Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 28 Agustus 2026
Trending
  • 8 Olahraga yang Perpanjang Umur, Mulai Jogging hingga Badminton
  • Pandangan: Flores Menuju Kota Gempa
  • Terjemahan lirik MoneyMoneyMoney – Cortis: Uang di Saku Saya
  • Demo 27 Agustus 2026: Jalan yang Harus Dihindari
  • Revaldo, Bintang Sinetron yang Diciduk Polisi 4 Kali karena Narkoba
  • Celana Navy Cocok Dengan Baju Warna Apa? 15 Pilihan Terbaik
  • LCC Empat Pilar MPR 2026: SMAN 2 Katingan Kuala Juara Baru dari Kalteng
  • Pembaruan situasi DPR RI pagi ini, massa aksi 27 Agustus 2026 telah berkumpul, cek jalur alternatif
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Glamping Rumah Eskimo di Wonosobo Hadir Kini
Pariwisata

Glamping Rumah Eskimo di Wonosobo Hadir Kini

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengalaman Menginap di Damar Valley Glamping, Destinasi Wisata Baru di Wonosobo

Damar Valley Glamping kini menjadi destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik bagi para pengunjung yang ingin merasakan udara dingin pegunungan khas Wonosobo. Terletak di Desa Damarkasiyan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, glamping ini mengusung konsep bangunan semi permanen yang terinspirasi dari rumah suku Eskimo di Kutub Utara.

Konsep Unik dan Desain yang Menarik

Berbeda dari penginapan biasanya, Damar Valley Glamping menawarkan perpaduan desain unik, panorama alam, serta suasana tenang yang menjadi daya tarik utama. Dari kejauhan, deretan tenda dome berwarna putih tampak berjejer di area perbukitan dengan latar pegunungan Wonosobo. Di beberapa sudut kawasan, kebun stroberi juga tengah ditata sebagai tambahan daya tarik wisata alam bagi pengunjung.

Konsep utama glamping ini terinspirasi dari rumah khas suku Eskimo di Kutub Utara dengan bentuk bangunan yang tampak bulat. Namun, desain tersebut telah disesuaikan dengan kondisi tropis Indonesia menggunakan bangunan semi permanen berbahan rangka dengan material khusus pada bagian dalamnya.

Nama yang Memiliki Makna

Nama Damar sendiri diambil dari filosofi pohon damar yang identik sebagai sumber penerangan tradisional. “Selain terletak di Desa Damarkasiyan, pohon damar itu kan getahnya bisa jadi bahan bakar lentera. Harapannya bisa jadi sumber daya yang bisa terus menerangi,” ujar Khayah, pegawai pengelola Damar Valley Glamping.

Tak hanya itu, nama-nama kamar di kawasan glamping juga menggunakan nama rasi bintang untuk memperkuat nuansa alam dan menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda bagi para pengunjung.

Ide Pembangunan yang Berawal dari Bencana

Menurut Khayah, ide pembangunan glamping itu muncul setelah pemilik melihat kondisi pascabencana gempa Palu beberapa tahun lalu. Saat itu, banyak korban tinggal di tenda-tenda darurat sehingga memunculkan gagasan menghadirkan bangunan non permanen yang dinilai lebih aman dan ramah lingkungan.

“Kalau kita mengadaptasi bangunan non permanen seperti itu lebih ramah lingkungan dan kalau ada bencana juga lebih aman,” ujarnya.

Fasilitas dan Pengalaman yang Menyenangkan

Selain area penginapan, Damar Valley Glamping juga memiliki kawasan lapang terbuka yang langsung menghadap panorama pegunungan dan hamparan alam Wonosobo. Area lapang tersebut menjadi ruang favorit pengunjung untuk bersantai, menikmati udara pegunungan, hingga berkumpul bersama keluarga maupun teman saat malam hari.

Di area tersebut, pengunjung dapat menikmati suasana alam terbuka dengan hamparan rumput hijau dan lanskap pegunungan yang terlihat jelas saat cuaca cerah. Suasana semakin menarik ketika sore menjelang malam, karena pengunjung bisa menyaksikan perubahan panorama dari langit senja menuju gemerlap city light di kejauhan.

Dari kawasan glamping ini, wisatawan dapat melihat Gunung Kembang, Sindoro, dan Sumbing. Pada malam hari, pemandangan berubah menjadi hamparan city light yang membentang dari kejauhan. Bahkan ketika cuaca sangat cerah, sejumlah titik pegunungan lain juga terlihat dari area glamping, mulai dari Waduk Wadaslintang hingga Gunung Slamet.

Tipe Kamar dan Fasilitas yang Disediakan

Damar Valley Glamping menyediakan total 26 kamar yang terdiri dari tipe standar, superior, deluxe, junior suite, hingga suite. Untuk tipe standar, fasilitas yang tersedia berupa kamar berukuran sekitar tiga meter, kipas angin, kopi dan teh, serta sarapan untuk dua orang. Sementara tipe di atasnya sudah dilengkapi televisi, AC, dan kamar mandi privat.

“Iya, untuk semua unitnya kita difasilitasi dengan water heater,” ujar Khayah. Pengelola juga memanfaatkan teknologi solar cell untuk sistem pemanas air di beberapa unit kamar. Energi panas matahari dipusatkan lalu dialirkan ke masing-masing kamar.

Pengunjung dapat menikmati pengalaman glamping dengan tarif mulai Rp400 ribu per malam yang sudah termasuk sarapan untuk dua orang.

Fasilitas Tambahan dan Aktivitas Wisata

Selain penginapan, Damar Valley Glamping juga menyediakan sejumlah fasilitas tambahan seperti kebun stroberi, tanaman endemik sayuran, hingga area hijau dengan berbagai vegetasi khas pegunungan. Pengunjung juga dapat menyewa sepeda listrik dan bemo listrik untuk berkeliling kawasan wisata.

Tempat wisata ini beroperasi selama 24 jam termasuk pada hari libur dan tanggal merah. Mayoritas pengunjung yang datang sejauh ini berasal dari luar kota seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta, hingga Surabaya yang mencari suasana tenang di kawasan pegunungan Wonosobo.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jangan terkena panas, kunjungi 10 destinasi dingin di Indonesia ini

25 Agustus 2026

5 pilihan tas musim panas, gaya maksimal!

25 Agustus 2026

Harga tiket mulai Rp956.500, cek jadwal kapal Pelni Jayapura-Makassar September 2026

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

8 Olahraga yang Perpanjang Umur, Mulai Jogging hingga Badminton

28 Agustus 2026

Pandangan: Flores Menuju Kota Gempa

28 Agustus 2026

Terjemahan lirik MoneyMoneyMoney – Cortis: Uang di Saku Saya

28 Agustus 2026

Demo 27 Agustus 2026: Jalan yang Harus Dihindari

28 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?