Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Tuesday, 27 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Indeks Wall Street Tertekan Akibat Penjualan Saham Teknologi
Nasional

Indeks Wall Street Tertekan Akibat Penjualan Saham Teknologi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 December 2025No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat ditutup turun pada perdagangan Senin (29/12) waktu setempat. Pelemahan ini terjadi karena aksi jual yang meluas di sektor teknologi, setelah indeks S&P 500 mencetak rekor tertinggi pada pekan lalu.

Indeks S&P 500 mengalami penurunan sebesar 0,35% hingga berada di level 6.905, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,50% ke posisi 23.474. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average mengalami koreksi sebesar 249 poin atau 0,51%, dan ditutup di angka 48.461.

Saham-saham yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga ikut terpuruk. Saham Nvidia turun lebih dari 1%, memangkas sebagian kenaikan yang sebelumnya mencapai lebih dari 5% pada pekan sebelumnya. Palantir Technologies, Meta Platforms, serta Oracle juga mencatatkan penurunan dalam performa saham mereka.

Chris Larkin, kepala perdagangan dan investasi E-Trade dari Morgan Stanley, menyampaikan bahwa kurangnya agenda data ekonomi membuat pergerakan pasar pekan ini lebih dipengaruhi oleh momentum internal. Ia menilai, jika pasar saham ingin menutup tahun dengan kenaikan dua digit dan berakhir di zona positif, sektor teknologi akan menjadi penopang utama.

Di sisi lain, harga perak mengalami koreksi tajam lebih dari 6% setelah sempat menembus level US$ 80 per ons untuk pertama kalinya. Penurunan ini terjadi setelah perak mencatat lonjakan harga yang signifikan sepanjang tahun 2025, dengan kenaikan hampir 150%.

Pelemahan pasar juga terjadi setelah S&P 500 pada Jumat lalu sempat menyentuh level tertinggi intraday di 6.945,77 sebelum akhirnya menutup perdagangan nyaris stagnan.

Pada tahun ini, indeks acuan di Wall Street naik lebih dari 17%. Dow Jones telah naik sekitar 14%, menjadikannya sebagai tahun terkuat sejak 2021. Sementara Nasdaq Composite berkinerja lebih baik sepanjang tahun ini, dengan kenaikan lebih dari 21%.

Wall Street juga sedang berada di tengah periode reli Santa Claus, sebuah periode yang secara historis kuat untuk pasar saham. Sejak tahun 1950, S&P 500 rata-rata mengalami kenaikan lebih dari 1% antara lima hari perdagangan terakhir tahun ini dan dua hari pertama tahun baru, menurut Stock Trader’s Almanac.

Meski kalender ekonomi pekan ini sepi, investor tetap menanti rilis rapat Federal Reserve bulan Desember yang dijadwalkan terbit pada Selasa pukul 14.00 waktu setempat. Dokumen tersebut akan menjadi petunjuk tambahan terkait arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat menjelang 2026.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?