Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 2 November 2026
Trending
  • 6 Solusi Ampuh Samsung Gagal Terima SMS
  • Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak
  • Apakah Indonesia baru berjaya harus di tangan pemuda? Menggugat generasi muda bangun NTT
  • Prediksi skor Yokohama F Marinos vs Sanfrecce Hiroshima: statistik dan head-to-head di J League
  • Prediksi skor Fulham vs Crystal Palace: The Cottagers lolos lewat adu penalti
  • Krisis Listrik Bayangi Ambisi Pusat Data Malaysia
  • Cicilan Motor DP 0% Diperpanjang hingga 2027, Ini Simulasi Lengkapnya
  • Jadwal Bus AKAP Bali-Jawa Rabu 28 Oktober: Cek Lengkapnya di Sini!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Mengukur Dampak Campur Tangan Danantara dalam Penyehatan BUMN Karya
Ekonomi

Mengukur Dampak Campur Tangan Danantara dalam Penyehatan BUMN Karya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 April 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Danantara dalam Penyehatan BUMN Karya

Campur tangan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam upaya penyehatan BUMN sektor infrastruktur dianggap penting. Namun, beberapa pengamat menilai bahwa peran tersebut tidak akan berdampak signifikan jika hanya sebatas perubahan struktur atau nama. Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, efektivitas Danantara sangat bergantung pada fokus pembenahan yang dilakukan. Ia menegaskan bahwa peran lembaga tersebut seharusnya diarahkan pada penyehatan struktur fundamental, bukan sekadar mengubah nama atau mengatur ulang badan grup.

Syafruddin menjelaskan bahwa mandat resmi Danantara memang mengelola, mengoptimalkan, dan menumbuhkan aset strategis BUMN. Dalam konteks BUMN Karya, ia menilai Danantara dapat memaksa konsolidasi, menata portofolio, mengurangi duplikasi bisnis, memilah aset yang masih produktif, dan mendorong disiplin investasi yang selama ini longgar.

Langkah Restrukturisasi BUMN Karya

Danantara sebelumnya menyatakan bahwa restrukturisasi BUMN Karya akan ditempuh melalui skema merger dan konsolidasi hingga tersisa tiga entitas utama, dari sebelumnya tujuh entitas. Kendati demikian, Syafruddin menilai langkah tersebut tidak akan efektif jika akar persoalan tetap dibiarkan, seperti proyek berimbal hasil rendah, keterlambatan pembayaran, tingginya piutang, serta beban utang yang tumbuh lebih cepat dibandingkan laba operasi.

Menurut dia, keberhasilan Danantara akan sangat ditentukan oleh keberanian mengambil langkah tegas, termasuk memangkas aset bermasalah, menghentikan proyek tidak layak, serta memastikan kontrak baru mengikuti disiplin profit dan arus kas.

Pandangan Ekonom Senior

Pandangan serupa disampaikan oleh ekonom senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin. Meski wacana-wacana restrukturisasi BUMN Karya sudah dicanangkan beberapa waktu terakhir, namun ia menilai hingga kini belum terlihat langkah konkret Danantara dalam merealisasikan restrukturisasi BUMN Karya. “Rencana merger beberapa BUMN Karya juga masih dalam tahap wacana,” ujarnya.

Merger Bukan Obat Utama

Salah satu wacana yang berkembang di balik penyehatan BUMN Karya adalah lewat penggabungan usaha atau merger. Wacana penggabungan tujuh BUMN Karya menjadi tiga entitas sebenarnya telah bergulir sejak tahun lalu. Ketujuh perusahaan tersebut meliputi PT Hutama Karya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT PP Tbk (PTPP), PT Brantas Abipraya, dan PT Nindya Karya.

Syafruddin menilai merger memang dapat membantu meningkatkan efisiensi dan memperkuat struktur industri. Penggabungan dinilai mampu mengurangi duplikasi fungsi, menekan biaya operasional, memperjelas spesialisasi bisnis, serta meningkatkan daya tawar dalam memperoleh pendanaan. Namun, ia menyatakan merger bukan solusi utama. Tanpa pembenahan menyeluruh, penggabungan hanya akan memindahkan masalah ke entitas yang lebih besar.

“Karena itu, merger layak dilihat sebagai alat restrukturisasi, bukan sebagai obat utama,” kata Syafruddin. Ia menambahkan bahwa pembenahan neraca keuangan, disiplin proyek, perbaikan arus kas, serta standar investasi yang lebih ketat tetap menjadi kunci utama pemulihan kinerja BUMN Karya.

Langkah Lanjutan Pascamerger

Senada dengan pandangan Syafruddin, Wijayanto juga menekankan pentingnya langkah lanjutan pascamerger. Menurut dia, penggabungan harus diiringi efisiensi operasional, perbaikan tata kelola, penghentian proyek penugasan yang tidak layak secara finansial, serta perubahan strategi bisnis. Jika tidak, merger justru berpotensi memperbesar persoalan yang ada dan menyulitkan implementasi solusi.

Proses Restrukturisasi Hampir Rampung

Di sisi lain, Danantara menyatakan bahwa proses restrukturisasi BUMN Karya hampir rampung. Kepala BP BUMN sekaligus CEO Danantara Asset Management, Dony Oskaria, mengatakan bahwa restrukturisasi tahap awal sebelum BUMN Karya memasuki fase konsolidasi ke dalam tiga fokus utama, yakni konstruksi bangunan, infrastruktur, dan engineering procurement and construction (EPC).

Dony menjelaskan bahwa restrukturisasi dimulai dari memperbaiki fundamental perusahaan, terutama melalui penyesuaian (impairment) pada laporan keuangan. Selain melakukan impairment untuk menutup “bolong” pada laporan keuangan BUMN Karya, Danantara juga merombak struktur utang.

“Setelah ini mereka masuk ke fase konsolidasi,” ujar Dony saat dijumpai wartawan di Stasiun Manggarai, Senin (16/3). Setelah proses restrukturisasi dan memperbaiki fundamental perusahaan rampung, selanjutnya BUMN Karya masuk ke tahap konsolidasi. Dony mengatakan bahwa Danantara akan melihat kecocokan kompetensi masing-masing BUMN dengan tiga core bisnis sesuai bidang usahanya.

“Mudah-mudahan tahun ini kita punya BUMN-BUMN yang akan sehat dan terutama sekali governance-nya kita harapkan menjadi lebih baik,” kata Dony.

Target Pemerintah

Adapun pemerintah menargetkan proses merger BUMN Karya rampung pada semester II 2026. Langkah ini menjadi tahap akhir setelah rangkaian penyehatan keuangan dan restrukturisasi yang dilakukan dalam dua tahun terakhir. Dony mengatakan bahwa pemerintah lebih dulu membenahi laporan keuangan dan penurunan nilai aset sebelum masuk ke fase konsolidasi.

“Setelah sehat semua, kami lakukan konsolidasi. Tahun ini harus selesai,” ujar Dony ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Krisis Listrik Bayangi Ambisi Pusat Data Malaysia

2 November 2026

Apa itu kasbon? Kenali pengertian, cara kerja, risiko, dan contohnya

1 November 2026

Kredit BMRI dan masuknya Haji Isam ke BYAN, menelusuri jejak aset Low Tuck Kwong

31 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

6 Solusi Ampuh Samsung Gagal Terima SMS

2 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026

Apakah Indonesia baru berjaya harus di tangan pemuda? Menggugat generasi muda bangun NTT

2 November 2026

Prediksi skor Yokohama F Marinos vs Sanfrecce Hiroshima: statistik dan head-to-head di J League

2 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?