Pemegang saham utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, kembali melakukan transaksi kepemilikan saham. Dalam laporan keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Rabu (4/2/2026), dewan komisaris SRTG mengungkapkan bahwa Edwin membeli tambahan saham perseroan.
Sebelum transaksi, Edwin memiliki 4.865.971.990 saham atau sebesar 35,87% hak suara di SRTG. Setelah pembelian, jumlah saham yang dimilikinya meningkat menjadi 4.867.505.690 saham, yang setara dengan 35,88% hak suara. Dengan peningkatan ini, Edwin tetap mempertahankan posisi sebagai pemegang saham pengendali SRTG.
Harga saham SRTG saat ini berada pada level Rp 1.675 per saham. Meskipun dalam sepekan terakhir, saham tersebut mengalami koreksi sebesar 7,73%, namun secara bulanan, SRTG masih naik 1,83%. Sejak awal tahun hingga saat ini, saham SRTG juga telah melonjak sebesar 5,7% secara year to date (YTD).
Selain itu, SRTG juga melakukan transaksi penjualan saham di perusahaan lain. Dalam keterbukaan informasi tanggal 19 Januari 2026, Saratoga melaporkan bahwa mereka melepas kepemilikan sahamnya di PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA). Transaksi ini dilakukan dengan harga Rp 1.218 per saham, sehingga SRTG mendapatkan pendapatan sekitar Rp 913,5 juta dari penjualan tersebut.
Sebelum transaksi, SRTG memiliki 150,16 juta saham NRCA yang setara dengan 6,01% kepemilikan. Setelah penjualan, jumlah saham yang dimiliki SRTG berkurang menjadi 149,41 juta saham, yang setara dengan 5,98% kepemilikan. Hal ini menunjukkan bahwa SRTG sedang melakukan diversifikasi portofolio investasinya.
Perkembangan Saham dan Strategi Investasi
Berikut adalah beberapa poin penting terkait perkembangan saham dan strategi investasi SRTG:
Perubahan kepemilikan saham oleh Edwin Soeryadjaya:
Edwin Soeryadjaya, selaku pemegang saham utama SRTG, melakukan pembelian saham tambahan. Peningkatan kepemilikan saham ini menunjukkan kepercayaannya terhadap prospek perusahaan.Kinerja saham SRTG:
Harga saham SRTG saat ini berada pada Rp 1.675 per saham. Meski terjadi koreksi sebesar 7,73% dalam seminggu terakhir, saham ini masih naik 1,83% dalam sebulan terakhir dan 5,7% sejak awal tahun.Transaksi penjualan saham di NRCA:
SRTG menjual 750.000 saham di PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) dengan harga Rp 1.218 per saham. Transaksi ini memberikan pendapatan sebesar Rp 913,5 juta bagi SRTG.Pengurangan kepemilikan di NRCA:
Sebelum transaksi, SRTG memiliki 150,16 juta saham NRCA. Setelah penjualan, kepemilikan saham SRTG di NRCA berkurang menjadi 149,41 juta saham.
Analisis Pasar dan Prospek Masa Depan
Dari segi analisis pasar, kenaikan harga saham SRTG dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa investor masih percaya terhadap kinerja perusahaan. Namun, adanya koreksi dalam sepekan terakhir menunjukkan volatilitas pasar yang wajar.
Dalam konteks strategi investasi, SRTG tampaknya sedang melakukan penyesuaian portofolio. Penjualan saham di NRCA bisa menjadi langkah untuk memperkuat likuiditas atau mengalokasikan dana ke sektor lain yang lebih menjanjikan.
Selain itu, konsistensi Edwin Soeryadjaya dalam mempertahankan kepemilikan sahamnya di SRTG juga menunjukkan bahwa ia memiliki visi jangka panjang terhadap perusahaan. Ini bisa menjadi indikator positif bagi para investor yang ingin menanamkan modal di SRTG.
Dengan semua faktor tersebut, SRTG terlihat sebagai salah satu emiten yang layak dipantau oleh para pelaku pasar. Kinerja saham dan kebijakan manajemen perusahaan akan menjadi faktor utama dalam menentukan prospek masa depannya.



