Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 28 Maret 2026
Trending
  • Hotel Murah di Semarang Rp 200 Ribu per Malam, Ideal untuk Mudik Lebaran 2026
  • Elegan! 5 Model Pintu Kupu Tarung Terkini
  • Bacaan Liturgi Senin 23 Maret 2026, Pekan V Prapaskah Tahun A
  • 6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta yang Penting Diketahui
  • Kekacauan Serangan Air Keras pada Andrie Yunus, Reza Indragiri Sebut Pelaku Sengaja Tinggalkan Jejak
  • Mojtaba Tak Terdeteksi CIA dan Mossad, Penyebab Trump Marah Besar dalam Perang Iran vs Amerika
  • Badung Çaka Fest 2026 Berhasil, Bupati Adi Arnawa Puji Kreativitas Ogoh-Ogoh
  • Hasil Transfer Liga Italia: Juventus dan PSG Incar Pertukaran Striker Musim Panas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Identitas Pembunuh Anak Politisi PKS Terungkap, Polisi Temukan Bukti Mengejutkan
Nasional

Identitas Pembunuh Anak Politisi PKS Terungkap, Polisi Temukan Bukti Mengejutkan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon Terungkap

Kasus pembunuhan bocah 9 tahun yang merupakan anak dari seorang politisi PKS di Cilegon, Banten, akhirnya terungkap. Korban, yang dikenal dengan nama panggilan Axle, tewas setelah mengalami 22 luka yang sangat mengerikan. Pelaku pembunuhan tersebut adalah seorang perampok berinisial HA, yang tidak dikenal oleh keluarga korban.

HA ditangkap pihak kepolisian pada Jumat (2/1/2026), atau sekitar dua minggu setelah kejadian. Awalnya, HA ditangkap karena sedang mencoba merampok rumah seorang politisi. Namun, saat diamankan, HA memberikan pengakuan mengejutkan bahwa dirinya juga bertanggung jawab atas pembunuhan Axle.

Penangkapan dan Pengakuan Pelaku

Setelah ditangkap, HA mengakui bahwa dirinya adalah pelaku pembunuhan terhadap bocah yang viral beberapa waktu lalu. Menurut Kapolsek Cilegon Kompol Firman Hamid, penyidik melakukan interogasi terhadap HA selama 45 menit sebelum mendapatkan pengakuan tersebut. Setelah itu, polisi langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan barang bukti.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain alat-alat yang digunakan HA untuk masuk ke rumah korban. Salah satunya adalah kunci pas yang dibentuk menjadi obeng untuk membuka jendela belakang rumah. Hal ini menunjukkan bahwa HA memiliki rencana jelas dalam melakukan aksinya.

Identitas Pelaku

Kompol Firman Hamid menjelaskan bahwa HA bukanlah orang asli Banten. Ia berasal dari Pulau Sumatera dan tinggal di komplek Rakata, Cilegon. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, HA nekat melakukan aksi perampokan dari rumah ke rumah. Dari hasil interogasi, HA mengaku bahwa ia tidak pernah bekerja di tempat orangtua korban. Tujuan utamanya adalah menyerang rumah-rumah mewah.

Tidak Ada Barang yang Hilang

Salah satu fakta mengejutkan dalam kasus ini adalah tidak adanya barang berharga yang hilang dari TKP. Menurut AKP Yoga Tama, Kasat Reskrim Polres Cilegon, darah korban tersebar di berbagai sudut rumah. Axle mengalami 19 luka tusukan dan tiga luka memar akibat kekerasan benda tajam dan tumpul.

AKP Sigit Dermawan, Kasi Humas Polres Cilegon, menyampaikan bahwa tidak ada barang berharga yang hilang dari lokasi kejadian. Bahkan, ponsel milik Axle tetap berada di tempatnya. Kompol Firman Hamid mengungkapkan bahwa kemungkinan besar HA tidak sempat mengambil barang karena panik ketika orangtua korban datang usai kejadian.

Alasan Pelaku Tidak Mengambil Barang

Menurut analisis Kompol Firman Hamid, HA awalnya memiliki niat untuk mengambil barang berharga dari rumah korban. Namun, karena keburu ketahuan, ia tidak sempat melanjutkan aksinya. Fakta ini menunjukkan bahwa HA tidak hanya melakukan pembunuhan, tetapi juga mencoba merampok. Namun, karena kepanikan, ia gagal mencuri apapun.

Kasus ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang motif dan cara kerja pelaku. Selain itu, kasus ini juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya keamanan di lingkungan sekitar.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Hotel Murah di Semarang Rp 200 Ribu per Malam, Ideal untuk Mudik Lebaran 2026

28 Maret 2026

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, KPK Pastikan Tak Ganggu Penyidikan

28 Maret 2026

Mojtaba Tak Terdeteksi CIA dan Mossad, Penyebab Trump Marah Besar dalam Perang Iran vs Amerika

28 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Hotel Murah di Semarang Rp 200 Ribu per Malam, Ideal untuk Mudik Lebaran 2026

28 Maret 2026

Elegan! 5 Model Pintu Kupu Tarung Terkini

28 Maret 2026

Bacaan Liturgi Senin 23 Maret 2026, Pekan V Prapaskah Tahun A

28 Maret 2026

6 Perbedaan Wirausaha dan Wiraswasta yang Penting Diketahui

28 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?