Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Thursday, 15 October 2026
Trending
  • Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa
  • Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
  • Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027
  • Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri
  • Senjakala Mobil Bensin: Pangsa Pasar Anjlok di Bawah 50%
  • 7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi
  • Prediksi skor RB Leipzig vs PSV Eindhoven: Die Roten Bullen siap mengamuk di Red Bull Arena
  • Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Direktur BRI: UMKM Kunci Agenda Keuangan Global
Nasional

Direktur BRI: UMKM Kunci Agenda Keuangan Global

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 January 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

BRI Menekankan Pentingnya UMKM dalam Agenda Keuangan Berkelanjutan

Dalam sebuah panel diskusi yang diadakan dalam rangka Indonesia Pavilion pada forum Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets World Economic Forum (WEF) Davos 2026, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Hery Gunardi, menyampaikan pentingnya menjadikan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian utama dari agenda keuangan berkelanjutan global. Panel ini turut dihadiri oleh President and Chief Executive Officer of TCW Katie Koch, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, serta Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis sebagai moderator.

Hery menjelaskan bahwa di negara berkembang, sektor UMKM mencakup lebih dari 90 persen dari total jumlah usaha dan menjadi penggerak utama ekonomi, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan rantai pasok lokal dan ketahanan ekonomi masyarakat. Meski demikian, peran UMKM masih sering luput dari perhatian global mengenai keberlanjutan.

“Sejak awal berdiri hingga di usianya yang kini menginjak 130 tahun, BRI memang didesain untuk melayani segmen mikro dan UMKM. Komitmen tersebut tetap menjadi fondasi utama BRI. Karena itu, kami sangat senang dapat berada di WEF Davos 2026 untuk membahas isu keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan apa yang telah kami jalankan selama ini,” ujar Hery.

BRI Konsisten Memfasilitasi Jutaan UMKM untuk Bertumbuh

Ia menambahkan bahwa dalam konteks negara berkembang, keberlanjutan bukan lagi soal ambisi, melainkan soal eksekusi, yakni bagaimana memastikan pembiayaan berkelanjutan dapat disalurkan secara aman, efisien, dan dalam skala besar ke sektor-sektor yang paling membutuhkan.

Dalam konteks tersebut, sebagai bank UMKM terbesar di negara berkembang, BRI memadukan prinsip inklusi, pembiayaan, dan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan usahanya. Bagi BRI, keuangan berkelanjutan bukanlah program tambahan, melainkan menjadi proses bisnis yang diterapkan secara konsisten dalam pembiayaan jutaan pelaku usaha setiap hari.

“Tidak akan ada transisi hijau yang berhasil dan tidak akan ada pertumbuhan yang inklusif tanpa UMKM yang ikut bergerak maju bersama. Keberlanjutan yang sesungguhnya terjadi ketika pembiayaan menjangkau desa-desa, petani, serta pelaku usaha mikro di Indonesia,” ujarnya.

Peran BRI sebagai Anchor Bank

Lebih lanjut, menurut Hery, perhatian global terhadap pembiayaan berkelanjutan kian menekankan pada dampak, transparansi dan kualitas pelaksanaan. Alhasil, dibutuhkan kemampuan eksekusi di tingkat lokal agar pembiayaan berkelanjutan benar-benar dapat menjangkau sektor yang membutuhkan.

“BRI sendiri menjalankan peran sebagai anchor bank, dengan menjalin kemitraan bersama pemerintah, lembaga pembiayaan pembangunan, serta lembaga multilateral untuk menyalurkan pembiayaan campuran (blended finance) kepada pelaku UMKM. Tanpa dukungan institusi lokal yang kuat, pembiayaan berkelanjutan berisiko hanya berhenti pada tataran konsep, tanpa memberikan dampak nyata di lapangan,” ujar Hery Gunardi.

Digitalisasi Jadi Kunci Kesuksesan

Digitalisasi pun menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pembiayaan berkelanjutan hingga ke tingkat lokal. Pemanfaatan teknologi membuat pembiayaan lebih efisien, memperluas akses bagi pelaku usaha, serta mendukung implementasi ESG (environmental, social & governance) hingga segmen UMKM.

Hal ini pun sejalan dengan upaya BRI dalam menjalankan perannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Hingga September 2025, porsi kredit UMKM konsolidasian yang disalurkan BRI mencapai 80,02 persen dari total portofolio kredit atau setara dengan Rp1.150 triliun. Selain penyaluran pembiayaan, BRI juga secara konsisten memperluas dampak melalui berbagai program pengembangan kapasitas UMKM. Program-program tersebut antara lain Desa BRILiaN, Klasterku Hidupku, serta platform LinkUMKM, yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 hal yang perlu ditingkatkan agar mendapat banyak match di dating apps menurut psikologi

15 October 2026

Profil Anthony Xie, suami Audi Marissa yang digugat cerai: beberapa tahun berkarier di Taiwan-China

15 October 2026

Yunarto Wijaya: Relawan Gibran Tak Perlu Gentar Hadapi Hak Angket DPR

15 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sosok Rosdianah, alumni magister hukum UMI kini berkarir di Korps Adhyaksa

15 October 2026

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18

15 October 2026

Jelang review MSCI November 2026, pembekuan saham Indonesia diprediksi hingga 2027

15 October 2026

Elon Musk mengaku tak tahu cara bikin chip, tetapi mau bangun pabrik sendiri

15 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?