Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Maret 2026
Trending
  • Deretan artis kehilangan Vidi Aldiano: dari Deddy Corbuzier hingga Sherina Munaf
  • Jadwal Moto3 MotoGP Brasil 2026: Live Trans7-SPOTV Malam Hari, Veda Ega Siap Beraksi
  • 5 Pilihan HP Infinix 5G Spesial Ramadhan 2026, Infinix Edge 5G Termurah
  • Arus kas emiten Aguan turun meski laba naik di 2025, ini rekomendasi sahamnya
  • Nasib Zendhy Kusuma yang Menolak Pencurian di Resto Bibi Kelinci, Nabilah Buka Bukti Valid
  • Mengapa Jusuf Kalla Kritik Efektivitas Dewan Perdamaian dalam Konflik AS vs Iran?
  • Laporan Derbi Milan: Estupinan Jadi Pahlawan, Luis Henrique Diperhatikan
  • Energi Jupiter menguat, 5 zodiak memiliki ramalan bintang terkuat Selasa 10 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Mensos Gus Ipul Perhatikan Kasus Anak SD di NTT yang Bunuh Diri
Daerah

Mensos Gus Ipul Perhatikan Kasus Anak SD di NTT yang Bunuh Diri

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Keprihatinan atas Tragedi Siswa SD di NTT

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan rasa prihatin terhadap insiden tragis seorang siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Insiden ini menimbulkan kepedihan mendalam bagi masyarakat setempat.

Kecelakaan itu terjadi karena alasan sederhana, yaitu tidak mampu membeli buku dan pena dengan harga kurang dari Rp 10 ribu. Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah akan segera memperhatikan peristiwa tersebut.

“Tentu kita prihatin dulu ya, turut berduka. Yang kedua, ya tentu ini menjadi perhatian, menjadi atensi kita bersama, ya tentu bersama pemerintah daerah,” ujarnya saat berbicara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).

Sebagai tokoh yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat pendampingan untuk warga yang kurang mampu. Hal ini dilakukan dengan pembaruan data keluarga miskin.

“Kita harus memperkuat pendampingan, kita harus memperkuat data kita, ya kita harapkan tidak ada yang tidak terdata,” tegasnya.

Pentingnya Pembaruan Data Keluarga Miskin

Gus Ipul menekankan bahwa pembaruan data keluarga miskin sangat penting untuk terus diperbarui. Hal ini bertujuan agar semua program pemerintah dapat mencapai masyarakat yang membutuhkan.

“Ini hal yang sangat penting, saya kira kembali kepada data. Bagaimana data ini kita saksikan sebaik mungkin, sehingga kita bisa menjangkau seluruh keluarga-keluarga yang memang memerlukan perlindungan, memerlukan rehabilitasi dan memerlukan pemberdayaan,” ucapnya.

Tragedi ini semakin memilukan setelah aparat Polres Ngada menemukan secarik kertas berisi surat wasiat tulisan tangan YBS menggunakan bahasa daerah setempat. Surat tersebut ditujukan kepada ibunya, berisi pesan agar sang ibu tidak menangis dan merelakan kepergiannya. Di bagian akhir surat, terdapat gambar sederhana menyerupai emoji wajah menangis.

Latar Belakang Siswa yang Meninggal

Sebagaimana diketahui, duka mendalam menyelimuti warga Dusun Sawasina, Desa Nuruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Seorang siswa kelas IV sekolah dasar berinisial YBS, berusia 10 tahun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di sebuah pohon cengkeh.

Peristiwa pilu ini bermula dari permintaan sederhana. Sehari sebelum kejadian, YBS sempat meminta ibunya untuk dibelikan buku tulis dan pensil. Namun, keterbatasan ekonomi membuat sang ibu tak mampu memenuhi permintaan tersebut.

Ayah YBS diketahui telah meninggal dunia sebelum ia lahir. Selama ini, YBS tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun, sementara sang ibu tinggal di kampung lain bersama lima anak lainnya.

Tanggapan Masyarakat dan Pemerintah

Insiden ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian pemerintah terhadap keluarga miskin. Dengan pembaruan data dan pendampingan yang lebih baik, diharapkan tidak ada lagi keluarga yang terlewat dari program bantuan sosial.

Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa masalah ekonomi bisa memengaruhi psikologis anak-anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih holistik dalam menangani isu kemiskinan dan perlindungan anak.

Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang cerah.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

5 Drama Fantasi Korea yang Membuatmu Berpikir Cepat dan Menyelesaikan Teori

13 Maret 2026

Energi Jupiter menguat, 5 zodiak memiliki ramalan bintang terkuat Selasa 10 Maret 2026

13 Maret 2026

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Beberapa Kabupaten Diprediksi Hujan Ringan

12 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Deretan artis kehilangan Vidi Aldiano: dari Deddy Corbuzier hingga Sherina Munaf

13 Maret 2026

Jadwal Moto3 MotoGP Brasil 2026: Live Trans7-SPOTV Malam Hari, Veda Ega Siap Beraksi

13 Maret 2026

5 Pilihan HP Infinix 5G Spesial Ramadhan 2026, Infinix Edge 5G Termurah

13 Maret 2026

Arus kas emiten Aguan turun meski laba naik di 2025, ini rekomendasi sahamnya

13 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?