Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 19 Februari 2026
Trending
  • Harga Terbaru Toyota Veloz Hybrid EV 2026: Konsumsi BBM Mencapai Angka Ini
  • Orang Sering Pakai Emoji Punya 6 Kepribadian Ini, Menurut Psikologi
  • Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 12, Bab 2 Halaman 84-86 Kurikulum Merdeka
  • Suami Grobogan Marah Hancurkan Rumah, Istri Justru Senang Main HP
  • Ketua IDAI yang Dipecat Budi Gunadi Sadikin
  • Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Ungguli Atletico Madrid 3-0
  • Tanjung Jumlai – Surga Tersembunyi dengan Pemandangan Selat Makassar di Penajam Paser Utara
  • 16 Kopitiam Terbaik di Bandung untuk Sarapan: Kuliner Pagi yang Wajib Dicoba
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Ketua IDAI yang Dipecat Budi Gunadi Sadikin
Politik

Ketua IDAI yang Dipecat Budi Gunadi Sadikin

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Latar Belakang dan Perjalanan Karier dr. Piprim Basarah Yanuarso

dr. Piprim Basarah Yanuarso, yang lebih dikenal dengan nama lengkapnya, adalah seorang dokter spesialis anak konsultan kardiologi anak di Indonesia. Ia memiliki gelar Sp.A (Spesialis Anak) dan Subsp.Kardio(K), serta saat ini tinggal di Jakarta Timur, DKI Jakarta. Lahir pada 15 Januari 1967, Piprim telah meniti karier sebagai dokter anak selama beberapa dekade, dengan fokus pada penanganan penyakit jantung pada bayi hingga remaja.

Selama 20 tahun, ia berpraktik di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), salah satu rumah sakit rujukan nasional. Dalam perjalanannya, Piprim juga menempuh pendidikan subspesialis kardiologi anak selama satu tahun di Institusi Jantung Negara, Malaysia, dan lulus pada 2007 dengan gelar SpA(K). Keahliannya berfokus pada diagnosis serta penanganan gangguan jantung pada anak.

Selain aktif sebagai praktisi medis, Piprim juga dikenal dalam dunia akademik. Ia merupakan dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), serta meraih gelar doktor (Dr.) dalam bidang Ilmu Kedokteran dari Universitas Indonesia pada Mei 2025. Dengan latar belakang sebagai dokter, akademisi, dan organisasi profesi, Piprim selama ini aktif dalam berbagai upaya pengembangan ilmu kesehatan anak di Indonesia.

Polemik dengan Menteri Kesehatan

Piprim menjadi sorotan setelah mengaku dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sebelumnya, ia sempat menolak mutasi dari RSCM ke RSUP Fatmawati. Menurutnya, mutasi tersebut dilakukan secara mendadak dan tidak melalui prosedur yang semestinya, sehingga dinilai melanggar asas meritokrasi bagi aparatur sipil negara (ASN).

Akibat mutasi tersebut, akun pelayanannya untuk pasien BPJS di RSCM otomatis dibekukan. Hal ini membuat pasien BPJS tidak lagi bisa mendapatkan layanan darinya di rumah sakit tersebut. Piprim menyatakan bahwa selama 28 tahun mengabdi di RSCM, mayoritas pasien yang ditanganinya merupakan peserta BPJS.

“Mulai hari ini saya tidak lagi bisa melayani putra-putri Bapak Ibu sekalian di RSCM dengan BPJS. Kalau tetap ingin saya yang menangani, harus melalui jalur swasta di RSCM Kencana dengan biaya sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa layanan di RSCM Kencana sebagai unit swasta mengharuskan pasien membayar biaya mandiri yang diperkirakan mencapai Rp 4 juta untuk pemeriksaan awal.

Penjelasan dari Pihak RSCM

Menanggapi hal tersebut, manajemen RSCM menyatakan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam pengelolaan ASN di lingkungan Kementerian Kesehatan. Kebijakan tersebut disebut telah melalui kajian dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi, mengembangkan potensi pegawai, serta meningkatkan kinerja tenaga medis.

“Mutasi dr. Piprim merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk memperkuat layanan jantung anak di RS Fatmawati. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya terpusat di RSCM, tetapi memiliki alternatif layanan serupa di rumah sakit pemerintah lainnya,” tulis pihak RSCM.

Pelayanan Beralih ke RS Fatmawati

RSCM juga menegaskan bahwa dengan adanya perpindahan administrasi kepegawaian, seluruh layanan medis dr. Piprim kini menjadi kewenangan RSUP Fatmawati. Artinya, pasien BPJS yang ingin tetap mendapatkan penanganan dari dr. Piprim dapat mengakses layanan tersebut di RSUP Fatmawati sesuai prosedur yang berlaku.

Terkini: Piprim Mengaku Dipecat Menkes

Perkembangan terbaru, dr. Piprim menyatakan dirinya telah dipecat oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Pernyataan tersebut disampaikan melalui rekaman audio yang beredar. Ia menyebut pemecatan tersebut terjadi setelah dirinya menolak mutasi yang dinilai tidak sesuai dengan asas meritokrasi. Selain itu, ia juga menyinggung sikapnya yang mempertahankan independensi kolegium ilmu kesehatan anak.

Dalam pernyataannya, Piprim juga menyampaikan permohonan maaf kepada pasien, mahasiswa, serta tenaga medis yang selama ini berada di bawah bimbingannya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ketua IDAI yang Dipecat oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin

19 Februari 2026

5 isu sosial penting dalam drakor The Art of Sarah

18 Februari 2026

Pemantauan Hilal 2026, Pemerintah Gelar Sidang Isbat Besok di 96 Titik

18 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga Terbaru Toyota Veloz Hybrid EV 2026: Konsumsi BBM Mencapai Angka Ini

19 Februari 2026

Orang Sering Pakai Emoji Punya 6 Kepribadian Ini, Menurut Psikologi

19 Februari 2026

Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 12, Bab 2 Halaman 84-86 Kurikulum Merdeka

19 Februari 2026

Suami Grobogan Marah Hancurkan Rumah, Istri Justru Senang Main HP

19 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?