Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Thursday, 1 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Gaji Guru Honorer Jakarta Jauh Lebih Rendah dari Sopir MBG
    Ekonomi

    Gaji Guru Honorer Jakarta Jauh Lebih Rendah dari Sopir MBG

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 January 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kesejahteraan Guru Honorer di Jakarta Dinilai Tidak Layak

    Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menyoroti kondisi kesejahteraan guru honorer di Jakarta yang dinilai sangat tidak layak. Ia menyebut bahwa gaji yang diterima oleh guru honorer jauh tertinggal dibandingkan pekerja sektor lain, termasuk para sopir program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Menurut Ubaid, banyak guru honorer di sekolah swasta Jakarta masih menerima gaji dalam kisaran Rp 300 hingga Rp 400 ribu per bulan. Angka tersebut dinilai sangat tidak layak jika dibandingkan dengan upah sopir MBG yang minimal mencapai Rp 3 juta per bulan.

    “Kalau dihitung, sopir MBG bisa mendapatkan lebih dari Rp 3 juta per bulan. Sementara guru honorer di Jakarta digaji hanya Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu. Ini Jakarta, bukan daerah terpencil,” ujar Ubaid saat refleksi akhir tahun rapor pendidikan Tahun 2025 di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025).

    Pendidikan Tinggi, Gaji Rendah

    Ubaid menilai kondisi ini sangat memprihatinkan mengingat banyak guru honorer yang telah mengabdi puluhan tahun di sektor pendidikan dan memiliki latar belakang pendidikan tinggi, mulai dari S1 hingga S2.

    “Jadi pertanyaannya, lebih rasional mana? Jadi sopir MBG yang tidak perlu sekolah tinggi, atau jadi guru yang S1, S2 tapi gajinya hanya Rp 300 ribu?” tanyanya.

    Pertanyakan Keberpihakan Pemerintah

    Ia juga mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap dunia pendidikan, khususnya kesejahteraan guru. Menurutnya, kebijakan pemerintah selama ini lebih bersifat simbolik dan tidak menyentuh akar persoalan.

    “Pemerintah selalu menjawab dengan tunjangan dan insentif. Padahal itu kebijakan lama sejak era SBY, dilanjutkan Jokowi, sampai sekarang. Itu tidak menyelesaikan masalah,” ujarnya.

    Menurut Ubaid, persoalan utama adalah status guru honorer yang hingga kini belum sepenuhnya diakui oleh negara. Akibatnya, mereka rentan diberhentikan sewaktu-waktu setiap tahun ajaran baru.

    “Statusnya saja tidak jelas. Diakui negara saja tidak. Sekolah bisa kapan saja memecat guru honorer yang digaji Rp 300 ribu itu,” kata dia.

    Mayoritas Sekolah Swasta

    Ubaid juga menekankan bahwa pemerintah tidak boleh hanya fokus pada guru negeri. Di Jakarta, hanya sekitar 35 persen SMA berstatus negeri, sementara 65 persen lainnya adalah sekolah swasta.

    “Kalau guru swasta mogok, anak-anak Jakarta tidak bisa sekolah. Artinya guru swasta juga bagian dari tanggung jawab negara,” ujarnya.

    Tak Sebesar MBG

    Ia menyebut, berdasarkan perhitungan JPPI, peningkatan kesejahteraan guru honorer sebenarnya tidak membutuhkan anggaran sebesar yang sering dibayangkan.

    “Kalau guru honorer disejahterakan minimal setara Rp 3–4 juta per bulan, itu tidak sampai ratusan triliun. Bahkan tidak sampai anggaran program MBG satu bulan,” kata Ubaid.

    Ia menambahkan, JPPI juga pernah menghitung bahwa untuk menjalankan amanat konstitusi pendidikan gratis bagi seluruh anak Indonesia, baik di sekolah negeri maupun swasta, hanya dibutuhkan sekitar Rp 75 triliun.

    “Itu setara dengan anggaran MBG selama sekitar dua bulan. Tapi pilihan kebijakan itu tidak diambil,” ucapnya.

    Peringatan untuk Pemerintah

    Ubaid menegaskan, selama pemerintah tidak menata persoalan guru secara serius dan berbasis data, sektor pendidikan hanya akan terus dijadikan panggung pencitraan politik, sementara kesejahteraan guru tetap terabaikan.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?