Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 21 Februari 2026
Trending
  • Honda BeAT 125 2026: Desain Berani, Fitur Lebih Tinggi?
  • Kompetisi Tri-Sport Series 2026 di Ancol Diikuti 750 Peserta dari Anak hingga Atlet Senior
  • 6 Shio Siap Sambut Kemakmuran di 20 Februari 2026: Energi Aktif Buka Jalan Ke Kekayaan Abadi
  • Jenis Makanan Kaya Karbohidrat? Soal PJOK Kelas 11 SMA Semester 2
  • Mega Mokoginta, Simbol Perjuangan Perempuan Gorontalo
  • Model cantik tewas mengerikan, dibunuh bayaran atas perintah istri pejabat
  • China Manfaatkan Libur Tahun Baru Imlek untuk Dorong Ekonomi
  • Johann Zarco Ungkap Rahasia Sukses Rookie MotoGP 2026, Diogo Moreira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hadrah Daeng Ratu Pujikan Totalitas Arbani Yasiz, Megan Domani, dan Yasmin Napper dalam Film Musuh Dalam Selimut
Ragam

Hadrah Daeng Ratu Pujikan Totalitas Arbani Yasiz, Megan Domani, dan Yasmin Napper dalam Film Musuh Dalam Selimut

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 Desember 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pendekatan Akting yang Matang dalam Film “Musuh Dalam Selimut”

Film “Musuh Dalam Selimut” menawarkan pengalaman menonton yang berbeda, terutama melalui performa para pemainnya. Sutradara film ini, Hadrah Daeng Ratu, menyebut bahwa kekuatan utama dari film tersebut terletak pada kemampuan akting para aktor dan aktris yang terlibat.

Menurut Hadrah, setiap pemain mampu membawa karakter mereka dengan pendekatan yang berbeda, tetapi semuanya tetap berada dalam satu benang merah emosi yang konsisten. Ia mengungkapkan bahwa film ini membutuhkan akting yang halus namun terasa kuat.

Arbani Yasiz: Menghadirkan Karakter Abu-abu dengan Pendekatan Manusia

Salah satu yang mendapat pujian adalah Arbani Yasiz. Ia dianggap berhasil memainkan karakter abu-abu dengan pendekatan manusiawi. Hadrah menilai cara Arbani menyimpan konflik batin melalui ekspresi yang tertahan sangat efektif.

Arbani mampu menghadirkan kegelisahan tanpa harus banyak berdialog. Gestur tubuh dan tatapan mata menjadi kekuatan utama aktingnya. Hadrah menegaskan bahwa close-up Arbani sangat kuat, karena gerakan matanya saja sudah bisa menyampaikan pesan.

Megan Domani: Berani Keluar dari Zona Nyaman

Megan Domani juga tampil luar biasa dalam film ini. Ia disebut tampil berani keluar dari zona nyamannya. Karakter yang ia perankan menuntut emosi ekstrem, tetapi tetap terkontrol.

Hadrah menilai Megan berhasil menciptakan empati pada penonton. Aktingnya tidak hanya intens, tetapi juga berlapis. Menurutnya, Megan membawa karakter yang kompleks dengan sangat jujur dan tulus.

Yasmin Napper: Membawa Rasa Terluka dengan Halus

Yasmin Napper juga mendapat pujian khusus dari sutradara. Ia dinilai mampu menghadirkan rasa terluka dengan cara yang halus dan emosional. Karakter yang dimainkannya tidak ditampilkan secara meledak-ledak, tetapi rasa sakit yang dipendam menjadi kekuatan utamanya.

Hadrah menyatakan bahwa Yasmin kuat dalam hal rasa dan emosi. Ia mampu menyampaikan kesedihan dengan cara yang sangat alami dan menyentuh.

Kolaborasi yang Intens antara Sutradara dan Pemain

Hadrah menegaskan bahwa seluruh cast memahami konsep micro acting yang ia inginkan. Para artis mampu menahan emosi agar konflik terasa lebih nyata. Kerja sama yang intens antara sutradara dan pemain membuat setiap adegan terasa hidup.

Diskusi dan eksplorasi karakter dilakukan secara mendalam sebelum syuting. Hal ini memastikan bahwa setiap detail yang ada dalam film memiliki makna dan kekuatan tersendiri.

Pengalaman Menonton yang Berbeda

Dengan performa yang luar biasa dari Arbani Yasiz, Megan Domani, dan Yasmin Napper, Hadrah yakin bahwa “Musuh Dalam Selimut” menawarkan pengalaman menonton yang berbeda. Film ini menjadi ajang pembuktian kualitas akting para artisnya melalui detail-detail kecil yang penuh makna.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Honda BeAT 125 2026: Desain Berani, Fitur Lebih Tinggi?

21 Februari 2026

Johann Zarco Ungkap Rahasia Sukses Rookie MotoGP 2026, Diogo Moreira

21 Februari 2026

Harga Toyota Alphard G 2012 Bekas, MPV Keluarga Murah

21 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Honda BeAT 125 2026: Desain Berani, Fitur Lebih Tinggi?

21 Februari 2026

Kompetisi Tri-Sport Series 2026 di Ancol Diikuti 750 Peserta dari Anak hingga Atlet Senior

21 Februari 2026

6 Shio Siap Sambut Kemakmuran di 20 Februari 2026: Energi Aktif Buka Jalan Ke Kekayaan Abadi

21 Februari 2026

Jenis Makanan Kaya Karbohidrat? Soal PJOK Kelas 11 SMA Semester 2

21 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?