Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Maret 2026
Trending
  • 5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran
  • 6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja
  • OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia
  • Waktu Berlalu Perlahan
  • Sejarah Barcode: Inovasi Penting yang Mengubah Banyak Sektor
  • Pemerintah Kurangi Produksi Batubara, Ini Dampaknya pada Perusahaan Sektor Batubara
  • Pengemudi Ojol Marah Dituduh Bantu Jambret, Panik Kejar Pencuri Ponsel
  • DPRD Medan Soroti Program Mudik Gratis Pemko, Minta Dishub Akuntabel
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Kinerja Setahun Melkianus Mote dan Ayub Pigome Membawa Perubahan untuk Deiyai
Politik

Kinerja Setahun Melkianus Mote dan Ayub Pigome Membawa Perubahan untuk Deiyai

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Nyata yang Dibawa oleh Melkianus Mote dan Ayub Pigome di Kabupaten Deiyai

Pada hari Jumat, 20 Februari 2026, tepat satu tahun sejak dilantik, Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayub Pigome memimpin masyarakat kabupaten Deiyai. Pelantikan ini dilakukan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, yang menandai awal masa jabatan mereka dari tahun 2025 hingga 2030. Setelah dilantik, Mote dan Pigome tiba di Waghete pada 3 Maret 2025 dan langsung menyampaikan pidato perdana sebagai awal kepemimpinan mereka di hadapan ribuan masyarakat di Aula DPRK Deiyai.

Dalam kepemimpinan mereka, Mote dan Pigome mengambil kebijakan-kebijakan strategis untuk membangun Deiyai dengan motto Enaimoo Ekowai (Membangun Deiyai secara bersama/gotong royong). Selama setahun terakhir, mereka telah membawa perubahan nyata untuk masyarakat Deiyai, termasuk penertiban dan peningkatan disiplin melalui absensi harian bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), serta penerapan tiga program prioritas: Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Kerakyatan.

Penertiban Disiplin ASN

Mulai dari awal kepemimpinan, Mote dan Pigome langsung menertibkan seluruh ASN Deiyai. Mereka mewajibkan para pegawai untuk masuk kantor pada jam 8 pagi dan pulang pada jam 15.00 siang, dengan wajib absen dua kali dalam sehari. Selain itu, apel gabungan diadakan setiap Senin pagi dan Jumat siang, serta apel Korpri setiap tanggal 17 bulan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, dan menciptakan lingkungan kerja yang produktif.

Seluruh kantor sudah aktif setiap hari, dan perkantoran pun mulai bersih. Setiap hari Senin, ASN diwajibkan hadir dua kali, yaitu saat apel gabungan dan absensi harian di masing-masing OPD. Mote juga membangun 11 kantor baru untuk seluruh OPD yang sebelumnya beberapa dinas berada di satu gedung. Kantor-kantor tersebut akan selesai dibangun pada bulan Maret dan April mendatang.

Terapkan e-kinerja pada Pemerintahan

Salah satu langkah inovatif yang diterapkan adalah penerapan e-kinerja menggunakan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) di Deiyai. Awal tahun 2026, semua ASN yang telah diberikan Nota Tugas harus mengisi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Jika ASN tidak memenuhi syarat, pelantikannya akan ditunda hingga memenuhi ketentuan. Untuk jabatan eselon II, pejabat akan diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui sistem e-kinerja untuk dilakukan penilaian.

Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan

Mote dan Pigome menetapkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. PAUD dan Posyandu harus berjalan seiring, karena anak harus sehat dan pintar. Untuk membangun pendidikan Deiyai yang lebih maju, Mote meminta Dinas Pendidikan untuk fokus pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), baik dari sisi tenaga pendidik maupun infrastrukturnya. Ia juga menegaskan bahwa sekolah yang tidak menjalankan KBM akan ditutup.

Untuk kesehatan, Dinas Kesehatan Deiyai dipimpin oleh Fransinas Rumbiak, yang berkomitmen memperkuat pelayanan kesehatan. Lima poin pembenahan telah diumumkan, termasuk penertiban disiplin tenaga kesehatan, aktivasi gedung pelayanan, dan penguatan manajemen rumah sakit.

Bangkitkan Ekonomi Berbasis Daba, Miyaa, dan Dobiyo

Melkianus Mote dan Ayub Pigome juga berkomitmen untuk bangkitkan ekonomi berbasis kerakyatan, terutama bagi masyarakat miskin, janda/duda, dan yatim piatu. Bantuan seperti rumah, bahan bangunan, perahu, bibit babi, dan pemberdayaan petani kopi telah diberikan. Mereka juga mendorong pendataan masyarakat rentan agar bantuan dapat tepat sasaran.

Pemberdayaan Pemuda dan OKP

SDM di Deiyai diberdayakan melalui organisasi seperti KNPI, KONI, Kadin, HIPMI, APINDO, dan NGO lainnya. Bupati Mote melibatkan organisasi-organisasi ini dalam berbagai kegiatan pemerintahan, seperti bantuan meja belajar untuk dua sekolah dan bantuan payung kepada mama-mama pasar.

Membenahi Infrastruktur Dasar

Infrastruktur dasar menjadi prioritas utama. Jalan-jalan di Waghete diaspal, area perkantoran mulai indah, dan jalanan utama dibangun. Mote juga berkomitmen untuk memastikan setiap rumah masuk listrik dan mendorong penggunaan listrik tenaga surya.

Pasukan Hijau

Salah satu gebrakan baru adalah pembentukan ‘Pasukan Hijau’ untuk menjadikan Deiyai indah dan asri. Kota Waghete mulai bersih dari sampah.

Tantangan yang Dihadapi

Meski telah banyak pencapaian, Mote dan Pigome tetap menghadapi tantangan seperti penyakit sosial, pencurian, dan pemalangan jalan. Namun, mereka tetap berkomitmen membangun Deiyai dengan semangat gotong royong.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Waktu Berlalu Perlahan

20 Maret 2026

DPRD Medan Soroti Program Mudik Gratis Pemko, Minta Dishub Akuntabel

20 Maret 2026

Skenario pasokan pangan nasional di tengah ketegangan AS vs Iran

20 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Benda Jadul 1970-an yang Kini Berharga Jutaan hingga Miliaran

21 Maret 2026

6 Kebiasaan yang Merusak Anggaran Belanja

21 Maret 2026

OJK Atur Perwakilan Lembaga Pembiayaan Asing di Indonesia

20 Maret 2026

Waktu Berlalu Perlahan

20 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?