Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama
  • Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara
  • 5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs
  • 7 cara agar tetap membumi di tengah-tengah dunia yang makin kacau menurut psikologi
  • Kronologi KM Virgo Transport 8 hilang kontak, posisi terakhir 80 mil laut dari Basirih
  • Cek jadwal bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Kamis (10/9), sebegini
  • Prediksi skor Slavia Prague vs Lens: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hiburan»Kronologi Seniman Ketoprak Tiba-Tiba Ambruk Saat Pentas di Bantul, Diduga Alami Henti Jantung
Hiburan

Kronologi Seniman Ketoprak Tiba-Tiba Ambruk Saat Pentas di Bantul, Diduga Alami Henti Jantung

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com Seorang seniman ketoprak Sarjiyono alias Mbethut meninggal mendadak saat pentas di Bantul, Yogyakarta. Mbethut tiba-tiba ambruk hingga tak sadarkan diri di tengah-tengah pertunjukan.

Video detik-detik meninggalnya seniman ketroprak itu sempat viral di media sosial. Banyak yang ikut berduka hingga bertanya-tanya terkait penyebab meninggalnya sang seniman tersebut.

Lantas bagaimana kronologi seniman ketroprak meninggal mendadak saat pentas di Bantul tersebut? Simak penjelasannya.

Kronologi Seniman Ketoprak Meninggal Mendadak Saat Pentas di Bantul

Diketahui, seniman ketoprak bernama Sarjiyono alias Mbethut meninggal dunia saat pentas di RT 3, Padukuhan Petung, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/8/2026) malam.

Melansir dari Youtube TribunJogja OFC, detik-detik meninggalnya seniman ketoprak itu terjadi saat Mbethut tengah mengikuti pentas ketoprak Karya Budaya dengan lakon “Ontran-Ontran Kademangan Dadapan”. Dalam pertunjukan itu, korban berperan sebagai panjak.



Awalnya, pentas berjalan lancar tanpa kendala apapun. Namun, situasi kemudian berubah ketika pertunjukan memasuki adegan gandrung. Korban sempat memeluk lawan main sebagai bagian dari adegan. Namun, tak lama kemudian Mbethut tiba-tiba ambruk di atas panggung.

Saat itu, lawan main tidak menyadari kondisi darurat tersebut. Ia mengira korban sedang akting. Setelah tahu ada hal tak beres, lawan main kemudian berusaha membangunkan korban. Saat itu diketahui korban sudah tidak memberikan respons dan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit.

Kabar itu dibenarkan oleh Ketua Paguyuban Karya Budaya, Tulus Wahono Petung. Tulus tidak menyangka sahabatnya tutup usia saat pementasan tersebut.

Tulus menyebut Mbethut dalam kondisi sehat sebelum meninggal. Almarhum bahkan sempat menjadi penanggung jawab acara. Kendati begitu, almarhum memang memiliki riwayat jantung. Mbethut sempat diopname di rumah sakit sekitar dua bulan lalu.

“Almarhum ini punya riwayat penyakit jantung. Tetapi, saat pementasan kemarin juga tidak disangka karena kondisinya terlihat sehat. Sempat bercanda juga pas lagi ganti baju. Memang, dengar-dengar dua bulan yang lalu pernah opname di rumah sakit,” ucapnya dilansir Tribunjogja.com, Sabtu (22/8/2026).

Meski begitu, ada rekannya yang sempat menaruh firasat karena gaya bicara Mbethut tak seperti biasanya. Mbethut juga sempat berbicara tidak jelas.

“Almarhum tidak ada titip pesan. Saya cuma tahu Pak Mbethut itu minta ke Pak dalang untuk dua kali tampil pas pentas digelar. Seharusnya kan dia hanya tampil pas adegan satu kali gandrung,” jelas Tulus.

Namun begitu, saat pentas dimulai dan satu kali tampil ternyata Mbethut mendadak terjatuh. Mbethut lantas dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping karena saat itu masih bernapas.

“Waktu itu kan pentas untuk gelaran 17 Agustusan. Acara itu saya lupa mulai jam 20.00 WIB atau 21.30 WIB. Tapi yang jelas pentas ketoprak malam dan sampai jam 02.30 WIB. Jadi, waktu itu pentas sempat dilanjutkan sampai selesai,” ujar dia.

Setelah dilarikan ke RS, Mbethut dinyatakan meninggal dunia saat di rumah sakit pada Rabu (19/8/2026) pukul 00.34 WIB. Mbethut tutup usia 62 tahun dan jenazah dikebumikan di Makam Donoloyo, Padukuhan Ngrame, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan pada siang hari atau pukul 14.00 WIB.

“Memang almarhum itu tinggalnya di Ngrame. Tapi, saya baru saya kali ke sana pas ngelayat Pak Mbethut. Pak Mbethut itu pemain ketoprak sudah lama. Beliau orang baik,” jelas Tulus.

Tulus menyebut Mbethut adalah sosok yang rekan kerja yang baik dan cinta dengan kesenian. Oleh karena itu, Tulus merasa sangat kehilangan sosok Mbethut.

“Apalagi dia tu sering wira wiri sama saya. Sering ngobrol dan guyon-guyon sama saya juga. Jadi, sampai sekarang ini saya masih ingat waktu dia pingsan di hari kejadian dan bercanda bersama saya,” tandas dia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

31 Agustus 2026

Profil Karakter Legendaris: Frank-N-Furter, Pennywise, dan Home Alone 2

31 Agustus 2026

Terjemahan lirik lagu September – Daughtry: Kami tahu kami harus pergi dari kota ini, tapi tidak tahu kapan

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama

15 September 2026

Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara

15 September 2026

5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel

15 September 2026

Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?