya sekitar 20 pemain yang tersedia untuk laga melawan Sunderland, Jumat (2/1/2026), Guardiola merasa bahwa skuadnya terlalu tipis untuk dirotasi. Apalagi, dalam beberapa hari setelah pertandingan tersebut, Man City akan menghadapi Chelsea (5/1/2026) dan Brighton (8/1/2026). Dengan bertanding tiga kali dalam seminggu, kemungkinan besar Guardiola akan menggunakan line-up yang sama di setiap laga.
Strategi Rotasi dan Kembalinya Pemain Kunci
Langkah ini dilakukan agar para pemain yang cedera bisa fokus pada pemulihan tanpa dipaksa untuk tampil lebih cepat dari kondisi sebenarnya. Guardiola juga mengatakan bahwa ia ingin memberikan kesempatan kepada pemain-pemain yang baru pulih untuk kembali ke level permainan yang optimal.
Sementara itu, Guardiola sedang bersyukur atas kembalinya dua pemain penting, yaitu Rodri dan Jeremy Doku. Ia mengonfirmasi bahwa keduanya sudah pulih dari cedera. Meskipun demikian, karena baru pulih, kemungkinan besar mereka tidak akan dimainkan sejak menit awal.
Rodri dan Doku akan diturunkan beberapa menit agar bisa mencapai match fitness yang dibutuhkan untuk menghadapi periode padat. “Rodri sudah kembali. Mungkin dia bisa bermain beberapa menit. Kami sangat membutuhkannya. Doku mungkin,” imbuhnya.
Tantangan yang Menghadang
Dengan situasi seperti ini, Guardiola menghadapi tantangan besar dalam mengatur rotasi pemain dan memastikan bahwa seluruh skuad tetap dalam kondisi terbaik. Meskipun telah melakukan pembelian pemain secara besar-besaran, keterbatasan jumlah pemain dan cedera yang terus-menerus menjadi kendala yang sulit diatasi.
Namun, dengan kembalinya Rodri dan Doku, serta rencana strategis yang matang, Guardiola berharap bisa menghadapi kompetisi musim ini dengan lebih stabil dan kuat. Di sisi lain, ia tetap harus waspada terhadap risiko cedera yang bisa saja terjadi kembali, terutama di tengah jadwal yang sangat padat.



