Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 1 Oktober 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Inflasi Riau Januari 2026 Tembilahan Puncak 4,43%
Ekonomi

Inflasi Riau Januari 2026 Tembilahan Puncak 4,43%

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Inflasi Tahunan di Riau Mencapai 4,43% pada Januari 2026



Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada Januari 2026 mencapai 4,43%. Angka ini tercatat dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang berada di level 111,70.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau, Fitri Hariyanti, menjelaskan bahwa inflasi yoy tertinggi terjadi di Tembilahan dengan angka sebesar 6,38%, sementara IHK di kota tersebut mencapai 112,18. Di sisi lain, inflasi terendah tercatat di Kabupaten Kampar sebesar 3,70% dengan IHK sebesar 112,54.

Inflasi tahunan di Riau secara umum dipicu oleh kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang kenaikan tertinggi dengan inflasi sebesar 17,97%. Selanjutnya, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami inflasi sebesar 12,14%, serta kelompok pendidikan sebesar 5,05%.

Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada beberapa kelompok lainnya, seperti:

  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,95%
  • Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 2,57%
  • Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,27%
  • Kelompok kesehatan sebesar 1,19%
  • Kelompok transportasi sebesar 0,67%

Di sisi lain, tiga kelompok pengeluaran mengalami deflasi secara tahunan, antara lain:

  • Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,11%
  • Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,41%
  • Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%

Deflasi Bulanan dan Kumulatif

Secara bulanan (month-to-month/mtm), Provinsi Riau mengalami deflasi sebesar 0,45% pada Januari 2026. Angka deflasi yang sama juga tercatat secara kumulatif sejak awal tahun (year-to-date/ytd) sebesar 0,45%.

Fitri menjelaskan, berdasarkan pemantauan BPS di empat kabupaten/kota, IHK Riau naik dari 106,96 pada Januari 2025 menjadi 111,70 pada Januari 2026. Sejumlah komoditas tercatat memberikan andil terbesar terhadap inflasi yoy.

Komoditas yang Mendorong Inflasi dan Deflasi

Komoditas yang dominan mendorong inflasi tahunan antara lain:

  • Tarif listrik
  • Emas perhiasan
  • Daging ayam ras
  • Biaya pendidikan akademi dan perguruan tinggi
  • Ikan serai
  • Ayam hidup
  • Beras
  • Sepeda motor
  • Ikan tongkol
  • Sigaret Kretek Mesin (SKM)
  • Sewa rumah
  • Nasi dengan lauk
  • Cabai rawit
  • Telur ayam ras
  • Jeruk
  • Bawang merah
  • Bayam
  • Bakso siap santap
  • Sigaret Kretek Tangan (SKT)
  • Ikan kembung
  • Ketupat lontong sayur
  • Sawi putih

Sementara itu, komoditas yang memberikan andil deflasi secara tahunan antara lain:

  • Cabai merah
  • Kentang
  • Jengkol
  • Bawang putih
  • Sabun detergen bubuk
  • Tarif parkir
  • Sabun cair atau cuci piring
  • Bensin
  • Ikan baung
  • Masker
  • Angkutan udara
  • Gula pasir
  • Makanan hewan peliharaan
  • Petai
  • Minyak goreng
  • Terong
  • Susu bubuk balita
  • Pengharum cucian
  • Buah naga

Komoditas yang Mempengaruhi Deflasi dan Inflasi Bulanan

Untuk deflasi mtm, komoditas yang dominan antara lain:

  • Cabai merah
  • Cabai rawit
  • Bawang merah
  • Buncis
  • Angkutan udara
  • Telur ayam ras
  • Bensin
  • Cabai hijau
  • Kelapa

Sedangkan komoditas yang mendorong inflasi bulanan meliputi:

  • Emas perhiasan
  • Ayam hidup
  • Sepeda motor
  • Tomat
  • Bayam
  • Sawi putih
  • Daging ayam ras
  • Kangkung
  • Ikan nila

Kontribusi Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi

Dari sisi kontribusi kelompok pengeluaran, inflasi yoy terbesar disumbang oleh:

  • Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,45%
  • Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,30%
  • Kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,99%
  • Kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,26%

Kelompok pendidikan memberikan andil inflasi sebesar 0,23%, kelompok pakaian dan alas kaki 0,14%, kelompok transportasi 0,09%, dan kelompok kesehatan 0,03%.

Sementara itu, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga memberikan andil deflasi sebesar 0,05%, diikuti kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,01%.

“Adapun kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan tercatat tidak memberikan andil inflasi maupun deflasi yang signifikan,” pungkas Fitri.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

31 Agustus 2026

Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

31 Agustus 2026

Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?