Perayaan HUT ke-24 Kabupaten Abdya Digelar dengan Penuh Semangat
Pentas Seni dan Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berlangsung meriah di Lapangan Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Abdya, pada Sabtu malam (24/4/2026). Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga setempat.
Bupati Abdya, Safaruddin, hadir langsung dalam acara tersebut dan menyampaikan sambutannya. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, para seniman, pelaku budaya, serta semua pihak yang telah bekerja keras dan berkolaborasi untuk menjadikan acara ini terlaksana dengan megah.
“Kegiatan seperti ini merupakan ruang ekspresi, ruang kebersamaan, dan ruang untuk memperkuat jati diri daerah kita,” ujar Safaruddin. Ia menekankan bahwa seni dan budaya adalah cerminan dari identitas suatu daerah. Di dalamnya tersimpan nilai-nilai luhur, kearifan lokal, serta perjalanan sejarah yang membentuk karakter masyarakat.
Menurut Bupati, Abdya memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam, mulai dari seni tradisional, adat istiadat, hingga nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun. Melalui pergelaran ini, ia berharap tidak hanya menampilkan hiburan semata, tetapi juga memperkenalkan kembali kepada generasi muda tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan nilai-nilai apa yang harus dijaga ke depannya.
“Ini menjadi penting, karena di tengah arus globalisasi yang begitu cepat, kita dituntut untuk tetap kokoh menjaga identitas dan budaya kita sendiri,” ujarnya.
Selain pentas seni dan budaya, acara ini juga dilengkapi dengan pameran UMKM yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Menurut Safaruddin, kehadiran pameran ini menjadi langkah yang sangat baik, karena tidak hanya memperkuat sektor budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pelaku UMKM dan ekonomi kreatif adalah tulang punggung ekonomi daerah. Mereka adalah pejuang ekonomi yang setiap hari bekerja keras, berinovasi, dan bertahan di tengah berbagai tantangan,” tambahnya.
Safaruddin menilai bahwa kehadiran pameran UMKM dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah ingin membangun daerah ini secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga dari sisi ekonomi kerakyatan.
“Alhamdulillah, berbagai ikhtiar dan kerja keras yang selama ini kita lakukan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan dan penguatan sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Kabupaten Abdya, mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan,” imbuhnya.
Selain itu, pada hari Minggu, 25 April 2026, Pemerintah Abdya bersama seluruh unsur lainnya akan melaksanakan kegiatan Meuseuraya Toet Lemang dengan jumlah yang sangat besar, yaitu sebanyak 15 ribu batang.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini, sehingga tidak hanya menjadi kebanggaan bagi daerah kita, tetapi juga menjadi catatan bersejarah di tingkat nasional,” ajak Safaruddin.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-24 Kabupaten Abdya. Namun yang terpenting dari peringatan ini bukanlah sekadar usia, melainkan bagaimana mengisi perjalanan pembangunan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang refleksi untuk terus bekerja lebih baik, memperkuat persatuan, dan bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini agar semakin maju dan sejahtera,” pungkas Safaruddin.
Hiburan yang Menghibur dan Meriah
Amatan dari lokasi acara menunjukkan bahwa malam pembukaan Pentas Seni dan Budaya HUT Ke-24 Abdya tersebut dimeriahkan oleh berbagai artis lokal dan kelompok kesenian. Antara lain, Rizal Doni, Rapai Geleng, serta teater kolosal Tarang dari Dewan Kesenian Aceh (DKA), memberikan tampilan yang memukau para penonton.



