Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 20 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Juventus imbang 1-1 lawan Lecce, lini depan kalah dan jarak dengan Milan bertambah
Olahraga

Juventus imbang 1-1 lawan Lecce, lini depan kalah dan jarak dengan Milan bertambah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Juventus Kembali Gagal Menang di Kandang

Pada pertandingan lanjutan Serie A pekan ke-18, Juventus harus puas berbagi poin saat menjamu Lecce. Laga yang digelar di Allianz Stadium, Turin, pada Sabtu, 3 Januari 2026, berakhir dengan skor imbang 1-1. Hasil ini mengecewakan bagi tim asuhan Luciano Spalletti yang tampil dominan sejak awal.

Dominasi Penguasaan Bola Tidak Berujung Kemenangan

Juventus memulai laga dengan permainan agresif dan menguasai mayoritas penguasaan bola. Dalam pertandingan tersebut, mereka mencatatkan sekitar 57 persen penguasaan bola dan menghasilkan lebih banyak peluang dibanding Lecce. Namun, dominasi tersebut tidak mampu diubah menjadi kemenangan.

Gol pertama justru dicetak oleh tim tamu, Lecce, pada menit 45+1 melalui Lameck Banda. Banda memanfaatkan kesalahan umpan Andrea Cambiaso dan melepaskan tembakan keras ke sudut gawang yang gagal dibendung kiper Juventus. Gol ini membuat Juventus tertinggal hingga turun minum.

Respons Cepat Juventus di Babak Kedua

Di awal babak kedua, Juventus langsung merespons dengan cepat. Pada menit ke-49, Weston McKennie mencetak gol penyama kedudukan dari jarak dekat. Gol McKennie bermula dari situasi kemelut di kotak penalti Lecce setelah tembakan Kenan Yıldız sempat terdefleksi. Bola jatuh di kaki McKennie yang berdiri bebas.

Setelah skor kembali imbang, Juventus semakin meningkatkan intensitas serangan. Kenan Yıldız menjadi motor utama permainan dengan pergerakan dan kreativitasnya. Meski terus menekan, lini depan Juventus kembali menunjukkan masalah klasik, yaitu penyelesaian akhir yang kurang optimal.

Kesempatan Emas Terbuang

Kesempatan emas datang pada menit ke-65 ketika Juventus mendapat hadiah penalti setelah tinjauan VAR. Jonathan David maju sebagai eksekutor. Namun, eksekusi penalti bergaya panenka David berhasil digagalkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone. Momen tersebut menjadi titik balik penting dalam laga.

Falcone tampil gemilang sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan krusial dan dinobatkan sebagai pemain terbaik laga.

Dampak di Klasemen Serie A

Hasil imbang ini membuat langkah Juventus di papan klasemen tertahan. Bianconeri tetap berada di posisi kelima dengan koleksi 33 poin dari 18 pertandingan. Jarak Juventus dengan AC Milan di puncak klasemen semakin melebar. Milan kini mengoleksi 38 poin dari 17 laga, unggul lima angka dengan satu pertandingan lebih sedikit.

Sementara itu, Lecce membawa pulang satu poin berharga dari Turin. Tambahan poin tersebut menjaga posisi Lecce di peringkat ke-16 dengan 17 poin.

Masalah Efektivitas Lini Depan

Bagi Juventus, hasil ini kembali menegaskan persoalan efektivitas lini depan. Dominasi permainan tidak cukup berarti tanpa ketajaman di depan gawang, terutama dalam persaingan ketat menuju papan atas Serie A.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?