Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 25 Agustus 2026
Trending
  • GIIAS Surabaya 2026 Hadir dengan Pameran Lebih Luas dan Merek Terbanyak
  • Ramalan shio Sabtu 22 Agustus 2026: Nomor hoki, cinta, dan karier
  • Gaya Modis Han So Hee di Film The Intern
  • Saham BUMN Terancam Dihapus, Solusi untuk Investor Ritel
  • Kasatlantas Palangka Raya Dianiaya, Jari Patah Akibat Laka di Tjilik Riwut
  • Prabowo Undang Paskibraka HUT ke-81 RI ke Hambalang, Beri Pesan Spesial Ini
  • Harry Kane Nyaman di Bayern, Ambisi Kembali ke Premier League Berkurang
  • 5 pilihan tas musim panas, gaya maksimal!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»Cara unik jemaah haji siasati kelebihan barang bawaan, rela pakai gamis berlapis-lapis
Daerah

Cara unik jemaah haji siasati kelebihan barang bawaan, rela pakai gamis berlapis-lapis

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Ringkasan Berita:

  • Belasan jemaah haji asal Madura (Kloter 69 Surabaya) sempat tertolak masuk ruang tunggu Bandara Madinah karena ukuran tas jinjing mereka melebihi kapasitas yang diizinkan Saudi Airlines.
  • Untuk menyiasati aturan pembatasan tas tanpa harus meninggalkan oleh-oleh, para jemaah membongkar tas mereka dan mengenakan pakaian gamis hingga lebih dari lima lapis.
  • Anggota Perlindungan Jemaah (Linjam) secara aktif membantu mengarahkan dan “mendandani” jemaah dengan trik baju berlapis

 

Indonesiadiscover.comRasa cinta terhadap keluarga di kampung halaman membuat para jemaah haji rela melakukan berbagai cara agar oleh-oleh dari Tanah Suci tetap bisa dibawa pulang ke Indonesia.

Termasuk yang dilakukan oleh sejumlah jemaah asal Madura, Jawa Timur. 

Mereka mengenakan baju gamis berlapis-lapis, bahkan hingga lebih dari lima lapis agar barang bawaan memenuhi ketentuan kabin pesawat.

Peristiwa itu terjadi di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, Kamis (18/6/2026) kemarin.

Belasan jemaah yang tergabung dalam Kloter 69 Embarkasi Surabaya (SUB) sempat tertolak masuk ruang tunggu keberangkatan internasional.

Pasalnya, ukuran dan isi tas jinjing para jemaah melebihi kapasitas yang diizinkan maskapai Saudi Airlines.

Mereka pun harus mundur dari antrean dan membongkar ulang barang bawaan mereka di kursi-kursi ruang tunggu bandara.

Sandal jepit bekas, sampo sachet, pakaian ganti, hingga bungkusan masker dikeluarkan satu per satu demi mengurangi beban tas.

Seorang jemaah yang mengalami hal tersebut adalah Zainab dan suaminya, Masykur, warga Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.

“Ini saya dan suami tidak boleh masuk ruang tunggu, karena tasnya kebesaran,” ujar Zainab sembari mengeluarkan barang-barang dari tas plastik dan tas serut.

Keduanya lantas dibantu petugas dari layanan Perlindungan Jemaah (Linjam) Daerah Kerja Bandara, M Firdaus, bersama sejumlah petugas lainnya.

Setelah beberapa barang dikeluarkan, Zainab dan suaminya kembali mencoba masuk ke area pemeriksaan. 

Namun upaya kedua itu juga gagal karena barang bawaan mereka masih dianggap melebihi standar kabin.

Melihat kondisi tersebut, Firdaus memiliki cara tersendiri agar oleh-oleh yang dibeli jemaah tidak perlu ditinggalkan.

Ia meminta pasangan tersebut mengeluarkan seluruh gamis dan kain yang ada di dalam tas, lalu mengenakannya sekaligus.

“Pak, ini sudah rangkap empat,” kata Masykur sambil tersenyum.

“Nggak apa-apa, Pak, pakai lagi ini, sayang kalau ditinggal,” jawab Firdaus.

Masykur pun kembali mengenakan beberapa lapis pakaian. Begitu juga Zainab yang akhirnya memakai lebih dari enam lapis baju.

Strategi sederhana itu berhasil. Setelah isi tas berkurang drastis, keduanya kembali menuju pemeriksaan keamanan dan akhirnya lolos masuk ruang tunggu keberangkatan.

“Alhamdulillah, lolos,” ujar Zainab dengan wajah lega.

Trik yang Sering Dilakukan

Bagi Firdaus, cara tersebut bukan hal baru. Sebagai petugas Linjam yang bertugas melindungi dan membantu jemaah haji Indonesia, ia mengaku sering “mendandani” jemaah yang mengalami kelebihan barang bawaan.

“Kadang kami bawa jemaah haji kita ke pojokan ruang tunggu, agar bisa lebih banyak lagi memakai baju-baju gamis untuk oleh-oleh keluarga mereka di Indonesia,” ujar Firdaus.

Firdaus yang sehari-hari bertugas di Mabes TNI itu mengatakan, tak jarang jemaah harus mengenakan hingga sembilan atau sepuluh lapis pakaian agar tas mereka memenuhi ketentuan maskapai.

“Kadang sampai sembilan atau sepuluh lapis,” katanya.

Menurut Firdaus, membantu jemaah membawa pulang oleh-oleh untuk keluarga memberikan kepuasan tersendiri baginya.

Sebab, sebagian besar barang yang dibawa bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan titipan kasih sayang bagi keluarga yang menunggu di rumah.

“Saya memang ‘dandani’ jemaah haji kita agar barang-barang bawaan mereka bisa lolos pemeriksaan di keberangkatan internasional, khususnya penumpang Saudi Airlines,” ujarnya.

Ia mengaku selalu merasa bangga ketika jemaah yang berhasil lolos pemeriksaan melambaikan tangan sambil mengucapkan terima kasih.

“Ada kebanggaan tersendiri saat mereka melambaikan tangan, menyampaikan terima kasih,” ungkapnya.

Pemandangan jemaah yang mengenakan pakaian berlapis-lapis pun kerap mengundang tawa. Meski demikian, menurutnya para jemaah tetap menjalaninya dengan senang hati.

“Ada yang malu-malu pakai baju berlapis-lapis, tapi karena demi rasa cintanya kepada keluarga di Indonesia, akhirnya mereka mau juga memakainya.”

“Bahkan ada baju yang diikatkan di perut dan dikalungkan di leher. Yang penting lolos pemeriksaan, nanti setelah naik pesawat baru diatur lagi,” tuturnya. (*)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026

Sidang Sudewo Senin di Tipikor Semarang beda dari sebelumnya, memanas saat Suyanto beri kesaksian

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

GIIAS Surabaya 2026 Hadir dengan Pameran Lebih Luas dan Merek Terbanyak

25 Agustus 2026

Ramalan shio Sabtu 22 Agustus 2026: Nomor hoki, cinta, dan karier

25 Agustus 2026

Gaya Modis Han So Hee di Film The Intern

25 Agustus 2026

Saham BUMN Terancam Dihapus, Solusi untuk Investor Ritel

25 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?