Harry Kane, kapten tim nasional Inggris, mengungkapkan bahwa keinginannya untuk kembali bermain di Premier League saat ini tidak sebesar ketika ia meninggalkan Tottenham Hotspur untuk bergabung dengan Bayern Munich pada 2023. Justru, ia menyatakan bahwa ia sangat menikmati kehidupannya di Jerman setelah berhasil bersama klub Bundesliga tersebut.
Kane turut serta dalam keberhasilan Bayern Munich meraih gelar Bundesliga dua musim terakhir, yang juga menjadi akhir dari penantian panjang klub untuk memperoleh trofi penting. Pada Rabu (19/8), ia menerima penghargaan Sepatu Emas Eropa untuk kedua kalinya setelah menjadi pencetak gol terbanyak di seluruh liga domestik Eropa pada musim 2025/2026.
Sebagai pemain berusia 33 tahun, Kane mencetak 36 gol dalam 31 pertandingan Bundesliga dan memberikan lima assist. Catatan ini menghasilkan 72 poin dalam sistem perhitungan Sepatu Emas, jauh melampaui Erling Haaland yang memiliki 27 gol dan 54 poin bersama Manchester City. Sementara itu, Kylian Mbappe berada di posisi ketiga dengan 25 gol dan 50 poin.
Dilansir dari ESPN, Kane menyamai rekor 36 gol yang membawanya meraih Sepatu Emas Eropa pertamanya pada musim 2023/2024. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak Bundesliga untuk tiga musim berturut-turut. Sejak bergabung dengan Bayern, Kane telah mencetak 98 gol dalam 94 penampilan di Bundesliga.
“Saya selalu berusaha menempatkan diri di posisi terbaik untuk membantu tim. Sebagai seorang nomor sembilan, tugas saya sebagian besar adalah mencetak gol dan itulah yang berusaha saya lakukan. Musim lalu adalah musim yang luar biasa dalam banyak hal bagi tim dan saya sangat bangga bisa memenangkan penghargaan ini lagi,” kata Kane setelah menerima penghargaan.
Secara keseluruhan, Kane mencetak 61 gol dan menyumbangkan tujuh assist dalam 51 pertandingan bersama Bayern di seluruh kompetisi musim lalu. Rinciannya termasuk 10 gol dalam enam pertandingan Piala Jerman, 14 gol dalam 13 laga Liga Champions, serta satu gol di Piala Super Jerman. Bayern juga menutup musim dengan meraih gelar Bundesliga, Piala Jerman, dan Piala Super Jerman. Kane pun ikut menjadi bintang di final Piala Jerman dengan mencetak hattrick.
Kane sebelumnya sering dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Premier League. Salah satu alasan rumor tersebut terus muncul adalah peluangnya untuk memecahkan rekor Alan Shearer sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi dengan 260 gol.
Namun, Kane yang telah mencetak 213 gol Premier League selama memperkuat Tottenham, mengatakan ambisi itu bukan prioritasnya saat ini. “Ketika pertama kali meninggalkan Spurs pada 2023, tentu saja itu sesuatu yang saya pikir pasti akan saya lakukan, kembali. Keinginan itu sekarang sudah tidak sebesar dulu,” kata Kane kepada FourFourTwo.
“Saya sangat bahagia di sini, di Munchen. Ini membuka mata saya terhadap dunia sepak bola yang benar-benar berbeda di luar Inggris. Itu membuat saya semakin menghargai sepak bola Eropa,” lanjut Kane. Menurut Kane, keluarganya telah nyaman menetap di Jerman dan membuatnya tidak memiliki alasan untuk terburu-buru meninggalkan klub.
“Dengan tim yang kami miliki di sini, dengan manajer, keluarga saya juga sudah sangat nyaman di sini. Yang terpenting adalah berada di tempat yang terbaik. Saya tidak pernah mengatakan tidak akan pernah, tetapi untuk saat ini saya berkonsentrasi pada Bayern Munchen dan kita lihat apa yang akan terjadi di masa depan,” ujarnya.
Kane saat ini memasuki tahun terakhir dari kontrak empat tahun yang ditandatanganinya saat diboyong dari Tottenham Hotspur. Pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak baru akan dibahas bersama manajemen klub setelah menghabiskan waktu liburnya.
“Kami sudah mengatakan bahwa kami ingin berbicara setelah Piala Dunia dan setelah liburan saya. Jadi, saya tidak yakin persis kapan, tetapi mereka akan mulai minggu ini, minggu depan… kami akan memulai pembicaraan. Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kami tenang dan saya pikir mereka juga tenang dengan situasi ini,” kata Kane.



