Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 11 Juni 2026
Trending
  • Jika Anda Sering Tonton Film Sama, Mungkin Sedang Proses 7 Perasaan Tersembunyi Ini
  • 5 Dampak Buruk Mengemudi Agresif, Komponen Kendaraan Cepat Rusak
  • ChatGPT Bisa Membaca Kartu Tarot, Tapi Bisakah Ia Memahami Manusia?
  • Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut
  • Aturan Ganjil Genap Jakarta Hari Ini, 8 Juni 2026 Berlaku untuk 25 Ruas Jalan
  • Marjane Satrapi: Cerita Iran dari Sudut Pandang Anak Perempuan
  • Berita Arema FC Terkini: Alfeandra Dewangga Jadi Target, Kontroversi Logo Warisan Sam Ikul
  • Ke Saloka Theme Park Semarang: Rute, Tiket, dan Pengalaman Seru!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Dua Tim Terbaik Samsung Inovasi Kampus Ciptakan Inovasi Canggih dengan AI dan IoT
Teknologi

Dua Tim Terbaik Samsung Inovasi Kampus Ciptakan Inovasi Canggih dengan AI dan IoT

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 Tahun 2026

Samsung Electronics Indonesia (SEIN) mengumumkan dua tim terbaik dari masing-masing kategori peserta dalam program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 7 tahun 2026. Tim Lumyx dari SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau dan Tim Outliers dari Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Jawa Tengah terpilih menjadi tim terbaik pertama setelah melalui rangkaian pembelajaran, mentoring, dan proses seleksi nasional yang ketat.

Keduanya membawa dan mempresentasikan solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT). Inovasi mereka lahir dari persoalan yang terjadi di sekitar mereka. Kriteria penilaian dari para juri dilakukan berdasarkan presentasi dan penyampaian ide, kesesuaian masalah dan solusi, demonstrasi prototipe, Integrasi AI dan IoT, pemahaman teknis selama tanya jawab dengan juri serta inovasi dan potensi masa depan.

“Samsung Innovation Campus tidak hanya tentang pembelajaran teknologi, tetapi tentang membuka peluang. Kami percaya setiap anak muda memiliki potensi besar ketika diberi akses, bimbingan, dan kepercayaan. Kami mengucapkan selamat kepada tim terbaik atas pencapaian luar biasa ini. Pencapaian ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan sepanjang program,” ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.

Tim Lumyx – SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau

Empat anggota tim dari SMA Darma Yudha Kota Pekanbaru, Riau menciptakan inovasi yakni Alex, Personal AI Assistant berbasis IoT. Inovasi ini dirancang untuk jadi sarana learning companion sekaligus asisten personal dengan interaksi yang natural.

Tidak hanya merespons perintah, Alex mampu mendengarkan secara real-time, merangkum informasi, serta membangun memori personal pengguna secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemrosesan audio-visual serta machine learning berbasis edge dan server, Alex menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih kontekstual tanpa memerlukan aplikasi yang kompleks.

“Kami ingin menciptakan AI yang tidak hanya menjawab perintah, tetapi benar-benar memahami konteks dan kebutuhan penggunanya. Proses iterasi dan debugging justru menjadi pengalaman belajar terbesar bagi kami,” kata Davin Loana, perwakilan sekaligus pengembang Asisten AI Alex dari tim Lumyx.

Tim Outliers – Univ. Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah

Tim Outliers menciptakan PhysioTrack. Ini adalah solusi rehabilitasi pasca-stroke berbasis AI dan IoT yang memungkinkan pasien menjalani terapi dari rumah secara lebih terukur dan tetap terpantau oleh terapis. Melalui integrasi sensor IoT, sistem ini mengumpulkan data latihan dan indikator fisiologis yang kemudian dianalisis oleh model AI untuk menghasilkan status risiko serta rekomendasi berbasis data. Pendekatan ini meningkatkan akses terapi sekaligus menjaga kualitas pemantauan klinis.

“Kami melihat banyak pasien kesulitan menjalani terapi rutin. Melalui integrasi AI dan IoT, kami ingin menghadirkan sistem yang membantu pasien berlatih dari rumah, namun tetap terhubung dengan terapis melalui data yang terukur,” ujar Gaezka Ardhika Putra, perwakilan Tim Outliers.

Solusi Terbaik dan Pengaruh SIC

Dua solusi terbaik tahun ini memperlihatkan bagaimana AI dan IoT dapat diterapkan secara kontekstual untuk menjawab tantangan masyarakat. SIC hadir sebagai ruang bertumbuh bagi generasi muda Indonesia. Dengan pendampingan guru dan dosen, pembelajaran ini menciptakan efek pengganda, memperkuat literasi AI di sekolah dan kampus, serta menumbuhkan ekosistem inovasi yang lebih luas.

“Pembelajaran yang baik harus menghadirkan tiga aspek: mindful, meaningful, dan joyful. Siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan makna dalam proses belajar. Kami melihat pendekatan ini tercermin dalam SIC,” kata Tenaga Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

“Penetapan coding dan AI sebagai mata pelajaran pilihan yang berdiri sendiri juga sejalan dengan upaya memperkuat literasi digital dan menyiapkan talenta muda yang siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

ChatGPT Bisa Membaca Kartu Tarot, Tapi Bisakah Ia Memahami Manusia?

11 Juni 2026

Cara mengganti nada dering WhatsApp dengan suara sendiri menggunakan Google Assistant

11 Juni 2026

50 Soal PPKN Kelas 2 SD 2026 Lengkap Kunci Jawaban

10 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jika Anda Sering Tonton Film Sama, Mungkin Sedang Proses 7 Perasaan Tersembunyi Ini

11 Juni 2026

5 Dampak Buruk Mengemudi Agresif, Komponen Kendaraan Cepat Rusak

11 Juni 2026

ChatGPT Bisa Membaca Kartu Tarot, Tapi Bisakah Ia Memahami Manusia?

11 Juni 2026

Peringati Hari Samudra Dunia 2026, KKP dan Mitra Lakukan Aksi Nyata Lindungi Laut

11 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?