Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 31 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Kurir JNT Pamekasan Menderita Penganiayaan, Pelaku Terancam Pasal Penganiayaan
Daerah

Kurir JNT Pamekasan Menderita Penganiayaan, Pelaku Terancam Pasal Penganiayaan

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover2 Juli 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Indonesiaduscover.com, Pamekasan Seorang kurir ekspedisi JNT Pamekasan mengalami penganiayaan  saat mengantarkan paket COD berisi ponsel ke alamat pemesan di Jalan Gedung Pramuka, Pamekasan Madura Jawa Timur.

Kejadian itu tragis menimpa Irwan Yulitanto yang juga mahasiswa terjadi pada hari Senin (30/6/2025) sekira pukul 11.00 wib di Jalan Gedung Pramuka, Jalan Teja, Dusun Sekar Putih, Desa Laden, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan.

Nasib apes yang dialami Irwan kurir JNT Pamekasan ini saat mengantarkan paket ke pemesan bernama Arif alias Ayik.

Pemesan marah terhadap kurir di duga paket yang pesanan  tidak sesuai dengan pesanan nya sehingga dia marah lalu mencekik nya.

Kejadian tersebut beredar di akun Tiktok viral di WhatsApp .Video tiktok menampilkan Ayik mencekik leher Irwan hingga berdarah lantaran dirinya kesal dan marah pesanan nya tidak sesuai. Tak hanya kecewa , Ayik melakukan kekerasan fisik saat Irwan menjelaskan prosedur pengembalian  barang yang benar.

Kronologi kejadian itu, saat Irwan mengantar paket pesanan tersebut tidak diterima langsung oleh Ayik melainkan istrinya dengan total pembayaran sebesar Rp 1.589.235.  Setelah transaksi selesai, Irwan hendak melanjutkan pengiriman lainnya, istri Ayik mengeluh lantaran barang yang diterima nya tidak sesuai pesanan dan meminta uang kembali.

 Permintaan istri Ayik, kemudian dijelaskan Irwan bahwa prosedur resmi pengembalian barang COD melalui toko atau aplikasi tempat pembelian dan bukan langsung ke kurir.

 Penjelasan Irwan justru memanas dan akhirnya Ayik pemilik paket datang ke lokasi dalam kondisi telanjang dada dengan perawakan kelar seperti algojo yang terlihat di vidio tiktok.

 Mendengar keluhan istrinya, tak bertanya lebih dulu Ayik langsung meluap kan emosinya dan memaksa ke kurir untuk dikembalikan uang pemesanannya. Kendati prosedur tidak mengijinkan Ayik nekat melakukan kekerasan fisik dengan mencekik leher Irwan hingga korban sulit bernapas.

Kekerasan yang dilakukan Ayik terhadap Irwan hingga mengalami luka di mulut dan mengeluh rasa nyeri di leher akibat kekerasan itu.

“Irwan mengaku mengalami sesak nafas dan nyeri di lehernya ,ketika saya menarik napas panjang bagian lehernya terasa sakit sekali,” Ujarnya Irwan.

Kurir JNT Pamekasan korban kekerasan fisik oleh Ayik pemesan paket pada Senin (30/6/2025)

Peristiwa yang menimpanya ini ia  terasa terancam , akhirnya Irwan melaporkan tindakan penganiayaan ini ke Polres Pamekasan, berharap pelaku dapat diproses secara hukum, ungkapnya.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/251/VI/2025/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, Irwan resmi melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Arif alias Ayik, warga Kecamatan Pamekasan. Dalam laporannya, tertulis dugaan pelanggaran Pasal 351 subsider Pasal 352 KUHP tentang Penganiayaan. Korban berharap pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku.(*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

Berita Terkait

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?