Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Investasi Naik, Pertumbuhan Tenaga Kerja Melambat di 2025
    Ekonomi

    Investasi Naik, Pertumbuhan Tenaga Kerja Melambat di 2025

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover17 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tren Penyerapan Tenaga Kerja dan Investasi di Indonesia pada 2025

    Pada tahun 2025, sejumlah data menunjukkan bahwa realisasi investasi di Indonesia berhasil menyerap sebanyak 2,71 juta tenaga kerja. Angka ini meningkat sebesar 10,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan penyerapan tenaga kerja ini tercatat lebih lambat dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencatat pertumbuhan hingga 34,7%.

    Kemunduran laju penyerapan tenaga kerja tersebut mengindikasikan adanya perubahan dalam kualitas investasi yang masuk ke Indonesia. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya biaya investasi per tenaga kerja. Berdasarkan perhitungan, untuk menyerap satu orang tenaga kerja pada 2025 diperlukan sekitar Rp 712,48 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang hanya membutuhkan sekitar Rp 673,25 juta per tenaga kerja.

    Kenaikan biaya investasi per pekerja ini menunjukkan bahwa aktivitas investasi menjadi relatif lebih mahal. Hal ini sejalan dengan pelemahan nilai tukar rupiah selama periode tersebut. Meski demikian, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menilai fluktuasi nilai tukar masih berada dalam batas yang dapat diterima oleh investor, baik asing maupun domestik.

    “USD (dollar AS) itu kan bukan penaikan yang terus-menerus, ini naik turun, dan saya melihatnya ini masih dalam range yang sangat acceptable oleh investor luar juga. Jadi mereka sudah memperkirakan pergerakan mata uang kita pada saat berinvestasi ke Indonesia,” ujar Rosan saat ditemui di kantor BKPM, Kamis (15/1/2026).

    Rosan menambahkan bahwa penyerapan tenaga kerja tetap menjadi indikator utama dalam menilai kualitas investasi yang masuk ke Indonesia. Sepanjang 2025, realisasi investasi tercatat mencapai Rp 1.931,2 triliun atau 101,3% dari target Rp 1.905,6 triliun.

    “Saya sampaikan penyerapan pekerjaan ini adalah yang paling esensial, yang menjadi parameter kami atas investasi yang masuk kurang lebih 2.710.532 orang atau meningkat 10,4% dari tahun sebelumnya,” tambahnya.

    Secara keseluruhan, realisasi investasi pada 2025 tumbuh 12,7% YoY dibandingkan 2024 yang mencapai Rp 1.714,2 triliun. Capaian tersebut didukung oleh realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 1.030,3 triliun dan penanaman modal asing (PMA) senilai Rp 900,9 triliun.

    Realisasi investasi pada tahun 2025 tersebar di setiap kuartal. Pada kuartal I, realisasi mencapai Rp 465,2 triliun, kuartal II Rp 477,7 triliun, kuartal III Rp 491,4 triliun, dan kuartal IV sebesar Rp 496,6 triliun.

    Target Investasi Jangka Panjang

    Ke depan, pemerintah menargetkan peningkatan investasi secara bertahap. Rosan sebelumnya menyampaikan bahwa Indonesia membutuhkan realisasi investasi sebesar Rp 13.302 triliun sepanjang 2025–2029 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada akhir masa pemerintahan Presiden Prabowo.

    Adapun target realisasi investasi ditetapkan naik dari Rp 2.280 triliun pada 2026 menjadi Rp 3.414 triliun pada 2029. Dengan target ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas investasi dan memastikan bahwa penyerapan tenaga kerja tetap menjadi prioritas utama.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?