Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 26 April 2026
Trending
  • Harga BBM Malaysia Melonjak 10 Kali Akibat Konflik Timur Tengah
  • Pengepul Sawit Kesulitan BBM, Codet Minta Sopir Truk Balik Arah
  • 5 kebiasaan harian untuk kulit sehat, cerah, dan alami
  • Andrew Jung Pulih, Matricardi Tak Hadir: Persib Siap Curangi Poin di Kandang Dewa
  • Ilusi Kestabilan: Kegagalan Kebijakan Lingkungan Eropa di Timur Tengah
  • Profil Nus Kei, Ketua Golkar Maluku Tenggara yang Tewas Ditikam, Pernah Bersaing dengan John Kei
  • Pengupgradan Besar! Honda Scoopy 2026 Tampil Lebih Modern dan Kekinian
  • Rayakan Ulang Tahun ke-10, SHAD Indonesia Rilis Box Motor Terbaru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Harga BBM Malaysia Melonjak 10 Kali Akibat Konflik Timur Tengah
Ekonomi

Harga BBM Malaysia Melonjak 10 Kali Akibat Konflik Timur Tengah

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Dampak Krisis Timur Tengah terhadap Anggaran Negara



Lonjakan subsidi hingga 7 miliar ringgit (Rp30,35 triliun) pada April 2026 utamanya dipicu oleh gangguan jalur pasokan di Selat Hormuz. Kondisi ini menyebabkan harga minyak mentah dunia naik dari kisaran 70 dolar AS (Rp1,19 juta) menjadi hampir 120 dolar AS (Rp2,05 juta) per barel hanya dalam waktu satu minggu.

Situasi ini berdampak signifikan pada postur anggaran negara. Pemerintah harus mengalokasikan dana lebih besar untuk menutupi selisih harga pasar agar harga bahan bakar domestik tetap stabil. Jika tidak diantisipasi, hal ini berpotensi membebani target pengeluaran negara tahun ini.

Meski berstatus sebagai produsen minyak, Malaysia masih memiliki ketergantungan pada impor bahan bakar olahan. Pada periode sebelumnya, Malaysia sempat mencatat defisit perdagangan minyak lebih dari 7 miliar dolar AS (Rp119,98 triliun). Tantangan ini bertambah karena kenaikan harga minyak dunia turut meningkatkan biaya asuransi pengiriman dan transportasi laut di wilayah konflik.

“Malaysia memang menghasilkan minyak, tetapi kita juga mengimpor minyak lebih banyak daripada yang kita jual ke luar negeri,” ujar Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, dilansir Business Times.

Oleh karena itu, pemerintah mempertahankan skema subsidi agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga.

Bantuan Diesel untuk Sektor Pertanian dan UMKM



Pemerintah Malaysia mengalokasikan dana tambahan sebesar 75 juta ringgit (Rp325,23 miliar) melalui tiga program bantuan diesel. Bantuan ini ditargetkan secara spesifik bagi petani padi dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pertanian yang terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan bakar.

Langkah ini diambil saat harga diesel di Semenanjung Malaysia menyentuh angka 6,72 ringgit (Rp29,14 ribu) per liter. Intervensi ini krusial untuk menjaga stabilitas produksi pertanian dan kelancaran distribusi logistik.

“Jika tidak dikendalikan sejak awal, tekanan biaya produksi ini akan membuat harga barang di masyarakat ikut naik,” kata Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, dilansir The Straits Times.

Melalui skema subsidi yang lebih terukur, pemerintah berupaya agar anggaran dialokasikan untuk melindungi industri penyedia kebutuhan pokok masyarakat. Krisis energi kali ini dinilai memiliki risiko yang lebih kompleks, karena dampaknya bersifat akumulatif terhadap anggaran belanja negara.

“Kita harus paham bahwa krisis ini berbeda, karena dampaknya akan terasa bertahap dan bisa bertahan hingga tahun depan,” tambah Nasir.

Penyesuaian Kuota Bensin dan Ketahanan Stok Energi



Sebagai langkah efisiensi konsumsi energi nasional, pemerintah Malaysia menyesuaikan batas pembelian bensin RON95 bersubsidi dari 300 liter menjadi 200 liter per individu setiap bulannya, efektif per 1 April 2026. Penyesuaian kuota ini bertujuan menekan beban fiskal negara.

Meskipun terdapat pembatasan kuota, harga ritel bensin RON95 dipertahankan pada level 1,99 ringgit (Rp8,62 ribu) per liter. Selain itu, pemerintah juga mempercepat program transisi penggunaan biodiesel B15 dan B12 guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil impor.

Di tengah penyesuaian kebijakan ini, pemerintah menjamin ketersediaan stok energi domestik. Perusahaan minyak nasional, Petronas, mengonfirmasi bahwa cadangan bahan bakar negara berada pada level aman untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri setidaknya hingga pertengahan tahun.

Optimalisasi bauran energi hijau melalui biodiesel juga diharapkan mampu menjaga cadangan devisa, sekaligus meningkatkan penyerapan produk kelapa sawit domestik di saat rute logistik maritim global sedang terganggu.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Ide Bisnis dekat Pesantren yang Menguntungkan

26 April 2026

Jepang Salurkan Rp171,4 Triliun Atasi Krisis Energi ASEAN

26 April 2026

Korsel Amankan 273 Juta Barel Minyak di Tengah Blokade Selat Hormuz

26 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga BBM Malaysia Melonjak 10 Kali Akibat Konflik Timur Tengah

26 April 2026

Pengepul Sawit Kesulitan BBM, Codet Minta Sopir Truk Balik Arah

26 April 2026

5 kebiasaan harian untuk kulit sehat, cerah, dan alami

26 April 2026

Andrew Jung Pulih, Matricardi Tak Hadir: Persib Siap Curangi Poin di Kandang Dewa

26 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?