Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 5 Juni 2026
Trending
  • Ekonom Soroti Bahaya DSI untuk Ekspor dan Kepercayaan Investor
  • Jadi Saksi Penganiayaan, Nur Rohmah Dihukum Berbohong Soal Kekerasan Erin
  • Pancasila di Tengah Algoritma, Bagaimana Lindungi Kemanusiaan?
  • Jakmania Tulus? Bintang Baru Persija Pergi ke Rival Musim 2026/2027
  • Harga Tiket Jatim Park 2026 untuk Liburan Sekolah di Kota Batu
  • Rekor MURI dan Endorse Artis Bikin Korban Hanania Travel Tak Curiga
  • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 3 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
  • Penurunan harga solar tekanan ke industri berkurang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Dua Pengunjung Gold Dragon Palembang Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Ditembak Airsoft Gun Akibat Senggolan
Daerah

Dua Pengunjung Gold Dragon Palembang Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Ditembak Airsoft Gun Akibat Senggolan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kejadian Penganiayaan dan Pengeroyokan di Depan Gold Dragon Palembang

Beberapa waktu lalu, dua orang korban melaporkan penganiayaan dan pengeroyokan yang terjadi di depan tempat hiburan malam Gold Dragon di Palembang. Kejadian ini terjadi pada waktu yang berbeda, tetapi lokasi kejadian sama.

Salah satu korban bahkan mengalami luka serius akibat tembakan menggunakan airsoft gun. Polrestabes Palembang telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku.

Korban Pertama: Pedrosa Dinata

Korban pertama, Pedrosa Dinata (17), warga Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, melaporkan peristiwa penganiayaannya kepada Polrestabes Palembang pada Rabu (4/2/2026) pagi. Kejadian ini terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Menurut keterangan Pedrosa, kejadian bermula dari senggolan dengan salah satu terlapor di dalam gedung Gold Dragon. Setelah keluar dari lokasi, korban dipanggil oleh salah satu dari tiga terlapor yang masih dalam penyelidikan.

“Awalnya senggolan di dalam. Saat saya keluar, saya dipanggil oleh salah satu terlapor,” kata Pedrosa.

Saat korban mendekat dengan maksud menyelesaikan masalah, ia justru dipukul dari belakang dan dikeroyok oleh tiga orang. Salah satu pelaku bahkan mengeluarkan airsoft gun dan menembak korban di bagian dada.

Akibat kejadian tersebut, Pedrosa mengalami luka pecah hidung, lebam di bagian kening, serta luka lecet di dada akibat tembakan airsoft gun. Peristiwa itu akhirnya dilerai oleh pengunjung lain.

“Saya tidak terima dan berharap pelaku segera ditangkap,” ujarnya.

Korban Kedua: M Nabil Alhafis

Di lokasi yang sama, korban kedua, M Nabil Alhafis (21), warga Dusun III Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), juga melaporkan aksi penganiayaan dan pengeroyokan yang dialaminya pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Nabil menjelaskan, kejadian berawal dari salah paham dengan terlapor. Saat hendak pulang menuju area parkir, ia tiba-tiba diserang oleh sejumlah pelaku.

“Awalnya salah paham, lalu berujung penganiayaan dan pengeroyokan. Pelakunya ramai,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami jari kelingking terkilir, lebam di punggung, serta bibir pecah. Ia berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku karena dinilai meresahkan masyarakat.

Penanganan oleh Polrestabes Palembang

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Hendra membenarkan adanya dua laporan penganiayaan dan pengeroyokan di lokasi yang sama.

“Laporan sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Pidum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan penangkapan pelaku,” tutupnya.

Kesimpulan

Kejadian penganiayaan dan pengeroyokan di depan Gold Dragon Palembang menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan perlindungan diri. Dengan adanya laporan yang diterima oleh pihak kepolisian, diharapkan bisa segera menangkap para pelaku dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Membanggakan! Mahasiswa UNISMA, Shalwaa Kia Lolos Konferensi Internasional di Tiga Negara

31 Mei 2026

Renungan Selasa 12 Mei 2026: Yesus Pergi dengan Sukacita

16 Mei 2026

Parfum asal Singapura tawarkan konsentrasi 50 persen untuk menjawab iklim tropis di Indonesia

8 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ekonom Soroti Bahaya DSI untuk Ekspor dan Kepercayaan Investor

5 Juni 2026

Jadi Saksi Penganiayaan, Nur Rohmah Dihukum Berbohong Soal Kekerasan Erin

5 Juni 2026

Pancasila di Tengah Algoritma, Bagaimana Lindungi Kemanusiaan?

5 Juni 2026

Jakmania Tulus? Bintang Baru Persija Pergi ke Rival Musim 2026/2027

5 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?