Peresmian Jembatan Bailey di Bener Meriah
Jembatan Bailey yang baru saja diresmikan menjadi salah satu bukti nyata dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana alam. Prosesi peresmian dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada hari Kamis (8/1/2026) di Desa Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.
Pembangunan jembatan ini dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dari Yonzipur 5/BW. Jembatan ini dibangun sebagai solusi cepat untuk memperbaiki akses jalan lintas nasional Takengon–Bireuen yang sempat terputus total akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor. Dengan adanya jembatan ini, transportasi kembali berjalan normal.
Ritual Adat dan Simbol Kebangkitan
Prosesi peresmian jembatan berlangsung dalam suasana khidmat, meskipun rintik hujan mengguyur wilayah tersebut. Jenderal Maruli didampingi oleh Pangdam Iskandar Muda, Danrem Lilawangsa, serta Pj Bupati Bener Meriah melaksanakan ritual Peusijuek bersama tokoh adat setempat. Ritual ini bertujuan sebagai bentuk syukur dan doa agar jembatan bisa digunakan dengan aman dan lancar.
“Jembatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI AD ditengah kesulitan rakyat. Kami hadir bukan hanya untuk membangun fisik, tetapi memastikan aktivitas sosial dan ekonomi warga kembali berdenyut normal,” ujar Jenderal Maruli.
Menyambung Harapan yang Terputus
Jenderal Maruli menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan respons cepat TNI AD dalam memulihkan infrastruktur serta mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI AD tidak hanya sebagai upaya membangun fisik, tetapi juga memberikan dukungan penuh bagi kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Bener Meriah, Ir Tagore Abubakar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi TNI. Ia menyebut kerja keras Satgas Gulbencal sebagai aksi pahlawan yang mengembalikan harapan masyarakat.
“Pemerintah daerah dan masyarakat sangat berterima kasih. Sinergi antara TNI AD dan pemerintah daerah adalah kunci. Tanpa jembatan ini, distribusi logistik dan mobilisasi warga akan terus terhambat,” ungkapnya.
Sinergi Tanpa Batas
Dengan resminya Jembatan Bailey ini, akses transportasi kini kembali terbuka normal. Kehadiran Jenderal Maruli di Umah Besi menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan aksi konkret di medan bencana demi kesejahteraan masyarakat.



