Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 29 April 2026
Trending
  • Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut
  • Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang
  • Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi
  • Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34
  • Tantangan Atalia Praratya di Pejompongan
  • Skandal Kekerasan Anak di Yogyakarta, DPR RI Turun Tangan Usut Kasus
  • Kurang Uang? Ini 3 Kebiasaan yang Menghambat Keuanganmu
  • WhatsApp Plus uji fitur berbayar, ini daftar fitur dan estimasi harganya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Dinkes Gresik Jelaskan Pengadaan Dua Alat Kesehatan Senilai Rp2,3 Miliar
Daerah

Dinkes Gresik Jelaskan Pengadaan Dua Alat Kesehatan Senilai Rp2,3 Miliar

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover8 Januari 2026Updated:8 Januari 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

GRESIK – Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik memberikan penjelasan resmi terkait pengadaan dua alat kesehatan melalui mekanisme e-Catalog, sebagaimana tertuang dalam surat konfirmasi bernomor 440/3502/437.52/2025 tertanggal 30 Desember 2025.

Surat tersebut merupakan jawaban atas permohonan konfirmasi dari Indonesia Discover, sekaligus bentuk keterbukaan informasi terkait spesifikasi barang, vendor, harga e-Catalog, serta nilai kontrak pengadaan alat kesehatan.

Dalam surat itu dijelaskan, pengadaan pertama adalah BTF Medical Transport Infant Incubator dengan Kode Paket FKS-P2506-11878956 yang disuplai oleh PT Biotech Farma. Harga alat tersebut tercantum di e-Catalog sebesar Rp349.994.000, sementara harga kontrak ditetapkan Rp348.200.000 untuk 1 unit.

Alat ini diperuntukkan untuk menciptakan dan menjaga lingkungan yang aman, stabil, dan terkendali, meliputi suhu, kelembaban, serta oksigen, bagi bayi baru lahir atau bayi prematur selama proses pemindahan, baik di dalam rumah sakit maupun antar fasilitas kesehatan.

Sementara itu, paket kedua adalah Ventilator Triton MV200 Platinum dengan Kode Paket FKS-P2507-11944000 yang dipasok oleh PT Hospi Niaga Utama. Harga ventilator tersebut di e-Catalog tercatat sebesar Rp1.040.000.000 per unit.

Adapun nilai kontrak pengadaan sebesar Rp2.000.000.000 diperuntukkan untuk 2 unit ventilator, sehingga harga per unit dalam kontrak menjadi Rp1.000.000.000. Ventilator ini digunakan untuk memberikan bantuan ventilasi tekanan positif bagi pasien dewasa, pediatrik, dan neonatus, termasuk bayi dengan berat badan mulai dari 500 gram.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, MM, M.Kes, dalam surat tersebut menegaskan bahwa kedua alat kesehatan yang dimaksud memiliki fungsi yang berbeda, sehingga tidak dapat disamakan baik dari sisi peruntukan maupun spesifikasi.

“Untuk harga Ventilator Triton MV200 Platinum sebesar Rp2.000.000.000 merupakan harga kontrak untuk dua unit, dengan masing-masing unit seharga Rp1.000.000.000,” demikian penjelasan tertulis Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dalam surat konfirmasi tersebut.

Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik juga menyampaikan bahwa informasi harga yang disampaikan mengacu pada harga e-Catalog dan nilai kontrak resmi sebagai bagian dari transparansi pengelolaan anggaran pengadaan alat kesehatan.

Surat konfirmasi tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga memiliki keabsahan administrasi dan kekuatan hukum.

Dengan penjelasan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik menyatakan telah memberikan klarifikasi sekaligus membuka informasi pengadaan alat kesehatan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.(puji)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

    Berita Terkait

    Laga Sengit PSM Makassar vs Borneo FC, Nasib di Klasemen Super League

    26 April 2026

    10 Tanda Wajah Anda Membutuhkan Perawatan Estetika Wajah

    21 April 2026

    Resmikan 6 jembatan strategis sekaligus, Bupati JKA: 6 tahun terputus, kini terhubung lagi!

    16 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kendal Tornado FC Diserbu Snex-Panser Usai Kalah dari PSIS: Ngaku Janggal, Satu Nama Disebut

    29 April 2026

    Saya Tak Bisa, Kisah Heroik Mayang Selamatkan Anak Terbawa Arus di Pantai Ujung Karang

    29 April 2026

    Puluhan ribu jemaah haji Indonesia tiba di Arab Saudi

    29 April 2026

    Arsenal Kembali Puncaki Liga Inggris, Spurs Akhirnya Menang di Pekan ke-34

    29 April 2026
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
    • Home
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • PT. Indonesia Discover Multimedia
    • Indeks Berita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?