Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Ramalan Zodiak Besok 27 April 2026: Libra, Sagitarius, Aquarius
  • Tiga Naskah Sambutan Walimatus Safar 2026 dengan Judul Menarik
  • Juara Dunia dari Mandalika: Kelas U-18 Resmi Diperkenalkan di MRS 2026
  • Trump Berubah Pikiran, Batal Kirim Delegasi ke Iran Meski Dianggap Tidak Berguna
  • Pengusutan dugaan kekerasan di daycare Jogja, 13 tersangka dijerat
  • Apakah Ekonomi Halal Dunia Mencapai US$3 Triliun Di Tengah Ketegangan Geopolitik?
  • Cara NASA Mengatasi Kesalahan Misi Luar Angkasa
  • Hasil FP1 Marc Marquez di MotoGP Spanyol 2026: Pembalap Rossi Tampil Mengesankan
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Heru Hanindyo, Hakim Anggota yang Bebaskan Ronald Tannur Dituntut 12 Tahun Penjara
Politik

Heru Hanindyo, Hakim Anggota yang Bebaskan Ronald Tannur Dituntut 12 Tahun Penjara

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Mei 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Heru Hanindyo, Hakim Anggota yang Bebaskan Ronald Tannur Dituntut 12 Tahun Penjara
Hakim Heru Hanindyo, terdakwa dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur(MI/Usman Iskandar)

JAKSA penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) meminta majelis hakim memberikan hukuman 12 tahun penjara kepada Hakim Heru Hanindyo. Dia merupakan terdakwa dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait vonis bebas terpidana kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur.

“Pidana kepada terdakwa Heru Hanindyo oleh karena itu dengan pidana penjara 12 tahun,” kata jaksa di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (22/4).

Jaksa menilai Heru terbukti menerima suap dan gratifikasi untuk membebaskan Tannur berdasarkan fakta persidangan yang sudah dipaparkan. Hukuman penjaranya akan dihitung dari lamanya penahanan di tahap penyidikan.

Baca juga : Hakim Erintuah Damakin yang Bebaskan Ronald Tannur Dituntut 9 Tahun Penjara

Jaksa juga meminta hakim memberikan vonis denda Rp750 juta kepada Heru. Uang itu wajib dibayar dalam waktu sebulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

“Apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” ucap jaksa.

Perbuatan memberatkan Heru dalam persidangan ini yakni dinilai tidak membantu pemerintah memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme di Indonesia. Dia juga diyakini telah mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi yudikatif.

Baca juga : Uang Disita Lebih Banyak, Mantan Ketua PN Surabaya Diduga Terlibat Gratifikasi selain Perkara Ronald Tannur

“Terdakwa tidak bersikap kooperatif dan tidak mengakui perbuatannya,” ucap jaksa.

Sementara itu, pertimbangan meringankan dalam kasus ini yakni Heru belum pernah dihukum. Tidak ada lagi pertimbangan meringankan untuknya.

Ada tiga hakim terseret dalam kasus ini. Mereka yakni Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul disidang dalam satu berkas yang sama. Mereka didakwa menerima suap untuk membebaskan terpidana kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur.

Baca juga : Geledah 2 Rumah Mantan Ketua PN Surabaya, Kejagung Sita Uang Rp21 Miliar

“Menerima hadiah uang atau janji, berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000.000 dan SGD308.000,” kata jaksa penuntut umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa, 24 Desember 2024.

Ketiga orang itu menjadi hakim persidangan Ronald Tannur berdasarkan penetapan dari Wakil Ketua Pengadilan Negeri Surabaya Kelas IA Khusus pada 5 Maret 2024. Dana diberikan dari Meirizka Widjaja Tannur dan Lisa Rachmat.

Dana itu diserahkan bertahap. Pertama sebesar SGD48 ribu dari Meirizka dan Lisa diterima oleh Erintuah.

Lalu, diserahkan lagi SGD140 ribu dari Meirizka dan Lisa untuk ketiganya. Erintuah mendapatkan SGD38 ribu, dan Mangapul dapat SGD36 ribu. (P-4)

anggota Bebaskan Dituntut Hakim Hanindyo Heru penjara Ronald tahun Tannur yang
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Trump Berubah Pikiran, Batal Kirim Delegasi ke Iran Meski Dianggap Tidak Berguna

29 April 2026

Irwan Lapatta Ajak Pemuda Porame dan Uwemanje Jaga Persatuan dan Hindari Narkoba

29 April 2026

Skor 3-1 Babak Pertama Persela vs Persipal, Laskar Joko Tingkir Unggul

29 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Besok 27 April 2026: Libra, Sagitarius, Aquarius

29 April 2026

Tiga Naskah Sambutan Walimatus Safar 2026 dengan Judul Menarik

29 April 2026

Juara Dunia dari Mandalika: Kelas U-18 Resmi Diperkenalkan di MRS 2026

29 April 2026

Trump Berubah Pikiran, Batal Kirim Delegasi ke Iran Meski Dianggap Tidak Berguna

29 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?