Kegagalan Transfer N’Golo Kante ke Fenerbahce
Transfer N’Golo Kante dari Al Ittihad ke Fenerbahce gagal total. Klub raksasa Liga Turki tersebut menyalahkan pihak Arab Saudi terkait kepindahan pemain yang pernah memenangkan Piala Dunia 2018 ini.
Kante seharusnya bergabung dengan Fenerbahce dalam bursa transfer Januari lalu. Di sisi lain, Youssef En-Nesyri juga dirumorkan akan hengkang dari Turki ke arah sebaliknya, meskipun transfer tersebut juga tidak terwujud.
Fenerbahce menyalahkan kesalahan administratif yang dilakukan oleh Al Ittihad dalam pernyataan resmi mereka pada Selasa (3/2) waktu setempat. Jendela transfer untuk Arab Saudi telah berakhir, sedangkan pasar transfer Liga Turki masih terbuka hingga 6 Februari.
“Karena kesalahan penginputan informasi TMS (Transfer Matching System) yang relevan oleh klub lawan (Fenerbahce), prosedur tidak dapat diselesaikan dalam periode pendaftaran transfer (tengah musim),” buka pernyataan resmi klub.
“Karena alasan (pendaftaran transfer) di luar kendali klub, kami juga memperhatikan setiap detail dengan cermat (terkait kebatalan transfer ini),” tambah klub terkait penggunaan FIFA TMS wajib untuk semua transfer internasional.
“Permohonan perpanjangan (transfer) telah diajukan, diskusi yang diperlukan telah dilakukan oleh klub kami dengan FIFA. Semua langkah telah diambil untuk menyelesaikan proses tersebut.
“Meskipun demikian, selama proses (transaksi transfer) yang sedang berlangsung, klub lawan gagal menyelesaikan prosedur tanpa memberikan alasan apa pun kepada kami,” pungkas pernyataan tersebut.
Perjalanan Karier N’Golo Kante
N’Golo Kante, saat ini berusia 34 tahun, bergabung dengan Al Ittihad pada 2023. Ia baru-baru ini kembali dipanggil timnas Prancis dan mencatat penampilan ke-65 untuk Les Bleus pada November dalam kemenangan 4-0 melawan Ukraina.
Fenerbahce sedang mengejar gelar liga Turki pertama mereka dalam 12 tahun. Pada jendela transfer, mereka juga merekrut pemain internasional Prancis Matteo Guendouzi yang berharap kembali ke tim nasional menjelang Piala Dunia.
Sementara Kante tetap di Al Ittihad, rekan setim bintangnya Karim Benzema telah meninggalkan King Abdullah Sports City untuk bergabung dengan rival Liga Pro Saudi, Al Hilal.
Tantangan dalam Bursa Transfer
Bursa transfer musim dingin menawarkan banyak peluang bagi klub-klub besar untuk memperkuat skuad mereka. Namun, dalam kasus Fenerbahce, proses transfer N’Golo Kante menghadapi berbagai hambatan administratif yang akhirnya menyebabkan kegagalan.
Pihak Fenerbahce mengungkapkan bahwa mereka melakukan segala upaya untuk menyelesaikan proses transfer, termasuk mengajukan permohonan perpanjangan dan berdiskusi dengan FIFA. Namun, kesalahan dari pihak Al Ittihad membuat proses ini tidak bisa diselesaikan tepat waktu.
Selain itu, Fenerbahce juga menghadapi persaingan ketat di Liga Turki. Mereka ingin meraih gelar liga pertama sejak 12 tahun lalu, sehingga setiap kesempatan untuk memperkuat tim sangat penting.
Rekor dan Kontribusi Kante
Sebagai salah satu pemain terbaik di dunia, N’Golo Kante memiliki kontribusi besar bagi tim-tim yang ia bela. Dari Chelsea hingga Paris Saint-Germain, ia selalu menjadi tulang punggung lini tengah yang solid.
Di Al Ittihad, ia berharap bisa membawa klub tersebut meraih prestasi yang lebih baik. Meskipun transfer ke Fenerbahce gagal, Kante tetap menjadi bagian penting dari skuad Al Ittihad.
Persiapan untuk Piala Dunia
Fenerbahce juga sedang bersiap menghadapi kompetisi internasional. Mereka berharap bisa memperkuat skuad mereka dengan pemain-pemain berkualitas agar bisa bersaing di level Eropa.
Matteo Guendouzi, yang baru saja direkrut, diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan. Ia juga berharap bisa kembali ke tim nasional Prancis menjelang Piala Dunia, yang akan menjadi ajang penting bagi para pemain.
Dengan kegagalan transfer Kante, Fenerbahce harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah mereka. Hal ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen klub dalam menghadapi kompetisi musim depan.



