Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 5 Mei 2026
Trending
  • Harga emas Antam turun lagi Senin 27 April 2026
  • Dari kantor ke content creator, perjalanan Ricky Skinoppa jadi skinfluencer
  • Rekap Poin MotoGP Spanyol 2026: Moto3, Moto2, Veda Ega, Mario Aji, Alex Marquez
  • 5 Fakta Menarik Lagu Hurrian Hymn No. 6, Karya Musik Tertua Dunia
  • 7 Warna Pakaian Netral untuk OOTD, Bukan Hanya Hitam Putih!
  • Tiga idola KPop ini pernah minta maaf ke fandom, mengapa?
  • Rekomendasi Baju untuk Pemilik Bahu Lebar
  • Gempa 2,5 M Guncang Bandung Jabar, Info BMKG
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Hobi»Dari kantor ke content creator, perjalanan Ricky Skinoppa jadi skinfluencer
Hobi

Dari kantor ke content creator, perjalanan Ricky Skinoppa jadi skinfluencer

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Mei 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perjalanan Ricky dari Statistika ke Dunia Skincare

Ricky, yang lebih dikenal sebagai pemilik akun Instagram @skinoppa dan @HambaSunscreen di TikTok, adalah seorang content creator yang kerap membagikan review skincare dengan gaya yang lugas dan apa adanya. Ia konsisten mengulas berbagai produk perawatan wajah mulai dari cleanser, sunscreen hingga serum. Kontennya banyak disukai lantaran ia memberikan ulasan jujur hingga dikenal sebagai skinfluencer dengan secara brutal honest review. Namun di balik perannya sebagai content creator, perjalanan Ricky tidak dimulai dari dunia digital, melainkan dari meja kantor di industri FMCG dengan latar belakang pendidikan yang tidak ada kaitannya dengan dunia skincare. Seperti apa perjalanan karier Ricky?

Dari Statistika ke Estetika



Sebelum dikenal sebagai skinfluencer, Lelaki kelahiran 26 Oktober 1991 tersebut memiliki latar belakang pendidikan di bidang Statistika. Kariernya kemudian berlanjut ke dunia korporat, bekerja di perusahaan FMCG di bagian product development yang membuatnya cukup sering bekerjasama dengan dermatologist, formulator dan lain-lain untuk membuat sebuah produk. Dari situ, ia mulai banyak belajar tentang ingredients, formulasi, dan cara kerja produk secara teknis. Tanpa disadari, pengalaman inilah yang membuatnya jadi lebih banyak ilmu mengenai bahan skincare.

“Karena pada saat bikin produk di pabrik kita kerja sama dengan berbagai profesi so, I was surrounded by dermatologist, chemist, formulator. Tiap kali kita meeting pasti semuanya ngomong kan, jadi dapet semua nih ilmu-ilmunya,” ungkap Ricky.

Mulai Ngonten Saat Pandemi



Setelah lebih dari 5 tahun bekerja, Ricky memutuskan untuk resign, tepatnya saat masa pandemi COVID-19. Saat itu, Ricky memang sering ‘meracuni’ teman-temannya dengan rekomendasi skincare lewat WhatsApp. Salah satu teman pun menyuruh ia untuk membuat konten ‘racun skincare’ untuk dibagikan di media sosial. Pada saat itu, masih sangat jarang content creator yang skincare enthusiast dari kalangan pria.

Awalnya emang suka ngeracunin di circle pertemanan kan, pas covid tuh ada kamera nganggur. Kata temenku, daripada lu ngeracunin kita doang di WhatsApp, mendingan lu bikin (konten) gih,” ujarnya.

Ia pun mulai membuat konten di YouTube pada tahun 2021, membagikan rangkaian skincare routine dan juga insight mengenai efek pemakaian produk pada wajahnya. Saat itu, semua produk skincare yang ia pakai masih modal sendiri. Setelah 2 tahun membangun akun YouTube, ia pun merambah ke Instagram dengan nama yang sama. Kini, Ricky juga memperluas jangkauannya ke TikTok hingga Threads, untuk membagikan pengalamannya mencoba berbagai produk skincare secara lebih luas kepada publik.

Si Paling Brutal dalam Mengulas



Di antara banyaknya skinfluencer, Ricky dikenal dengan gaya review yang blak-blakan dan apa adanya. Ia tidak segan memberikan penilaian jujur terhadap produk, baik itu kelebihan maupun kekurangannya. Gaya “brutal honest” inilah yang membuat kontennya menonjol sekaligus membangun kepercayaan audiens, karena dianggap tidak berlebihan dalam me-review sebuah produk.

Selain review produk, ia juga kerap menginformasikan kepada audiens mengenai toko palsu atau toko tidak resmi yang berpotensi menjual produk palsu.

Tantangan Menjadi Skinfluencer



Menjadi content creator di niche skincare tidak selalu mudah. Ricky juga menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah menanggung resiko ketidakcocokan dengan produk. “Struggle-nya of course, ada produk yang tidak cocok. Itu kan kita belum terima duit sama sekali dari brand, jadi kita menanggung resiko itu sendiri. Misal ada kerusakan kulit, break out, purging itu harus ke dokter kulit sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Ricky juga harus siap menerima komentar negatif serta tekanan untuk selalu konsisten memberikan insight yang relevan dan seimbang.

Pernah Diserang Buzzer



Sebagai sosok yang cukup vokal dalam memberikan review, Ricky juga tidak lepas dari kontroversi. Ia pernah mendapatkan serangan komentar dari buzzer setelah memberikan pendapat jujur terhadap produk tertentu. Namun hal tersebut tidak membuatnya berhenti, justru semakin menegaskan posisinya sebagai reviewer yang berpegang pada opini personal dan pengalaman nyata.

Memberikan Edukasi dari POV Pengguna



Selain aktif membuat konten, Ricky juga sering terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi seputar skincare. Ia kerap diundang sebagai pembicara dalam acara atau komunitas, membagikan insight tentang skincare dari sudut pandang konsumen serta skinfluencer.

“Secara teori sebenarnya bisa diakses sama semua orang, kalau sebagai speaker aku posisinya sebagian besar dari pov konsumen, sisanya ya sebagai skinfluencer,” ujarnya.

Baginya, konten tidak hanya soal review, tetapi juga tentang membantu audiens memahami produk dengan lebih kritis dan teredukasi.

Dipercaya Brand Internasional dan Mendapat Penghargaan

Berkat konsistensinya membuat konten, Ricky pun meraih beberapa achievement sebagai content creator. Mulai dari meraih 100 ribu subscribers di YouTube, hingga dipercaya oleh beberapa brand lokal dan internasional untuk menjalin kerja sama eksklusif. Ia pun terlibat dalam berbagai kampanye perawatan kulit, mulai dari edukasi hingga promosi produk yang sesuai dengan berbagai jenis kulit.

Seiring meningkatnya pengaruh tersebut, Ricky juga menerima sejumlah penghargaan, salah satunya penghargaan sebagai Skin-tech Content Creator of The Year pada tahun 2025. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu skinfluencer yang tidak hanya populer, tetapi juga berpengaruh dan dipercaya di industri kecantikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 Warna Pakaian Netral untuk OOTD, Bukan Hanya Hitam Putih!

5 Mei 2026

Rekomendasi Baju untuk Pemilik Bahu Lebar

4 Mei 2026

Naik Level Instan! Honda Stylo 2026 Burgundy ABS Tampil Mewah dengan Desain Modern

4 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Harga emas Antam turun lagi Senin 27 April 2026

5 Mei 2026

Dari kantor ke content creator, perjalanan Ricky Skinoppa jadi skinfluencer

5 Mei 2026

Rekap Poin MotoGP Spanyol 2026: Moto3, Moto2, Veda Ega, Mario Aji, Alex Marquez

5 Mei 2026

5 Fakta Menarik Lagu Hurrian Hymn No. 6, Karya Musik Tertua Dunia

5 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?