Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Prabowo Subianto
Survei nasional yang dilakukan oleh lembaga Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat merasa puas dengan kinerja Presiden Prabowo.
Rincian Kepuasan di Berbagai Wilayah
Berikut adalah rincian tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo di berbagai wilayah:
- Sumatra
- Puas: 81,1 persen
- Tidak puas: 18,9 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
Banten
- Puas: 73 persen
- Tidak puas: 24,4 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 2,1 persen
Jakarta
- Puas: 53 persen
- Tidak puas: 47 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
Jabar
- Puas: 79,1 persen
- Tidak puas: 19,9 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,0 persen
Jateng dan DIY
- Puas: 83,8 persen
- Tidak puas: 14,7 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,5 persen
Jatim
- Puas: 81,6 persen
- Tidak puas: 17,7 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,7 persen
Bali dan Nusa Tenggara
- Puas: 89,2 persen
- Tidak puas: 10,8 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 0,0 persen
Kalimantan
- Puas: 79,8 persen
- Tidak puas: 19,0 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,3 persen
Sulawesi
- Puas: 81,1 persen
- Tidak puas: 17,0 persen
Tidak tahu/tidak jawab: 1,9 persen
Maluku dan Papua
- Puas: 74,3 persen
- Tidak puas: 24,9 persen
- Tidak tahu/tidak jawab: 0,8 persen
Metodologi Survei
Survei dilakukan pada periode 15–21 Januari 2026. Sampel survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Sampel ditarik menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 orang. Margin of error mencapai ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh provinsi di Indonesia yang terdistribusi secara proporsional. Responden yang terpilih diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara yang sudah dilatih. Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).
Alasan Publik Merasa Puas
Menurut Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, alasan utama kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo adalah upaya pemberantasan korupsi. Sebanyak 17,5 persen responden yang puas menyebut pemberantasan korupsi sebagai alasan utama. Selain itu, Presiden Prabowo dinilai sering memberikan bantuan, dengan persentase 15,6 persen. Program kerja Presiden Prabowo dinilai bagus (11,0 persen), kinerjanya dinilai baik dan memiliki bukti nyata (10,5 persen), serta sosok Prabowo yang dinilai tegas, berwibawa, dan berani (9,7 persen). Faktor lain yang turut disebutkan antara lain program makan bergizi gratis, perhatian kepada rakyat, serta kondisi keamanan yang dinilai meningkat.
Alasan Publik Tidak Puas
Responden yang tidak puas terhadap kinerja Presiden Prabowo mengungkapkan alasan utama seperti bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran atau kurang merata (16,2 persen). Selain itu, responden menilai belum ada bukti nyata kinerja Presiden Prabowo (15,8 persen) dan program kerja belum berjalan maksimal (13,7 persen). Faktor ekonomi juga menjadi sorotan, dengan 9,2 persen responden menilai kondisi ekonomi belum stabil atau memburuk, serta 5,8 persen menyebut sulitnya lapangan pekerjaan.
Basis Kepuasan didominasi Gen Z
Dari sisi demografi, basis utama pemilih yang puas terhadap Presiden Prabowo berasal dari kelompok generasi muda, khususnya Generasi Z. Dari sisi gender, tingkat kepuasan sedikit lebih kuat di kalangan perempuan, meski tingkat kepuasan pemilih laki-laki juga tergolong tinggi, yakni 77,9 persen. Dari sisi etnik, kepuasan relatif kuat di kalangan etnik Jawa dan Madura. Sementara itu, tingkat kepuasan relatif lebih rendah, meski masih di atas 50 persen, ditemukan pada etnik Minang dan Betawi. Dari sisi wilayah, responden di Jakarta mencatat tingkat kepuasan terendah, yakni 53 persen, meski masih dalam kategori mayoritas puas.
Metodologi Survei
Peneliti Indikator Politik Indonesia, Rizka Halida, menjelaskan survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Populasi survei adalah warga negara Indonesia berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Dengan jumlah sampel tersebut, survei memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel diambil secara acak dan didistribusikan secara proporsional, serta telah melalui proses quality control tanpa ditemukan kesalahan berarti.



