Perubahan Strategi dan Kemenangan Bali United
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, melakukan perubahan strategi dalam penempatan starting line up. Dengan adanya desakan dari para penggemar pasca absen kemenangan selama enam pekan terakhir, Jansen memutuskan untuk memasukkan dua pemain asing baru, yaitu Diego Campos dan Tappei Yachida.
Kedua pemain ini sebelumnya hanya berada di bangku cadangan, namun kini mulai dimainkan dalam laga pekan ke 24 BRI Super League 2025/26. Hasilnya sangat mengesankan, karena keduanya berhasil mencetak gol yang membawa kemenangan bagi Bali United.
Pada pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Diego Campos berhasil mencetak satu gol sementara Tappei Yachida menyumbangkan dua gol. Skor akhir pertandingan adalah 4-3 untuk kemenangan Bali United. Kemenangan ini tidak hanya memberikan tiga poin penting, tetapi juga mengubah posisi Bali United di klasemen sementara.
Sebelumnya, Bali United berada di posisi ke 11, kini mereka naik ke posisi ke 9 dengan menggeser Arema FC. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi tim yang sebelumnya belum menunjukkan hasil positif di putaran kedua.
Performa Mengesankan dari Pemain Asing
Diego Campos, penyerang sayap Bali United, merasa senang dengan kemenangan ini. Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Arema FC cukup sulit, tetapi timnya mampu memulai dengan baik dan mencetak dua gol di babak pertama.
“Ya, pertandingan yang sulit menghadapi lawan yang memiliki kualitas,” kata Campos. “Kami berhasil memulai pertandingan dengan baik dan mencetak dua gol di babak pertama serta membuat beberapa peluang.”
Meskipun hanya bermain selama 45 menit di babak pertama karena cedera, Campos berhasil mencetak gol yang menjadi awal dari kembalinya performa tim. Gol kedua Bali United dicetak olehnya setelah menerima umpan dari Kadek Agung pada menit 28.
Drama 7 Gol dalam Pertandingan
Pertandingan antara Bali United dan Arema FC berlangsung sangat dinamis dengan drama 7 gol. Terjadi dua gol bunuh diri oleh kedua tim, yang memperlihatkan ketegangan dan kompetitifnya pertandingan.
Gol pertama dibukukan oleh Tappei Yachida pada menit 23 setelah menerima umpan dari Diego Campos. Skor menjadi 0-1 untuk Bali United. Di menit 28, Campos mencetak gol kedua setelah menerima umpan dari Yachida, sehingga skor berubah menjadi 0-2.
Di babak kedua, Arema FC mencoba menekan dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Dalberto pada menit 62. Skor menjadi 1-2. Tappei Yachida kemudian menambah gol pada menit 66, menjadikan skor 1-3.
Arema FC mendapat peluang melalui penalti pada menit 78 setelah pelanggaran handsball Yusuf Meilana. Dalberto sukses menjalankan eksekusi, sehingga skor berubah menjadi 2-3.
Drama Akhir Pertandingan
Di akhir pertandingan, dua gol bunuh diri terjadi. Pertama oleh Betinho pada menit 90+3, yang berujung pada gol Gianluca Pandeynuwu. Semenit kemudian, Kadek Arel salah mengantisipasi umpan lawan, yang berujung masuk ke gawang Mike Hauptmeijer. Skor akhir menjadi 3-4 untuk kemenangan Bali United.
Tanggapan Pelatih
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku sangat senang atas pencapaian anak asuhnya. Ia mengatakan bahwa tim mampu mencetak dua gol di 45 menit pertama dan kemudian mencetak empat gol sepanjang pertandingan.
“Arema adalah tim yang bagus dan saya senang para pemain bisa fokus hingga akhir pertandingan,” ujar Jansen.



