Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 27 Mei 2026
Trending
  • Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya
  • Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat
  • Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi
  • Jual Bayi Kandung Rp25 Juta di Palembang, Ayah Dihukum 6 Tahun
  • Katarak Picu 80 Persen Kebutaan di Usia 50 Tahun ke Atas
  • Veda Ega Pratama Dua Kali Juara di Mugello, Tanda Bahaya bagi Lawan Moto3 Italia 2026
  • Menteri HAM Pigai Nonton Film Pesta Babi, Yusril: Pembubaran Nobar Bukan Arahan Pemerintah
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Gempa 28 km di Pangandaran, Cek Informasi BMKG Hari Ini
Nasional

Gempa 28 km di Pangandaran, Cek Informasi BMKG Hari Ini

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 April 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Informasi Terkini Mengenai Gempa di Kabupaten Pangandaran

BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah melaporkan terjadinya gempa bumi di wilayah barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Gempa ini terjadi pada hari Selasa, 31 Maret 2026, pukul 05:25 WIB. Berdasarkan informasi yang diberikan, gempa memiliki magnitudo sebesar 2,1 dengan pusat gempa berada sekitar 80 km dari arah barat daya Kabupaten Pangandaran. Koordinat lokasi gempa adalah 8.08 LS dan 107.88 BT. Kedalaman gempa mencapai 28 km.

Gempa ini dilaporkan melalui akun resmi BMKG di X (@infoBMKG). Dalam rilisnya, BMKG menyampaikan informasi secara cepat, meskipun data yang digunakan belum sepenuhnya stabil dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data. Hal ini disebutkan dalam pesan resmi BMKG:

“#Gempa Mag:2.1, 31-Mar-2026 05:25:48WIB, Lok:8.08LS, 107.88BT (80 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn:28 Km #BMKG

Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.”

Fungsi dan Tugas BMKG

BMKG merupakan lembaga pemerintah nonkementerian di Indonesia yang bertanggung jawab dalam bidang meteorologi, klimatologi, geofisika, serta kualitas udara. Tugas utama BMKG adalah memberikan informasi penting seperti peringatan dini cuaca ekstrem, potensi bencana alam, dan data iklim yang sangat berguna bagi masyarakat, pemerintah, maupun sektor industri.

Wilayah Pangandaran, yang terkena dampak gempa, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Jarak antara Pangandaran dan ibu kota provinsi, Bandung, adalah sekitar 195,6 km.

Magnitudo Gempa dan Skala MMI

Magnitudo gempa adalah ukuran kekuatan atau energi yang dilepaskan oleh gempa bumi dari pusatnya (hiposentrum), yang diukur menggunakan skala magnitudo seperti Skala Richter (ML) atau Moment Magnitude (Mw). Dalam kasus ini, gempa memiliki magnitudo 2,1, yang termasuk ke dalam kategori gempa kecil.

BMKG juga memberikan informasi mengenai skala intensitas gempa yang disebut Skala Mercalli Modifikasi (MMI). Berikut penjelasan singkat mengenai skala MMI:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

  • II MMI

    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Kesimpulan

Gempa yang terjadi di Pangandaran dengan magnitudo 2,1 tidak menimbulkan kerusakan signifikan, namun BMKG tetap memastikan bahwa informasi yang diberikan akurat dan dapat dipercaya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari BMKG.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Jual Bayi Kandung Rp25 Juta di Palembang, Ayah Dihukum 6 Tahun

26 Mei 2026

Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi

26 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Andhika Ramadhani Dikabarkan ke Persik Kediri! 23 Clean Sheet dan 5.628 Menit Bermain di Persebaya Surabaya

26 Mei 2026

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

26 Mei 2026

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

26 Mei 2026

Kehilangan Rahim Akibat Kelalaian Pejabat, Ayu Aulia Minta Dinikahi dan Menyesal Pernah Aborsi

26 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?