Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Sunday, 11 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Ekonomi Sumbar 2025 Terpuruk, Urutan ke-9 di Sumatera
    Ekonomi

    Ekonomi Sumbar 2025 Terpuruk, Urutan ke-9 di Sumatera

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 February 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat 2025 yang Tertinggal

    Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2025 hanya mencapai 3,37 persen. Angka ini menempatkan provinsi tersebut di posisi ke-9 dari 10 provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Angka pertumbuhan ini jauh tertinggal dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain seperti Sumut, Riau, Jambi, Sumsel, Lampung, hingga Kepri.

    Beberapa sektor utama mengalami penurunan, termasuk transportasi dan konstruksi. Selain itu, konsumsi pemerintah dan investasi juga turun. Perbedaan antara pertumbuhan ekonomi Sumbar dengan nasional mencapai hampir 2 persen.

    Data Ekonomi Sumatera Barat 2025

    Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,37 persen secara kumulatif (c-to-c). Angka ini menunjukkan perlambatan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada tahun 2024 yang mencapai 4,37 persen.

    Secara nominal, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Barat pada tahun 2025 mencapai Rp89,27 triliun, sedangkan dalam harga konstan 2010 mencapai Rp51,85 triliun.

    Struktur Ekonomi Sumatera Barat

    Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan masih menjadi sektor yang dominan dalam struktur ekonomi Sumatera Barat. Sektor ini berkontribusi sebesar 22,12 persen terhadap total ekonomi daerah dan tumbuh sebesar 4,14 persen. Namun, pertumbuhan pada sektor utama ini tidak diikuti oleh performa positif pada sektor pendukung lainnya seperti Konstruksi serta Transportasi dan Pergudangan.

    Sektor Konstruksi di Sumatera Barat pada tahun 2025 mengalami kontraksi sebesar 1,40 persen. Hal yang sama terjadi pada sektor Transportasi dan Pergudangan yang tercatat mengalami penurunan sebesar 0,01 persen. Kontraksi pada dua sektor ini memberikan pengaruh pada agregat pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan, mengingat keduanya memiliki andil yang cukup besar dalam struktur PDRB Sumbar, yaitu masing-masing 9,47 persen untuk Konstruksi dan 10,68 persen untuk Transportasi.

    Perbandingan dengan Provinsi Lain di Pulau Sumatera

    Dalam perbandingan antarprovinsi di Pulau Sumatera, posisi Ekonomi Sumbar 2025 berada satu tingkat di atas Provinsi Aceh yang tumbuh 2,97 persen. Sementara itu, provinsi lain mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

    Kepulauan Riau menempati urutan pertama dengan pertumbuhan 6,94 persen, disusul Sumatera Selatan 5,35 persen, Lampung 5,28 persen, Jambi 4,93 persen, Bengkulu 4,80 persen, Riau 4,79 persen, Sumatera Utara 4,53 persen, dan Kepulauan Bangka Belitung 4,09 persen.

    Sejumlah Sektor Mengalami Pertumbuhan Tinggi

    Dari sisi produksi, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling signifikan di Sumbar adalah Jasa Lainnya yang tumbuh 8,50 persen. Diikuti oleh sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh sebesar 8,09 persen. Meski tumbuh tinggi, kedua sektor ini memiliki kontribusi yang relatif lebih kecil dibandingkan sektor pertanian atau perdagangan dalam struktur ekonomi Sumbar.

    Sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, yang merupakan kontributor terbesar kedua (16,65 persen), tercatat tumbuh sebesar 3,71 persen.

    Dampak dari Pengeluaran

    Melihat dari sisi pengeluaran, pertumbuhan Ekonomi Sumbar 2025 banyak didorong oleh komponen Impor Luar Negeri yang melonjak hingga 34,15 persen. Namun, dalam perhitungan PDRB, komponen impor berfungsi sebagai pengurang. Di sisi lain, ekspor luar negeri juga mengalami kenaikan sebesar 17,16 persen.

    Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT), yang mencakup lebih dari separuh PDRB Sumbar (51,50 persen), hanya tumbuh tipis sebesar 1,65 persen sepanjang tahun 2025. Penurunan terjadi pada komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi yang terkontraksi sebesar 1,83 persen. Selain itu, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) juga tercatat mengalami kontraksi sebesar 2,13 persen.

    Dinamika Triwulan IV-2025

    Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi pada triwulan IV-2025 saja, di mana Konsumsi Pemerintah sempat tumbuh 24,60 persen secara kuartalan (q-to-q).

    Struktur Ekonomi Pulau Sumatera

    Struktur ekonomi di Pulau Sumatera secara spasial masih didominasi oleh Sumatera Utara dengan kontribusi 23,54 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera. Riau menyusul di posisi kedua dengan 22,88 persen, dan Sumatera Selatan di posisi ketiga dengan 13,71 persen. Sumbar sendiri memberikan kontribusi sebesar 6,71 persen, berada di bawah Jambi yang berkontribusi 6,66 persen namun memiliki laju pertumbuhan yang lebih cepat.

    Pertumbuhan Ekonomi Nasional

    Perekonomian nasional secara umum tumbuh lebih tinggi dibandingkan wilayah Sumatera Barat. PDB Indonesia tahun 2025 tumbuh 5,11 persen dengan penggerak utama dari sisi produksi adalah Jasa Lainnya (9,93 persen) dan dari sisi pengeluaran adalah Ekspor Barang dan Jasa (7,03 persen).

    Kesenjangan Ekonomi

    Data Ekonomi Sumbar 2025 menggambarkan bahwa ketergantungan pada sektor primer seperti pertanian masih sangat kuat. Namun, melambatnya sektor-sektor sekunder seperti konstruksi dan industri pengolahan (yang hanya menyumbang 8,55 persen) menjadi faktor yang memengaruhi posisi Sumatera Barat dalam klasemen pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.

    Kesenjangan antara laju pertumbuhan Sumbar dengan provinsi tetangga seperti Jambi dan Riau terlihat cukup jelas pada angka statistik tahunan ini.

    Laju Pertumbuhan Ekonomi Provinsi di Pulau Sumatera Tahun 2025

    • Kepulauan Riau 6,94 persen
    • Sumatera Selatan 5,35 persen
    • Lampung 5,28 persen
    • Jambi 4,93 persen
    • Bengkulu 4,80 persen
    • Riau 4,79 persen
    • Sumatera Utara 4,53 persen
    • Kepulauan Bangka Belitung 4,09 persen
    • Sumatera Barat 3,37 persen
    • Aceh 2,97 persen
    • Rata-rata Sumatera 4,81 persen

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?