Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Monday, 26 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Innalillahi, Pasangan di Medan Ditemukan Tewas dalam Mobil Saat Mengungsi Akibat Mati Lampu
Nasional

Innalillahi, Pasangan di Medan Ditemukan Tewas dalam Mobil Saat Mengungsi Akibat Mati Lampu

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Pasangan suami istri yang ditemukan tewas dalam mobil mereka menimbulkan banyak pertanyaan. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban adalah Suharlin (49) dan Dame Lamria br Pakpahan (47). Mereka ditemukan dalam kondisi lemas di dalam mobil mereka. Awalnya, kecurigaan muncul dari keluarga karena keduanya tidak kunjung keluar dari kendaraan. Pasutri ini tinggal di Kecamatan Helvetia dan datang ke rumah keluarganya pada Kamis (4/5/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka mengungsi lantaran mati lampu.

Setelah sampai di lokasi, ternyata juga terjadi mati lampu. Akibatnya, keduanya memutuskan untuk tidur di dalam mobil. Pada hari berikutnya, keluarga mencoba membangunkan mereka, tetapi tidak ada respons.

Keluarga akhirnya membuka paksa mobil dengan memecahkan kaca samping bagian kiri belakang. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan kedua korban dalam kondisi lemas.

Menurut informasi dari Kepala Lingkungan 4, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Jun Hasibuan, sekitar jam 10.30 WIB salah satu korban, yaitu sang istri, sempat memberikan jawaban saat keluarga membangunkan mereka. Namun, setelah itu, keduanya tidak lagi merespons.

Pada pukul 12.30 WIB, keluarga kembali mengecek dan tidak mendengar tanggapan sama sekali. Lantaran takut, mereka akhirnya membobol mobil melalui kaca samping bagian kiri belakang. Setelah masuk, mereka menemukan kedua korban dalam kondisi lemas dengan suhu mobil yang sudah panas.

Kedua korban kemudian dibawa ke RS Madani, namun dinyatakan meninggal dunia. Jenazah mereka kemudian dipulangkan menggunakan dua mobil ambulance.

Dari pihak keluarga, tidak dilakukan otopsi atas insiden ini. Menurut keterangan tim inafis, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Mereka menduga bahwa penyebab kematian pasutri tersebut adalah keracunan gas dalam mobil.

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), menjelaskan beberapa faktor yang bisa menyebabkan keracunan di dalam mobil. Salah satunya adalah gas AC dengan kandungan Clore Flore Carbon (CFC) atau gas sisa pembakaran yang masuk ke dalam kabin.

Selain itu, risiko keracunan juga bisa berasal dari gas karbon monoksida (CO) yang masuk ke dalam kabin kendaraan. Sony menyarankan agar tidak tidur di dalam mobil dalam waktu lama. Jika terpaksa beristirahat di dalam kendaraan, sebaiknya membuka sedikit kaca jendela agar sirkulasi udara tetap terjaga.

“Gas CO masuk ke dalam kabin dan terhirup oleh manusia, ini kerap terjadi pada mobil yang sudah berumur atau adanya keropos, sehingga bodi tidak rapat dan gas buang bisa lebih mudah masuk ke kabin,” ujarnya.

“Jika panas, boleh menyalakan AC tapi buka kaca jendela sedikit supaya udara bersirkulasi, lebih bagus lagi jika ada yang jaga-jaga di luar untuk bergantian setiap 1 jam,” tambahnya.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam situasi seperti ini. Terlebih ketika mati lampu atau situasi darurat lainnya.

Tips Menghindari Keracunan Gas di Dalam Mobil

  • Pastikan ventilasi mobil selalu terbuka jika Anda berada di dalam kendaraan dalam waktu lama.
  • Hindari menyalakan AC terlalu lama tanpa sirkulasi udara yang cukup.
  • Jika harus tidur di dalam mobil, pastikan kaca jendela sedikit terbuka.
  • Jangan biarkan mobil dalam keadaan mesin menyala terlalu lama tanpa pengawasan.
  • Periksa kondisi mobil secara berkala, terutama sistem ventilasi dan kebocoran pada bodi kendaraan.

Kesimpulan

Insiden pasutri di Medan yang ditemukan tewas dalam mobil menjadi peringatan penting tentang bahaya keracunan gas di dalam kendaraan. Meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan, kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?