Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 27 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Mengenang Internet Explorer, Browser Legendaris yang Pernah Populer
Teknologi

Mengenang Internet Explorer, Browser Legendaris yang Pernah Populer

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Desember 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Sejarah Internet Explorer: Dari Penguasa Web Hingga Pensiun Dini

Internet Explorer (IE) pernah menjadi salah satu browser paling ikonik dalam sejarah teknologi. Dirilis pertama kali pada 1995 sebagai bagian dari Windows 95, IE hadir di saat akses internet sedang berkembang pesat dan jumlah pengguna komputer meningkat. Microsoft membeli lisensi teknologi dari browser Mosaic milik Spyglass, lalu mengembangkannya menjadi Internet Explorer yang menjadi pintu masuk utama bagi jutaan orang ke dunia maya.

Pada era akhir 1990-an, IE menjadi lawan utama Netscape Navigator. Strategi Microsoft yang mengintegrasikan IE langsung ke sistem operasi Windows membuat browser ini cepat menyebar dan menguasai pasar. Pada tahun 2001–2005, IE mencapai puncak kejayaannya dengan pangsa pasar hingga 90 persen. Angka ini hampir mustahil dikalahkan di zamannya.

IE 6 yang hadir bersama Windows XP dianggap sebagai tonggak kejayaan terbesar. Browser ini membawa fitur kontrol konten, resize gambar otomatis, integrasi dengan Windows Messenger, dan standar baru untuk menjelajah web. Di era itu, Internet Explorer bukan sekadar browser, tetapi simbol dominasi Microsoft dalam dunia komputasi.

Masalah Keamanan, Munculnya Firefox dan Chrome, serta Era Mobile

Namun, kejayaan IE tidak bertahan lama. Internet berkembang cepat, situs semakin kompleks, dan standar keamanan meningkat. IE 6 justru banyak dikritik karena sangat rentan terhadap malware dan exploit keamanan, sehingga banyak pengguna beralih ke opsi yang lebih aman.

Kemunculan Mozilla Firefox pada 2002 menjadi pukulan pertama. Firefox membawa DNA Netscape, tampil ringan, terbuka, dan lebih gesit. Pada 2005, Firefox sudah merebut 10 persen pasar. Namun yang benar-benar “menghancurkan” IE adalah Google Chrome. Diluncurkan pada 2008, Chrome menawarkan kecepatan, kesederhanaan, dukungan web modern, serta integrasi kuat dengan layanan Google.

Lalu datang era smartphone yang menjadi pukulan terakhir. Ketika Safari terpasang otomatis di iPhone dan Chrome berkuasa di Android, akses internet bergeser dari desktop ke mobile. Pada 2016, StatCounter mencatat untuk pertama kalinya penggunaan internet mobile menyalip desktop. Pada saat yang sama, Chrome menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar. Internet Explorer dan Edge jika digabung pun kalah dari Firefox. Posisi IE benar-benar runtuh.

Pensiun Dini Setelah 27 Tahun

Microsoft sebenarnya sudah memberi sinyal sejak lama bahwa IE akan pensiun. Pada 17 Agustus 2021, browser ini berhenti mendapat dukungan Microsoft 365. Puncaknya, pada 15 Juni 2022, Microsoft resmi menghentikan dukungan penuh dan mengakhiri perjalanan IE di versi terakhirnya, Internet Explorer 11. Artinya, tidak ada pembaruan fitur maupun keamanan lagi. Jika masih ingin bertahan di ekosistem Microsoft, pengguna diarahkan ke Microsoft Edge yang hadir sejak 2015.

Meski begitu, Microsoft tetap menyediakan “IE mode” di Edge untuk kebutuhan kompatibilitas aplikasi lama dan akses sistem enterprise. Namun secara komersial, IE telah benar-benar ditutup sebagai browser publik.

Dibanding Browser Seangkatannya, Siapa yang Masih Bertahan?

Kepergian Internet Explorer terasa ironis ketika melihat browser sezamannya yang masih hidup:

  • Opera: Rilis sejak 1995. Opera seumuran dengan IE dan masih aktif hingga saat ini. Walau tidak populer seperti dulu dan kalah jauh dari Chrome, Opera tetap punya basis loyal dan inovasi UI yang khas.
  • Mozilla Firefox: Mulai berkembang dari kode Netscape dan masih menjadi alternatif utama selain Chrome dan Safari. Fokus pada privasi membuatnya tetap relevan.
  • Safari: Tidak hanya bertahan, tetapi menjadi browser default di iPhone dan Mac, menjadikan Safari salah satu browser terbesar kedua di dunia setelah Chrome.

Warisan Internet Explorer

Meski masa pensiunnya tiba lebih cepat dibanding para pesaing seangkatannya, Internet Explorer tetap meninggalkan warisan besar. Ia membentuk pengalaman menjelajah web generasi pertama pengguna internet, menjadi bagian integral selama lebih dari dua dekade. IE juga ikut membentuk standar antarmuka web, menjadi inspirasi bagi browser modern, dan membuka jalan bagi Microsoft Edge yang kini bersaing dengan Safari, Firefox, dan Chrome.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?