Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 20 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Libur Akhir Pekan, Parangtritis Dipadati Ribuan Pengunjung dan Pelari
Pariwisata

Libur Akhir Pekan, Parangtritis Dipadati Ribuan Pengunjung dan Pelari

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peningkatan Kunjungan Wisata di Pantai Parangtritis

Kunjungan wisata di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami peningkatan yang signifikan selama tiga hari terakhir. Peningkatan ini tidak lepas dari acara besar yang digelar, yaitu Coast to Coast Night Trail Ultra 2026 yang berlangsung di Laguna View Depok pada Sabtu dan Minggu (14-15/2/2026). Acara tersebut menarik perhatian banyak peserta dan penggemar olahraga lari, sehingga berdampak positif terhadap kunjungan ke kawasan pantai.

Koordinator TPR Pantai Parangtritis, Rohmad Ridwan, menyampaikan bahwa selama tiga hari terakhir, sudah ada belasan ribu wisatawan dari berbagai daerah yang memasuki kawasan selatan TPR Pantai Parangtritis. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan biasanya. Sejak Jumat (13/2/2026), jumlah kunjungan mencapai 2.608 wisatawan. Pada Sabtu (14/2/2026), jumlahnya meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 7.496 wisatawan. Sementara itu, pada Minggu (15/2/2026) sejak pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB, tercatat 3.916 wisatawan. Kondisi ini diperkirakan masih akan terus meningkat.

Rohmad Ridwan juga membandingkan kondisi kunjungan wisatawan dengan data sepekan sebelumnya. Pada Jumat (6/2/2026), hanya terdapat 2.139 wisatawan. Lalu, pada Sabtu (7/2/2026), jumlahnya meningkat menjadi 5.151 wisatawan, dan pada Minggu (8/2/2026), tercatat 8.185 wisatawan. Dengan adanya event Coast to Coast Night Trail Ultra 2026, jumlah peserta mencapai 5.888 orang, sehingga banyak dari mereka yang turut serta menikmati liburan di kawasan Pantai Parangtritis.

Selain peserta acara, banyak wisatawan dari luar kota yang benar-benar ingin menikmati momen libur di kawasan selatan Bumi Projotamansari. Kendaraan bus pelat luar kota cukup banyak melintas dan masuk ke kawasan Pantai Parangtritis. Terpantau pada Minggu pagi, beberapa unit bus membawa rombongan pelajar asal Tegal, Jawa Tengah, untuk menikmati liburan akhir pekan. Selain itu, pasangan suami istri asal Surabaya, Jawa Timur, juga sedang berlibur di DIY dan menikmati momen libur di Pantai Parangtritis.

Harapan dari pihak TPR adalah momen ini dapat meraup pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi objek wisata. Biasanya, tren peningkatan wisatawan saat momen padusan menjelang Ramadan. Namun, karena bertepatan dengan long weekend, tren kunjungan wisatawan menjadi lebih positif.

Pembayaran Cashless di TPR Pantai Parangtritis

Di sisi lain, Rohmad Ridwan menyebutkan bahwa semakin banyak wisatawan yang melakukan pembayaran tarif retribusi menggunakan QR code atau cashless. Meskipun demikian, jumlahnya masih belum sebanyak wisatawan yang membayar dengan uang tunai. Salah satu kendala dalam pembayaran QRIS adalah sinyal yang kadang tidak stabil, sehingga menyebabkan sedikit gangguan. Kadang, transaksi sudah masuk, tetapi struk pembayaran tidak keluar. Oleh karena itu, pihak TPR akan menyesuaikan diri setelah mendapatkan laporan dari pihak bank.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa sampai saat ini masih banyak wisatawan yang tidak membayar tarif retribusi Pantai Parangtritis. Hal ini disebabkan oleh sebagian masyarakat yang hanya melintasi kawasan tersebut karena akan berkunjung ke wisata Kabupaten Gunungkidul. Sayangnya, persentase tersebut tidak bisa disebutkan secara pasti. Yang jelas, ada arahan dari Pak Bupati Bantul bahwa wisatawan yang betul-betul ke Kabupaten Gunungkidul tidak harus membayar tarif retribusi di Pantai Parangtritis.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 8-19 Juli: Rute Sorong-Manokwari-Jayapura-Biak-Makassar-Surabaya-Jakarta

11 Juli 2026

Jadwal Kapal Pelni 2026 Nunukan-Parepare: Tiket Masih Ada Diskon

11 Juli 2026

10 Hal Kecil yang Disukai Pramugari dari Penumpang saat Naik Pesawat

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?