Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama
  • Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara
  • 5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel
  • Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs
  • 7 cara agar tetap membumi di tengah-tengah dunia yang makin kacau menurut psikologi
  • Kronologi KM Virgo Transport 8 hilang kontak, posisi terakhir 80 mil laut dari Basirih
  • Cek jadwal bus AKAP dari Bali ke Pulau Jawa Kamis (10/9), sebegini
  • Prediksi skor Slavia Prague vs Lens: Statistik dan head-to-head di Liga Champions UEFA
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Demo 27 Agustus, Ancaman atau Alat Politik Elite? Pakar: Jangan Salahkan Kelompok Pati
Politik

Demo 27 Agustus, Ancaman atau Alat Politik Elite? Pakar: Jangan Salahkan Kelompok Pati

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Agustus 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Konsistensi Perjuangan Masyarakat Pati dan Isu yang Disuarakan

Fernando Emas, seorang pengamat politik, menilai bahwa masyarakat Pati selama ini konsisten dalam memperjuangkan aspirasi mereka. Menurutnya, masyarakat tersebut relatif tertutup terhadap upaya penunggangan kepentingan politik tertentu. Ia menyatakan bahwa perjuangan masyarakat Pati di daerah menunjukkan keseriusan dan keteguhan dalam menyampaikan pendapat serta harapan mereka.

Ia juga mempertanyakan munculnya gerakan-gerakan yang berupaya membenturkan masyarakat dengan kelompok-kelompok yang sedang memperjuangkan aspirasi, seperti Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Fernando menilai bahwa isu-isu yang dibawa oleh AMPB, termasuk RUU Perampasan Aset, bukan hanya berkaitan dengan kepentingan masyarakat Pati, tetapi juga kepentingan masyarakat Indonesia secara luas.

Pertanyaan Terkait Gerakan Kontra Aspirasi

Fernando menyoroti adanya upaya-upaya yang dinilai berusaha membenturkan masyarakat dengan kelompok-kelompok yang sedang menyuarakan aspirasi. Ia menanyakan siapa yang menggerakkan gerakan kontra tersebut dan mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menuduh kelompok AMPB sebagai pihak yang rentan ditunggangi kepentingan politik.

Sebaliknya, ia menyarankan agar gerakan-gerakan yang dinilai berupaya mengganggu aksi AMPB juga turut dipertanyakan. Fernando menekankan bahwa fokus seharusnya diarahkan pada substansi aspirasi yang disampaikan, bukan semata-mata pada dugaan adanya kepentingan politik di balik gerakan tersebut.

Isu yang Menyentuh Seluruh Rakyat Indonesia

Fernando menilai bahwa aspirasi yang dibawa dalam aksi AMPB tidak hanya berkaitan dengan kepentingan masyarakat Pati, melainkan juga kepentingan masyarakat Indonesia secara lebih luas. Ia bahkan menyebut dukungan terhadap isu tersebut sangat besar di tengah masyarakat.

“Ada sekitar 90 persen lebih masyarakat Indonesia setuju dengan ini. Yang tidak setuju adalah mereka-mereka pelaku-pelaku korupsi dan mereka antek-antek para pelaku korupsi,” tegasnya. Dengan demikian, ia menilai bahwa fokus terhadap aksi AMPB seharusnya diarahkan pada substansi aspirasi yang disampaikan, termasuk pembahasan RUU Perampusan Aset.

Aksi Massa dari Berbagai Aliansi

Selain AMPB, terdapat tiga aliansi masyarakat lainnya yang akan menggelar aksi penyampaian aspirasi pada hari itu. Keempat kelompok tersebut adalah:

  • Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM)
  • Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4)
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB)
  • Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB)

Tuntutan dari 4 Kelompok Aliansi

AMPB

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) akan menyampaikan dua tuntutan dalam aksi di depan Gedung DPR/MPR RI. Tuntutan pertama adalah mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Tuntutan kedua, AMPB meminta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

RMP4

Massa dari Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, datang ke Jakarta untuk menyuarakan dukungan terhadap sejumlah program Presiden Prabowo Subianto. Salah satu program pemerintah yang menjadi perhatian RMP4 yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). RMP4 mendukung keberlanjutan program tersebut, tetapi meminta adanya evaluasi terhadap pelaksanaannya.

GERAM

Berikut 10 tuntutan GERAM:
* Minta Prabowo-Gibran diadili
* Hentikan KDMP dan MBG
* Tolak pajak yang membebani rakyat
* Pendidikan dan kesehatan gratis
* Harga kebutuhan pokok turun, upah buruh naik
* Bencana Sumatera dan NTT ditetapkan sebagai bencana nasional
* Hak pekerja rumah tangga dipenuhi
* Demiliterisasi dan pembangunan batalyon dihentikan
* Hentikan kriminalisasi aktivis
* Sita aset hasil korupsi

AMDB

Tuntutan warga Depok pun sama dengan warga Pati, yakni terkait RUU Perampasan Aset hingga hukuman mati koruptor. “Poin tuntutan mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset, hukum mati koruptor, dan turunkan harga kebutuhan pokok,” kata Yusuf dikonfirmasi Kompas.com lewat pesan singkat, Selasa (25/8/2026).

Menurut Yusuf, sekitar 2.000 warga akan terlebih dahulu menggelar aksi di Kantor DPRD Kota Depok pada Rabu (26/8/2026).


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pengamanan Ketat Demo AMPB Pati di DPR, 18.504 Personel Polisi Dikerahkan

31 Agustus 2026

Hidup di Dalam Kita! Filosofi Mendalam 3 Jersey Baru Persib Bandung di Super League 2026/2027

31 Agustus 2026

Demo Warga Pati di DPR, Dua Tuntutan dan Pengaturan Lalu Lintas

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama

15 September 2026

Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara

15 September 2026

5 populer internasional: Iran serang pangkalan AS di Yordania – Inggris larang impor produk Israel

15 September 2026

Timnas Indonesia vs Malaysia, lawan siapkan 4 pemain naturalisasi, ancaman bagi Jay Idzes cs

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?