Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Friday, 9 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Nasional»Ekonomi»Efek Domino MSCI: UBS dan Goldman Turunkan Rating, Moody’s Perbarui Outlook RI
    Ekonomi

    Efek Domino MSCI: UBS dan Goldman Turunkan Rating, Moody’s Perbarui Outlook RI

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover9 February 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Dampak Perubahan Outlook oleh Moody’s terhadap Peringkat Utang Indonesia

    Perubahan outlook peringkat utang Indonesia yang dikeluarkan oleh Moody’s Ratings menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan kualitas tata kelola pemerintah. Dalam pengumumannya, Moody’s mengubah outlook dari stabil menjadi negatif, yang didorong oleh penurunan prediktabilitas dalam perumusan kebijakan pemerintah.

    Kondisi ini dinilai berpotensi melemahkan efektivitas kebijakan serta kualitas tata kelola pemerintahan. Jika tren tersebut berlanjut, maka risiko terhadap kredibilitas kebijakan Indonesia yang selama ini menjadi fondasi stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi akan meningkat.

    Meski demikian, Moody’s tetap mempertahankan peringkat kredit jangka panjang mata uang lokal dan asing di level Baa2. Level ini berada satu tingkat di atas batas layak investasi (investment grade), yang mencerminkan ketahanan fundamental ekonomi Indonesia. Hal ini didukung oleh kekuatan struktural seperti kekayaan sumber daya alam dan bonus demografi.

    Selain itu, lembaga pemeringkat tersebut juga menyoroti ekspansi sejumlah program sosial, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program-program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut dibiayai melalui realokasi dan pemangkasan belanja kementerian, termasuk anggaran pemeliharaan infrastruktur. Ekspansi lanjutan program-program tersebut dinilai berpotensi menekan fleksibilitas fiskal.

    Moody’s juga mencermati pembentukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai sovereign wealth fund (SWF) yang mengelola aset BUMN senilai lebih dari US$ 900 miliar atau sekitar 60% dari produk domestik bruto (PDB) nominal Indonesia pada 2025. Ketidakpastian terkait tata kelola, pendanaan, dan prioritas investasi Danantara dinilai berpotensi memunculkan risiko kewajiban kontinjensi bagi pemerintah, meskipun asumsi dasar Moody’s tetap mengarah pada perbaikan kelembagaan ke depan.

    Outlook Stabil Menurut S&P

    Sementara itu, S&P Global Ratings menyatakan bahwa outlook Indonesia masih stabil dengan posisi fiskal menjadi risiko. Dalam pengumuman terbaru, S&P menilai risiko penurunan utang Pemerintah Indonesia adalah melemahnya posisi fiskal secara signifikan.

    Pelemahan fiskal lebih lanjut dapat memberikan tekanan ke bawah terhadap peringkat utang Indonesia, kecuali terdapat perbaikan yang mengimbangi pada indikator kredit lainnya. Risiko tersebut dapat tercermin dari peningkatan utang bersih pemerintah secara umum yang melebihi 3% dari PDB per tahun, serta pembayaran bunga yang secara konsisten melampaui 15% dari total pendapatan negara.

    Namun, S&P menilai volatilitas harga saham yang terjadi belakangan ini belum berdampak signifikan terhadap pandangan lembaga tersebut atas peringkat utang Indonesia. S&P juga menegaskan bahwa outlook Indonesia saat ini masih stabil, artinya risiko kenaikan maupun penurunan peringkat dinilai relatif berimbang.

    Penurunan Peringkat Saham oleh Broker Asing

    Sebelumnya, broker asal Jepang Nomura Holdings Inc menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi netral dari overweight. Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya risiko investasi dan potensi arus keluar dana pasif, menyusul keputusan MSCI membekukan rebalancing indeks saham Indonesia.

    Goldman Sachs Group Inc., bank investasi asal Amerika Serikat, juga menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi underweight. Goldman Sachs memperingatkan kekhawatiran MSCI terhadap kelayakan investasi di Indonesia berpotensi memicu arus keluar dana asing lebih dari US$ 13 miliar atau sekitar Rp 218,2 triliun, terutama jika status Indonesia diturunkan.

    UBS AG turut menurunkan peringkat saham Indonesia menjadi netral. Bank investasi asal Amerika Serikat itu menilai tekanan pasar berpotensi berlanjut hingga terdapat kejelasan terkait regulasi dan penilaian ulang MSCI. Selain faktor MSCI, UBS juga menyoroti meningkatnya risiko kebijakan domestik, termasuk rencana pengalihan 28 izin usaha perusahaan yang dicabut kepada Danantara. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menambah ketidakpastian bagi investor.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Konsumen semakin peduli lingkungan, tetapi pilihan produk berkelanjutan masih terbatas

    31 August 2026

    Investasi Asing dan Masa Depan Perumahan Indonesia

    31 August 2026

    Saksi Perjuangan Siswa SD Mencari Ilmu di Bandung Barat

    30 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?